Posted On: November 4th 2026, 05:41 am
Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Presiden ke-6 RI, melontarkan kritik terbuka terhadap kondisi politik Indonesia yang dinilainya kian liar. Kritik itu ia sampaikan pada Rabu (4/11/2026) melalui unggahan panjang di akun X resminya. Pernyataan tersebut muncul tidak berselang lama dari langkah Bareskrim Polri mengungkap dugaan praktik penyadapan ilegal dalam skala besar terhadap nomor telepon milik Presiden Prabowo Subianto, sejumlah pejabat negara, dan tokoh politik. Dalam unggahannya, SBY mempertanyakan arah negara dan menilai segala cara kini seolah dibenarkan demi meraih kekuasaan, tanpa memedulikan baik-buruk maupun moral. “Saya khawatir kalau akhirnya rakyat merasa takut dan tidak tenteram hidup di negaranya sendiri,” tulisnya.
Sebagai warga yang mencintai Tanah Air, sama seperti warga negara lainnya, SBY memohon kepada Presiden Prabowo agar kembali menghadirkan politik yang beradab dan beretika. Ia menyebut langkah tersebut sebagai panggilan sejarah sekaligus amanah rakyat. SBY juga mendoakan agar Prabowo diberi kekuatan dan tuntunan untuk menjalankan misi yang ia sebut mulia itu. Pernyataan ini merupakan sikap pribadi SBY sebagai mantan kepala negara yang disampaikan melalui media sosial. Dalam unggahan tersebut, SBY tidak menyinggung secara langsung kasus penyadapan yang tengah ditangani Bareskrim Polri.
[Baca selengkapnya di nowdots.com atau klik ‘Read More’ di Instagram Story]
-
#nowdots Load More