13 hours agosaya turun kok, hanya tidak memakai almamater dan teriak-teriak bahwa saya dari "kesehatan".. karena pun saya sadar, kami diikat oleh kode etik dan "kemanusiaan" dimana ada yang meminta pertolongan entah itu mahasiswa, polisi, TNI, bahkan pejabat pun jika terjadi apa-apa kita harus tetap menolongnya!!.. maka dari itu kita melepas bagian jiwa atau barang yang memiliki kode etik seperti "almamater kampus" agar status kami saat demo adalah "masyarakat sipil"
16 hours agoSebagai mahasiswa yg punya hati nurani dan empati pada kondisi negara, tentunya kami para mahasiswa kesehatan juga ingin ikut bersuara memperjuangkan hak-hak rakyat. Tapi sayangnya, peraturan kampus sendiri yg melarang keras mahasiswa nya untuk menyampaikan aspirasi dan turun langsung ke jalanan (demo) . Membuat kami juga binggung, di satu sisi, ditekan dengan peraturan ketat dari kampus. Di satu sisi lagi banyak yg memberikan cap bahwa kami apatis, tanpa tahu banyak dari kami yang ingin sekali menyuarakan dan memperjuangkan hak rakyat secara langsung. Meskipun kami tidak turun langsung ke jalan, tapi kami tidak pernah berhenti bersuara untuk negara yang lebih baik🙌❤️
17 hours agoboro2 mau turun demo, lagi sakit mau ijin ga masuk aja,,, aaah sudahlah...
17 hours agosaya di larang, kata dosen hari itu "jgn kalian ikut demo kalo ketahuan nanti di DO"
18 hours agoAku protes dengan mencerdaskan wargaku. Aku tidak turun ke jalan, aku turun ke warga. Kemerdekaan sesungguhnya lahir, jika rakyatnya cerdas sehingga tidak mudah dibodohi dan diadu domba
