Instagram story viewer> @prasyudyo.official> Post
2 months ago
Tahun 2016
Di penghujung periode sebagai Ketum PP Kristiyasa GKPB, aku mengambil sebuah keputusan besar dalam melanjutkan perjalananku secara otodidak belajar tentang hal yang paling aku sukai, seni organisasi dan leadership, keputusan ini tidak populer dan mungkin aneh bagi sebayaku saat itu, yaitu MENDAFTAR pada sebuah partai politik baru yang saat itu masih merintis, bernama Partai Solidaritas Indonesia.

Aku belajar banyak hal di partai ini, mendirikan partai politik di daerah sesuai amanat UU Partai Politik, mendebat birokrat daerah yang kaku dan keras, menjalankan amanat PKPU khususnya d
dalam kelengkapan administratif penyelenggaraan pemilu, sejak dari proses verifikasi administratif, verifikasi faktual, hingga proses pencalonan anggota legislatif, kepala daerah, presiden/wakil presiden, perjalanan tim sukses pemilu, perhitungan suara pasca pemilu, termasuk membuktikan langsung dongeng permainan uang dalam proses demokrasi, pengalaman dua kali sebagai calon anggota legislatif provinsi, dan dinamika internal partai politik sejak daerah hingga nasional, sungguh perjalanan belajar yang sangat berharga kudapatkan.
Semuanya kujalani bukan dengan tanpa dinamika, bagaimana circle pertemanan mengecil karna pilihan politik, bagaimana untuk penghidupan harus struggle karna pindah pindah tempat kerja beberapa kali, bagaimana direndahkan karena pilihan politik, status sosial, status minoritas, sampai ke bagaimana sulitnya diterima terbuka sebagai orang yang mampu independen dan profesional dalam banyak kesempatan.

Tahun 2026
Dengan segala dinamika pembelajaranku di politik praktis 10 tahun ke belakang, aku kembali mengambil sebuah keputusan tidak populer. Aku putuskan untuk MENGUNDURKAN DIRI dari jabatan politik di partai yang 10 tahun lalu ikut kudirikan ini. Terima kasih Ketua DPW PSI Bali yang akhirnya mengkonfirmasi menerima permohonan pengunduran diriku. Terima kasih masyarakat Badung yang memberikan suaranya padaku dalam pemilu 2019 dan 2024 lalu. Terima kasih 3 Ketum DPP PSI yang memberikan kesempatan belajar 10 tahun kebelakang. Bro Pras signing-out...see u around..

Ada pepatah berkata "..dalam politik kita bisa mati dan hidup kembali berkali-kali.."
0
Posted On: September 21st 2026, 03:18 pm
Tahun 2016
Di penghujung periode sebagai Ketum PP Kristiyasa GKPB, aku mengambil sebuah keputusan besar dalam melanjutkan perjalananku secara otodidak belajar tentang hal yang paling aku sukai, seni organisasi dan leadership, keputusan ini tidak populer dan mungkin aneh bagi sebayaku saat itu, yaitu MENDAFTAR pada sebuah partai politik baru yang saat itu masih merintis, bernama Partai Solidaritas Indonesia.

Aku belajar banyak hal di partai ini, mendirikan partai politik di daerah sesuai amanat UU Partai Politik, mendebat birokrat daerah yang kaku dan keras, menjalankan amanat PKPU khususnya d
dalam kelengkapan administratif penyelenggaraan pemilu, sejak dari proses verifikasi administratif, verifikasi faktual, hingga proses pencalonan anggota legislatif, kepala daerah, presiden/wakil presiden, perjalanan tim sukses pemilu, perhitungan suara pasca pemilu, termasuk membuktikan langsung dongeng permainan uang dalam proses demokrasi, pengalaman dua kali sebagai calon anggota legislatif provinsi, dan dinamika internal partai politik sejak daerah hingga nasional, sungguh perjalanan belajar yang sangat berharga kudapatkan.
Semuanya kujalani bukan dengan tanpa dinamika, bagaimana circle pertemanan mengecil karna pilihan politik, bagaimana untuk penghidupan harus struggle karna pindah pindah tempat kerja beberapa kali, bagaimana direndahkan karena pilihan politik, status sosial, status minoritas, sampai ke bagaimana sulitnya diterima terbuka sebagai orang yang mampu independen dan profesional dalam banyak kesempatan.

Tahun 2026
Dengan segala dinamika pembelajaranku di politik praktis 10 tahun ke belakang, aku kembali mengambil sebuah keputusan tidak populer. Aku putuskan untuk MENGUNDURKAN DIRI dari jabatan politik di partai yang 10 tahun lalu ikut kudirikan ini. Terima kasih Ketua DPW PSI Bali yang akhirnya mengkonfirmasi menerima permohonan pengunduran diriku. Terima kasih masyarakat Badung yang memberikan suaranya padaku dalam pemilu 2019 dan 2024 lalu. Terima kasih 3 Ketum DPP PSI yang memberikan kesempatan belajar 10 tahun kebelakang. Bro Pras signing-out...see u around..

Ada pepatah berkata "..dalam politik kita bisa mati dan hidup kembali berkali-kali.."

More posts

back to up