Internet masuk desa belum tentu warganya lantas berdaya.
Sinyal bisa hadir, perangkat bisa tersedia, tetapi tanpa arah, keterampilan, tata kelola, dan tujuan yang jelas, digitalisasi mudah berhenti sebagai proyek, yang sekedar memodernisasi alat namun minim pembangunan manusianya.
Di "Workshop Daya Desa (dan Helai Literasi Digital)", kita akan membedah bagaimana desa bisa membaca kekuatannya sendiri, memetakan tantangan digital, lalu menyusun langkah yang benar-benar bisa dikerjakan.
Pendekatannya menggunakan Kerangka 10 Helai Literasi Digital Desa: bukan sekadar soal koneksi, tetapi soal bagaimana teknologi menjadi bermakna, berdampak, dan berkelanjutan bagi warga.
📍 RURAL ICT CAMP 2026 – Maros (onsite)
🗓 Selasa, 15 September 2026
⏰ 13.00 s/d 16.00 WITA
Fasilitator (urut abjad):
- Donny B.U (ICT Watch)
- Hani Purnawanti (Relawan TIK)
Materi disesuaikan bagi pegiat Sekolah Internet Komunitas (SIK), Relawan TIK (RTIK), Jawara Internet Sehat, dan aktivis perdesaan.
📖 Rujukan: Materi Buku "Daya Desa dan Helai Literasi Digital" https://s.id/dayadesa
Karena desa tidak butuh sekadar “go digital”. Desa perlu tahu: digital untuk apa, untuk siapa, dan siapa yang menentukan arahnya.
🔗 Info Rural ICT Camp 2026 https://ruralictcamp.commonroom.info/
Cc
@commonroom_id @relawantik @internetsehat.id#RuralICTCamp2026 #DayaDesa #LiterasiDigital #DigitalisasiDesa #InternetSehat