Instagram-Story-Viewer> @nowdots> Beitrag
vor einem Tag
Download
1232
Posted On: June 9th 2026, 07:41 am
Bank Indonesia (BI) resmi menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,5%, di tengah tekanan pelemahan rupiah dan meningkatnya gejolak global akibat konflik di Timur Tengah. BI menyebut langkah ini diambil untuk memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah, menjaga inflasi tetap berada dalam target 2,5±1 persen pada 2026-2027, sekaligus meningkatkan daya tarik investasi asing agar arus modal tidak terus keluar dari pasar keuangan Indonesia. Selain BI Rate, suku bunga Deposit Facility juga naik menjadi 4,50 persen dan Lending Facility menjadi 6,25 persen.

Di sisi positif, kenaikan suku bunga berpotensi memperkuat rupiah, menahan capital outflow, menjaga inflasi tetap terkendali, dan meningkatkan kepercayaan investor terhadap ekonomi Indonesia. Namun, kebijakan ini juga memiliki konsekuensi bagi masyarakat dan dunia usaha. Suku bunga kredit berpotensi ikut naik sehingga cicilan KPR, kredit kendaraan, hingga pinjaman usaha menjadi lebih mahal. Dampaknya, minat masyarakat dan pelaku usaha untuk mengambil kredit bisa menurun, ekspansi bisnis melambat, penciptaan lapangan kerja berkurang, daya beli masyarakat melemah, hingga memicu efisiensi perusahaan dan risiko PHK. Kondisi tersebut dapat menekan pertumbuhan ekonomi dalam jangka pendek meski di sisi lain membantu menjaga stabilitas rupiah dan inflasi.

-
#nowdots
Comments (1232)
Load More

More posts

back to up