Instagram story viewer> @ludfidwia> Post
2 years ago
The GOAT Hero...
Dia berjuang dengan caranya sendiri. Tidak ada atasan yang memberi komando, dan tidak ada bawahan untuk dikomando. 
Meledakkan gudang amunisi seorang diri, membuat kerusakan pada peralatan musuh.
Meninggalkan isterinya yang masih menyusui anak bayinya. Meninggalkan anaknya yang sedang sakit hingga meninggal.
"Jika langit di ufuk barat memerah, jangan tunggu aku, tinggalkan kampung halaman ini...pergilah ke Surabaya. Kita bertemu di sana..." Begitu pesannya sebelum gudang amunisi milik Belanda dibakar seorang diri.
Di saat Belanda dan Jepang sudah pergi dari tanah airnya, dia memilih untuk mengayuh becak demi menghidupi keluarganya. Dan ketika ada rekan seperjuangan yang mengajaknya untuk mengurus tunjangan veteran, jawabannya sederhana, "Aku berjuang bukan untuk mendapatkan tunjangan veteran. Aku berjuang agar anak cucuku bisa menikmati kemerdekaan."
Sembah sungkem kula kagem Yang Kung Achijat...ilaa ruuhi al fatihah.
0
Posted On: November 10th 2024, 02:04 am
The GOAT Hero...
Dia berjuang dengan caranya sendiri. Tidak ada atasan yang memberi komando, dan tidak ada bawahan untuk dikomando.
Meledakkan gudang amunisi seorang diri, membuat kerusakan pada peralatan musuh.
Meninggalkan isterinya yang masih menyusui anak bayinya. Meninggalkan anaknya yang sedang sakit hingga meninggal.
"Jika langit di ufuk barat memerah, jangan tunggu aku, tinggalkan kampung halaman ini...pergilah ke Surabaya. Kita bertemu di sana..." Begitu pesannya sebelum gudang amunisi milik Belanda dibakar seorang diri.
Di saat Belanda dan Jepang sudah pergi dari tanah airnya, dia memilih untuk mengayuh becak demi menghidupi keluarganya. Dan ketika ada rekan seperjuangan yang mengajaknya untuk mengurus tunjangan veteran, jawabannya sederhana, "Aku berjuang bukan untuk mendapatkan tunjangan veteran. Aku berjuang agar anak cucuku bisa menikmati kemerdekaan."
Sembah sungkem kula kagem Yang Kung Achijat...ilaa ruuhi al fatihah.

More posts

back to up