Instagram-Story-Viewer> @ussfeeds> Beitrag
vor 5 Stunden
PT Kereta Api Indonesia (Persero) berencana mengembangkan jaringan kereta api di Pulau Sumatra dengan kebutuhan investasi yang diperkirakan mencapai US$20-25 miliar atau sekitar Rp350 triliun. Proyek ini ditargetkan mewujudkan jaringan kereta yang tersambung dari Banda Aceh hingga Bandar Lampung sebagai bagian dari upaya memperkuat konektivitas antardaerah di Sumatra.

Menurut laporan @kompascom, Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan proyek tersebut merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto. Saat ini, jaringan kereta di Sumatra masih terpisah dalam beberapa segmen sehingga perjalanan kereta dari Banda Aceh hingga Bandar Lampung belum bisa dilakukan secara langsung.

Sebagai tahap awal, KAI memprioritaskan pembangunan jalur Banda Aceh–Besitang di Sumatra Utara sepanjang sekitar 478 kilometer yang saat ini masih dalam tahap penyusunan Detail Engineering Design (DED). Karena proyek masih berada pada tahap perencanaan awal, KAI juga belum mengungkap target waktu penyelesaian jaringan kereta yang akan menghubungkan Banda Aceh hingga Bandar Lampung tersebut.

Selain menghidupkan kembali sejumlah jalur lama dan membangun koridor baru di Sumatra, KAI juga menyiapkan pengembangan jalur logistik, termasuk lintas batu bara Tanjung Enim Baru–Tarahan II. Secara keseluruhan, kebutuhan investasi untuk mewujudkan jaringan kereta yang tersambung dari Banda Aceh hingga Bandar Lampung diperkirakan mencapai US$20-25 miliar atau sekitar Rp350 triliun. Your thoughts?💭

[📸 Antara/Ari Bowo Sucipto & Creative Commons]

-
#USSFeed
Download
333
Posted On: June 4th 2026, 06:33 am
PT Kereta Api Indonesia (Persero) berencana mengembangkan jaringan kereta api di Pulau Sumatra dengan kebutuhan investasi yang diperkirakan mencapai US$20-25 miliar atau sekitar Rp350 triliun. Proyek ini ditargetkan mewujudkan jaringan kereta yang tersambung dari Banda Aceh hingga Bandar Lampung sebagai bagian dari upaya memperkuat konektivitas antardaerah di Sumatra.

Menurut laporan @kompascom, Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan proyek tersebut merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto. Saat ini, jaringan kereta di Sumatra masih terpisah dalam beberapa segmen sehingga perjalanan kereta dari Banda Aceh hingga Bandar Lampung belum bisa dilakukan secara langsung.

Sebagai tahap awal, KAI memprioritaskan pembangunan jalur Banda Aceh–Besitang di Sumatra Utara sepanjang sekitar 478 kilometer yang saat ini masih dalam tahap penyusunan Detail Engineering Design (DED). Karena proyek masih berada pada tahap perencanaan awal, KAI juga belum mengungkap target waktu penyelesaian jaringan kereta yang akan menghubungkan Banda Aceh hingga Bandar Lampung tersebut.

Selain menghidupkan kembali sejumlah jalur lama dan membangun koridor baru di Sumatra, KAI juga menyiapkan pengembangan jalur logistik, termasuk lintas batu bara Tanjung Enim Baru–Tarahan II. Secara keseluruhan, kebutuhan investasi untuk mewujudkan jaringan kereta yang tersambung dari Banda Aceh hingga Bandar Lampung diperkirakan mencapai US$20-25 miliar atau sekitar Rp350 triliun. Your thoughts?💭

[📸 Antara/Ari Bowo Sucipto & Creative Commons]

-
#USSFeed
Comments (333)
Load More

More posts

back to up