instagram story viewer > #filsafat

#filsafat

Posts
Seneca adalah sosok penting dalam sejarah filsafat, seorang pemikir Romawi yang berpengaruh yang hidup selama abad pertama Masehi. Dia dikenang bukan hanya sebagai seorang filsuf tetapi juga sebagai penulis, politisi, dan seniman retorika yang ulung. Karya-karyanya yang mencakup tema stoisisme menawarkan pandangan mendalam tentang bagaimana menjalani kehidupan dengan kebijaksanaan dan ketenangan pikiran, terlepas dari tantangan dan penderitaan yang menempa manusia. Seneca memiliki pemahaman tajam tentang moralitas, dan tulisan-tulisannya seperti "Epistulae Morales ad Lucilium" masih dibaca hingga kini, memberikan wawasan tentang bagaimana menghadapi ketidakpastian dan memupuk sifat-sifat baik. Sebagai penasehat kaisar Nero, Seneca berada di tengah-tengah pergolakan politik dan sosial yang besar pada zamannya, namun ia tetap setia pada prinsip-prinsip stoisisme, mengajarkan tentang kekuatan batin dan kontrol diri sebagai jalan menuju kebahagiaan sejati. Pengaruh Seneca mendorong banyak generasi untuk merenungkan kehidupan yang dijalani dengan keutamaan, dan warisannya terus berlangsung sebagai inspirasi bagi siapa saja yang mencari kedalaman spiritual dan intelektual. Follow @bersekutubuku untuk insight penting lainnya #quotes #poem #sastra #reelsinstagram #explorepage
Banyak orang mengira ketangguhan lahir dari keadaan yang mudah atau keberuntungan. Padahal, ketangguhan yang sesungguhnya sering kali muncul dari kemampuan menguasai diri sendiri. Inilah yang dalam filsafat Stoik disebut sebagai self-mastery, yaitu kemampuan mengendalikan pikiran, emosi, dan tindakan, bukan berusaha mengendalikan seluruh dunia. Salah satu pelajaran terpenting adalah membedakan antara hal yang berada dalam kendali kita dan hal yang berada di luar kendali. Kita dapat memilih cara berpikir, sikap, keputusan, dan tindakan. Namun kita tidak bisa mengendalikan pendapat orang lain, perubahan keadaan, cuaca, masa lalu, atau hasil akhir yang dipengaruhi banyak faktor. Semakin cepat seseorang memahami perbedaan ini, semakin sedikit energi yang terbuang untuk hal-hal yang tidak dapat diubah. Kendali diri juga menciptakan ketahanan emosional. Ketika menghadapi kritik, kegagalan, atau perlakuan yang tidak adil, reaksi pertama mungkin berupa marah, kecewa, atau takut. Namun seseorang yang melatih self-mastery tidak membiarkan emosi sesaat mengambil alih keputusan. Ia memberi ruang untuk berpikir sebelum bertindak, sehingga masalah tidak berkembang menjadi sesuatu yang lebih besar. Disiplin terhadap diri sendiri bukan berarti menekan emosi, melainkan memahami emosi tanpa diperbudak olehnya. Dengan cara ini, kita tidak lagi menggantungkan ketenangan pada situasi yang selalu berubah. Dunia tetap penuh tantangan, tetapi respons kita menjadi lebih bijaksana. Semakin kuat kendali atas diri sendiri, semakin kuat pula kemampuan menghadapi tekanan hidup. Fokus berpindah dari menyalahkan keadaan menjadi memperbaiki tindakan. Dari mengharapkan dunia berubah menjadi membangun karakter yang mampu menghadapi perubahan. Pada akhirnya, kebebasan terbesar bukanlah ketika semua keadaan berjalan sesuai keinginan kita, melainkan ketika kita mampu tetap berpikir jernih, bertindak benar, dan menjaga ketenangan meski keadaan tidak sesuai harapan. Itulah bentuk kekuatan yang tidak mudah dirampas oleh siapa pun. #epictetus #filsafat #logikafilsuf #selfmastery #stoik
📖 : Filsafat Kebahagiaan ✍🏻 : Fahruddin Faiz
Perubahan adalah suatu keniscayaan, jd mau menyesuaikan dan memperbaiki peradaban atau menuntut untuk sesuai dengan standar kita? #komedi #filsafat #hubungan #demkh
