MENGAPA UMKM SULIT BERTAHAN, APALAGI BERTUMBUH?
Saya selalu percaya, di balik setiap UMKM, ada manusia yang berjuang, keluarga yang berharap, dan masa depan yang sedang dibangun.
Namun, mari kita bertanya dengan jujur.
Bagaimana UMKM bisa naik kelas jika mereka terus dituntut mandiri, sementara akses dan kesempatan untuk berkembang belum selalu terbuka?
Jangan hanya meminta mereka berjuang. Bantulah dengan membangun ekosistem yang membuat perjuangan mereka punya peluang untuk berhasil.
Amartya Sen, melalui Development as Freedom, menegaskan pentingnya memperluas kemampuan dan kebebasan nyata manusia untuk mencapai kehidupan yang bernilai. Dalam konteks UMKM, prinsip ini mengingatkan kita bahwa pembangunan bukan hanya soal pertumbuhan ekonomi, tetapi juga tentang memperkuat kemampuan manusia dan membuka kesempatan.
Sejalan dengan itu, ILO mengidentifikasi keterbatasan akses modal, keterampilan manajerial, produktivitas, dan pasar sebagai sejumlah hambatan pertumbuhan usaha kecil dan menengah.
Artinya, semangat berusaha saja tidak selalu cukup. Kapasitas pelaku usaha perlu diperkuat, dan ekosistem pendukungnya perlu dibangun.
Pemerintah perlu hadir melalui kebijakan yang membuka akses dan kesempatan. Dunia usaha perlu membangun kemitraan. Dan pengembangan kompetensi manusia tidak boleh diabaikan.
Gemma ingin mengambil bagian melalui penguatan SDM, kepemimpinan, dan kemampuan mengembangkan bisnis.
Bagi saya, membantu UMKM bukan sekadar membantu usaha kecil bertahan. Ini tentang memperkuat manusia, menjaga harapan keluarga, dan membangun fondasi ekonomi yang lebih tangguh.
PERTUMBUHAN USAHA YANG BERMAKNA SELALU DIMULAI DARI PERTUMBUHAN MANUSIANYA.
— Andrie Gemma
Gemma Human Capital Strategist & Mental Health
#andriegemma #umkm #humancapital #pengembanganorganisasi #sdm