Posted On: May 29th 2025, 05:21 am
Dari Ibnu ad Dailami (seorang tabi’i), ia berkata: Saya datang kepada Ubay bin Ka’ab, lalu saya berkata kepada beliau : “Dalam diriku terjadi penyakit ragu terhadap takdir. Ceritakanlah kepadaku sesuatu yang dengannya Allah akan melenyapkan keraguan itu dari dalam hatiku.”
Ubay bin Ka’ab menjawab: “Kalau-lah Allah menyiksa seluruh penghuni langit dan penghuni bumiNya, maka Allah menyiksa mereka bukan karena zhalim kepada mereka. Dan kalau-lah Allah memberikan rahmat kepada mereka semuanya, maka rahmat Allah jauh lebih baik dari semua amal mereka.
Andaikata engkau berinfaq dengan emas sebesar gunung Uhud di jalan Allah, niscaya Allah tidak akan menerima infakmu sebelum engkau beriman kepada takdir dan memahami-bahwa apa yang menimpamu pasti tidak akan meleset darimu, sedangkan apa yang meleset darimu pasti tidak akan menimpamu. Bila engkau mati tidak berdasarkan iman kepada takdir ini, niscaya engkau masuk ke dalam neraka”
(HR. Ahmad dan Abu Dawud)
Lantas mengapa harus khawatir ketika Allah telah mengatur semuanya?