Posted On: November 18th 2017, 11:10 am
Hari ini kita diundang makan siang oleh orang Jepang. Namanya Bapak Ibu Imada. Pak Imada ini bekerja sebagai petugas kebersihan di kampus.
Kita pertama kali bertemu beberapa bulan yg lalu di parkiran sepeda kampus. Awalnya hanya saling bertukar sapa “Ohayou gozaimasu”. Lalu beberapa minggu kemudian dia mulai bertanya nama saya dengan bahasa jepang. Saya hanya menjawab singkay, dan tidak bertanya balik mengingat bahasa jepang saya yg minimalis. Tetapi kemudian dia mulai berbicara bahasa inggris dengan fasih. Sejak itu, bisa sedikit basa-basi kalau kita bertemu.
Beberapa minggu lalu Pak Imada mengundang saya sekeluarga utk makan siang di rumahnya. Dia akan menyiapkan semua masakannya. Saya menjelaskan apa saja yg tidak boleh saya makan, sehingga jika merepotkan saya akan membawa bento ke rumahnya. Tetapi dia berjanji akan berusaha menyediakan apa yg bisa saya makan.
Hari ini, Pak Imada menjemput kami dengan mobil menuju rumahnya. Perjalanan sekitar 30 menit. Sampai di rumahnya yg berlantai dua, beliau mengajak saya ke dapur bertemu istrinya dan menunjukkan ke kami bumbu nabe yg akan kita makan: no animal ingredients. Lalu kamu menikmati makan siang nabe isi sayur, tofu, chikuwa, lanjut menu okayu, puding, buah potong, kopi, dan pastry. Kami mengenal lebih jauh Pak Imada ini. Beliau seorang engineer kapal yg bekerja di perusahaan minyak selama 4 tahun. Dia sangat menyukai anak2, sehingga selama bekerja di perkapalan itu beliau “nyambi” di orphanage. Akhirnya beliau sekolah lagi, dan memutuskan utk bekerja di JAICA dlm hal children welfare di Republic Dominica. Karena itu, dia fasih bahasa Inggris dan Spanyol. Setelah itu, dia kembali ke Jepang. Karena usianya yg sdh tua, akhirnya dia bekerja sebagai petugas kebersihan.
Dia punya seorang putri usia 30 tahun. Bekerja di Kementerian Keuangan Jepang. Dan 3 tahun lalu putrinya disekolahkan program master di Yale University, US. Beliau dan istrinya juga sempat berkunjung ke sana. Pak Imada senang sekali travelling, dia bercerita sudah singgah ke 52 negara selama hidupnya. Dan minggu depan dia akan ke Korea utk travelling.
Terima kasih, Pak Imada! You taught us a lot about life :)