Instagram story viewer> @infotoraja> Post
10 days ago
TORAJA--Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berdampak pada situs penguburan batu di Dusun Salurea Rangri, Lembang Baruppu Utara, Kecamatan Baruppu, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan. 

Peristiwa tersebut menghanguskan sejumlah peti jenazah yang berada di dalam liang batu.

Kebakaran terjadi pada Jumat (23/10/2026). Peristiwa ini memicu kemarahan masyarakat setempat, terutama keluarga mendiang yang dimakamkan di liang batu tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran diduga dipicu oleh tindakan orang tidak dikenal (OTK) yang menyulut api di sekitar lokasi. 

Sejumlah warga sempat melihat pelaku dan berusaha mendatanginya. Namun, orang tersebut melarikan diri sebelum berhasil ditemukan.

“Ada warga sempat melihat ada yang membakar. Hingga akhirnya dikejar, tapi tidak ditemukan,” ungkap Kepala Satpol PP dan Damkar Toraja Utara, Rianto Yusuf.

Menyikapi dugaan tersebut, Satreskrim Polres Toraja Utara turun tangan melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kebakaran serta mengidentifikasi pihak yang diduga terlibat.

Proses penyelidikan dilakukan pada Senin (26/10/2026) siang. Kasat Reskrim Polres Toraja Utara, Iptu Ruxon, menegaskan pihaknya akan mendalami kasus tersebut.

“Kita akan dalami,” kata Ruxon saat dikonfirmasi secara terpisah.

Peristiwa ini menambah keresahan warga, mengingat liang batu tersebut merupakan tempat peristirahatan terakhir para leluhur yang memiliki nilai budaya dan sejarah bagi masyarakat setempat.

Warga berharap polisi segera menuntaskan penyelidikan dan mengungkap pihak yang bertanggung jawab. Jika terbukti terdapat unsur kesengajaan, masyarakat meminta pelaku diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (t.paseru)

#toraja #infotoraja
6
Posted On: October 26th 2026, 12:52 pm
TORAJA--Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berdampak pada situs penguburan batu di Dusun Salurea Rangri, Lembang Baruppu Utara, Kecamatan Baruppu, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan.

Peristiwa tersebut menghanguskan sejumlah peti jenazah yang berada di dalam liang batu.

Kebakaran terjadi pada Jumat (23/10/2026). Peristiwa ini memicu kemarahan masyarakat setempat, terutama keluarga mendiang yang dimakamkan di liang batu tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran diduga dipicu oleh tindakan orang tidak dikenal (OTK) yang menyulut api di sekitar lokasi.

Sejumlah warga sempat melihat pelaku dan berusaha mendatanginya. Namun, orang tersebut melarikan diri sebelum berhasil ditemukan.

“Ada warga sempat melihat ada yang membakar. Hingga akhirnya dikejar, tapi tidak ditemukan,” ungkap Kepala Satpol PP dan Damkar Toraja Utara, Rianto Yusuf.

Menyikapi dugaan tersebut, Satreskrim Polres Toraja Utara turun tangan melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kebakaran serta mengidentifikasi pihak yang diduga terlibat.

Proses penyelidikan dilakukan pada Senin (26/10/2026) siang. Kasat Reskrim Polres Toraja Utara, Iptu Ruxon, menegaskan pihaknya akan mendalami kasus tersebut.

“Kita akan dalami,” kata Ruxon saat dikonfirmasi secara terpisah.

Peristiwa ini menambah keresahan warga, mengingat liang batu tersebut merupakan tempat peristirahatan terakhir para leluhur yang memiliki nilai budaya dan sejarah bagi masyarakat setempat.

Warga berharap polisi segera menuntaskan penyelidikan dan mengungkap pihak yang bertanggung jawab. Jika terbukti terdapat unsur kesengajaan, masyarakat meminta pelaku diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (t.paseru)

#toraja #infotoraja
Comments (6)
nasrata666 9 days ago
sy_adhee1 10 days ago

sy_adhee1

Kasih bagian nya

nunu_rpg 10 days ago

nunu_rpg

@kemenhut titip salam untuk petinggi, perlu kah diselesaikan secara adat?

More posts

back to up