Posted On: October 30th 2026, 04:30 am
MENGURAI KABINET MERAH PUTIH "BAGI-BAGI KUE" ATAU STRATEGI PEMERINTAHAN?
Sejak dilantik, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terus menuai sorotan publik. Langkah penataan hingga perombakan (reshuffle) jajaran Kabinet Merah Putih mulai dari rotasi menteri, pergeseran pos wakil menteri, hingga pembentukan badan-badan teknis baru memunculkan perdebatan hangat.
Di satu sisi, pemerintah mengklaim langkah ini sebagai bentuk manajemen berbasis hasil (result-oriented governance). Namun di sisi lain, publik melihatnya sebagai kelanjutan dari tradisi power sharing atau "bagi-bagi kue" kekuasaan yang sarat beban transaksi politik.
Apakah bongkar-pasang kabinet ini benar-benar demi efisiensi dan akselerasi program strategis nasional, atau sekadar kosmetik retoris untuk menutupi kompromi politik patronase yang menyerap ruang fiskal APBN secara ugal-ugalan?
Mari baca dan bedah kajian lengkapnya pada slide di atas! Kritis, Objektif, Berpihak pada Rakyat
#PrasastiReformasi #Kemensospol #BEMSEBI