Dalam filsafat Stoikisme : AMATHEIA adalah KEBODOHAN MORAL. Sosok ini bukan penjahat yang dengan sengaja berniat jahat, melainkan orang yang melakukan kerusakan tanpa merasa dirinya salah. Orang yang mengalami amathia (kebodohan moral) bisa sangat cerdas secara intelektual(IQ), tetapi mengalami kerusakan berat pada kompas moralnya. Tanda-tanda utama seseorang terjebak dalam amatheia: 🔴 ​Merasa Paling Benar (Self-Righteous) Saat mencampuri, merusak mental, atau mengontrol hidupmu, mereka yakin 100% itu dilakukan "demi kebaikanmu". Karena merasa niatnya mulia, mereka kebal terhadap penyesalan dan tidak punya rem rasa bersalah. 🔴Tuna Introspeksi & Hobi Main Korban Bagi Stoik, kebaikan dimulai dari evaluasi diri. Sosok amatheia menolak melihat ke dalam. Dalam setiap konflik, mereka tidak pernah salah dan selalu memposisikan diri sebagai pahlawan yang terzalimi (playing victim). 🔴 Menggunakan Moralitas untuk Mengontrol Aturan, nilai kebaikan, atau kata-kata bijak diproduksi bukan untuk memperbaiki diri mereka sendiri, melainkan dijadikan senjata untuk menekan, memosisikanmu bersalah, dan memegang kendali atas dirimu. Penjahat merusakmu dengan kebencian yang kelihatan. Sedangkan Amatheia merusakmu dengan alasan 'demi kebaikanmu' yang tak terlihat. Ingat, kamu nggak punya kewajiban buat menyadarkan orang yang merasa dirinya paling benar. Berhenti buang energi untuk berdebat—tarik diri pelan-pelan dan lindungi kedamaian pikiran dan batinmu. ⚠️ 📌 Save buat pengingat untuk menjaga ketenangan pikiran dan batasmu. 🏛 Follow untuk belajar dan eksplorasi topik Stoikisme berikutnya 🔄 Repost dan Share postingan ini untuk menyebarkan kesadaran #stoic #stoikisme #emotionalintelligence #ketenangan #hiduplebihbaik
Ketike hidup tak lagi terasa seperti hidup #filsafat #quotes #relateable #lifequotes
Filsafat dapat menjadi sumber krisis pada diri karena sifat dasarnya yang selalu mempertanyakan hal-hal paling mendasar dalam hidup yang selama ini kita terima begitu saja. Ketika seseorang mulai mendalami filsafat, fondasi keyakinan mereka—baik itu tentang moral, agama, tradisi, hingga makna hidup—akan diuji secara radikal. Proses pembongkaran dogma atau kenyamanan berpikir ini sering kali meruntuhkan “pegangan” yang selama ini membuat mereka merasa aman. Akibatnya, muncul disorientasi arah, keraguan metodis terhadap realitas, dan rasa cemas yang mendalam karena menyadari bahwa dunia dan aturan di dalamnya tidak selalu sejelas atau sepasti yang mereka duga selama ini. #filsafat
Ada apa dengan ada (?_?) #books #metafisika #filsafat
Ghassan Kanafani adalah seorang tokoh sastra dan jurnalisme yang sangat berpengaruh, terutama di dunia Arab dan khususnya dalam konteks perjuangan Palestina. Lahir pada tahun 1936 di kota Akka, yang kini berada di bawah kontrol Israel, Kanafani menyaksikan langsung ketegangan politik dan sosial yang meliputi tanah kelahirannya sejak usia muda. Kehilangan rumahnya akibat pendudukan dan harus mengungsi ke Lebanon telah membentuk pandangan dan karya-karyanya. Dalam kehidupan dewasanya, Kanafani menjadi salah satu suara paling vokal dalam mendukung perjuangan hak-hak Palestina melalui tulisan-tulisannya, termasuk novel, cerpen, dan artikel jurnalistik. Karya-karya Ghassan Kanafani, seperti novel "Men in the Sun" dan "Returning to Haifa," tidak hanya menggambarkan penderitaan pengungsi Palestina tetapi juga menyentuh tema kehilangan, identitas, dan perlawanan. Dengan gaya bahasa yang lugas dan penuh perasaan, Kanafani mampu menangkap esensi kemanusiaan yang sering terabaikan di tengah konflik. Profesi jurnalistiknya membawanya sebagai editor untuk majalah "Al-Hadaf," tempat di mana ia menyuarakan pandangan politiknya serta mendukung perjuangan rakyat Palestina dengan cara yang tak terhapuskan. Sayangnya, aktivitasnya ini membuatnya menjadi target; ia dibunuh dalam sebuah serangan bom mobil di Beirut pada tahun 1972. Hingga hari ini, warisan Ghassan Kanafani terus hidup, menginspirasi generasi penulis dan aktivis baru yang memperjuangkan keadilan dan perdamaian. Follow @bersekutubuku untuk insight penting lainnya #filsafat #quotes #sastra #inspirasi #motivasi
