Posted On: March 3rd 2026, 08:28 pm
Dikisahkan dalam lembaran-lembaran tua para ahli hikayat tentang sebuah tempat yang dinamai Pulau al-Qās — sebuah pulau yang konon berada di tengah samudra luas, namun tak tercatat jelas pada peta mana pun.
Di sana, menurut riwayat, terdapat makhluk bulat laksana bola raksasa. Ia mengeluarkan teriakan yang menggema keras, tetapi tak seorang pun mengetahui dari mana asal suara itu. Seakan-akan lautan sendiri yang berteriak melalui tubuhnya.
Dikatakan makhluk itu berdiam enam bulan di dasar laut, lalu enam bulan berikutnya muncul di pulau tersebut. Tiada yang mengetahui hakikatnya: apakah ia hewan, jin, atau makhluk yang belum dikenal manusia. Bahkan makanannya pun tidak diketahui, dan dari mana ia memperoleh rezekinya juga menjadi teka-teki.
Dalam kisah lain disebutkan, sekelompok pelaut pernah diterjang ombak dahsyat hingga hampir binasa. Di tengah kegentingan itu, mereka melihat seorang lelaki tua — rambut dan janggutnya putih, pakaiannya hijau — telentang di atas permukaan air, seakan lautan tunduk di bawah tubuhnya.
Ia berkata dengan suara tenang di tengah badai:
“Mahasuci Dia Yang Mengatur segala urusan dan mengetahui isi dada. Dia menahan lautan dengan kekuasaan-Nya agar tidak mengamuk. Berlayarlah ke arah antara utara dan timur hingga sampai ke Pegunungan ath-Thawq. Masuklah di tengahnya, niscaya kalian selamat.”
Para pelaut mengikuti petunjuk itu. Hingga akhirnya mereka tiba di sebuah kota berpenduduk berwajah panjang. Penduduknya membawa tongkat-tongkat emas yang digunakan sebagai penopang sekaligus senjata. Makanan mereka hanyalah pisang dan akar qust. Para pelaut tinggal di sana selama sebulan, bahkan mengambil beberapa tongkat emas itu tanpa ada seorang pun yang menghalangi mereka.
Setelah melanjutkan perjalanan sesuai petunjuk lelaki misterius tersebut, mereka pun selamat dari kebinasaan.
Sebagian riwayat menyebut bahwa lelaki itu adalah Khidr ‘alayhis-salām, hamba Allah yang diberi ilmu khusus dan umur panjang, dan bahwa pulau tersebut adalah salah satu tempat tinggalnya di tengah lautan luas.
💀
#foryou #islamabad #kitabkuning #santri #dunia Load More