Kalimat itu lahir tahun 1843, di pengantar kritik Marx atas filsafat hukum Hegel. Di Eropa abad sembilan belas, opium bukan barang haram di gang gelap. Ia obat resmi di apotek, penghilang nyeri paling umum untuk buruh yang tubuhnya remuk oleh kerja. . Jadi Marx sebenarnya sedang bicara soal nyeri, bukan soal kebodohan. Di paragraf yang sama ia menyebut agama sebagai keluh kesah makhluk yang tertindas, hati dari dunia yang tak berhati, jiwa dari keadaan yang sudah kehilangan jiwanya. Itu bukan ejekan. Itu diagnosis. . Yang ia serang bukan orang yang berdoa, melainkan dunia yang membuat doa menjadi satu-satunya pilihan. Buruh Manchester bekerja empat belas jam, anaknya mati sebelum lima tahun, upahnya tak cukup untuk roti. Lalu ia diberitahu bahwa semua itu akan dibayar nanti, di langit. . Di situlah letak bahaya menurut Marx. Obat penenang bekerja, dan justru itu masalahnya. Nyeri yang berhasil dibius tidak pernah dibawa ke dokter. Ketidakadilan yang berhasil ditenangkan tidak pernah dibongkar. Yang paling diuntungkan dari kesabaran orang miskin adalah pemilik pabriknya. . Maka penutup argumennya sering dilupakan orang. Menghapus kebahagiaan ilusi, kata Marx, adalah menuntut kebahagiaan yang nyata. Ia tidak sedang menyuruh manusia berhenti berharap. Ia sedang menyuruh manusia berhenti menerima dunia yang membuat harapan itu terpaksa ditunda sampai mati. #sorotangpublik #fypシ❤️💞❤️ #Filsafat
Emotional masking ​"Menyembunyikan luka tak pernah menyembuhkannya; Kepura-puraan hanya memperpanjang patah Dan menumpuk sunyi. Jujurlah pada apa yang dirasa sebab memeluk luka adalah cara pertama untuk berhenti berdarah." "Gubahan lengkap tentang luka dan penerimaan lewat bahasa petani bisa dibaca di e-book 'Petani Kata'. Link di bio." #puisi #syair #filsafat #stoic #emotional
🧠 DEISME — PERCAYA PADA TUHAN TANPA AGAMA TERWAHYU? Deisme adalah pandangan filosofis yang meyakini adanya Tuhan sebagai pencipta alam semesta, tetapi umumnya tidak menerima bahwa Tuhan terus-menerus melakukan intervensi langsung melalui mukjizat atau wahyu. Dalam pandangan deisme, manusia dapat mengenal keberadaan Tuhan melalui akal, logika, dan pengamatan terhadap alam. Karena itu, sebagian penganut deisme tidak mengikuti agama tertentu atau tidak menganggap kitab suci dan wahyu sebagai sumber utama untuk mengenal Tuhan. Salah satu gagasan yang sering dikaitkan dengan deisme adalah bahwa Tuhan menciptakan alam semesta beserta hukum-hukumnya, kemudian alam berjalan sesuai dengan hukum tersebut. Deisme berkembang terutama di Eropa pada masa Pencerahan (Enlightenment), ketika pemikiran rasional dan kritik terhadap otoritas keagamaan semakin berkembang. Beberapa tokoh sejarah sering dikaitkan dengan gagasan deistik, meskipun pandangan mereka tidak selalu sama. Yang perlu dipahami, deisme bukan berarti atheisme. Atheisme pada dasarnya tidak meyakini adanya Tuhan, sedangkan deisme justru meyakini adanya Tuhan, tetapi memiliki pandangan berbeda mengenai wahyu, agama, dan hubungan Tuhan dengan alam. 🔎 Singkatnya: Deisme = percaya adanya Tuhan, tetapi menekankan akal dan hukum alam dalam memahami hubungan Tuhan dengan dunia. #Deisme #Filsafat #SejarahDunia #Pengetahuan #edukasi
back to up