Instagram story viewer> @rahelmaazizah> Posts
POSTS STORIES REELS TAGGED
Download All
Minimal kamu punya satu teman yang ketika diajak "Besok mau nemenin ngopi?" Dia selalu jawab "ayo mau dimana" 🫶🏻🥰 by @rahelmaazizah
2
23 days ago
Download
Apa yang Menyebabkan Manusia Menjadi Kafir?

Di dalam sebuah hadis qudsi Allah Ta’ala berfirman,

“Sesungguhnya Aku telah menciptakan hamba-hamba-Ku dalam keadaan hunafa’ (Islam) semuanya. Kemudian setan datang. Lalu memalingkan mereka dari agama mereka, mengharamkan atas mereka apa yang Aku halalkan, dan memerintahkan mereka untuk menyekutukan Aku dengan sesuatu yang tidak Aku turunkan keterangannya.” (HR. Muslim no. 2865)

Allah Ta’ala mengabarkan dalam hadis qudsi ini bahwa kita pada asalnya diciptakan dalam keadaan hunafa’. Makna (hunafa’) adalah dalam keadaan Islam sebagaimana penjelasan An-Nawawi Rahimahullah (lihat Syarh Shahih Muslim, 9: 247). Kemudian setan dari kalangan jin dan manusialah yang menjadikan manusia berubah fitrahnya.

Di antara faktor terbesar yang menjadikan seorang manusia itu menjadi kafir adalah orang tuanya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

“Tidaklah setiap anak kecuali dia dilahirkan di atas fitrah. Maka, bapak ibunyalah yang menjadikannya Yahudi, atau menjadikannya Nasrani, atau menjadikannya Majusi. Sebagaimana halnya hewan ternak yang dilahirkan, ia dilahirkan dalam keadaan sehat. Apakah Engkau lihat hewan itu terputus telinganya?” (HR. Bukhari no. 1358 dan Muslim no. 2658)

Maksudnya, hewan ternak itu semula lahir dalam keadaan sehat tanpa cacat. Kemudian setelah lahir, terjadi perubahan, telinganya putus karena dipotong oleh manusia. Demikian pula manusia, ia terlahir dalam keadaan fitrah, tetapi karena keadaan orang tuanyalah atau karena pola pendidikan orang tuanyalah hingga terjadi perubahan pada diri anak manusia yang tidak sesuai dengan fitrahnya.

Penulis: Ustadz Muhammad Idris hafizhahullah
Artikel: Muslim or id

---

@muslimorid 
#muslimorid by @rahelmaazizah
0
4 years ago
Download
-Iringi dosa dengan amal saleh-


Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, “Bertakwalah kepada Allah di manapun Anda berada. Iringilah perbuatan dosa dengan amal kebaikan, karena kebaikan itu dapat menghapusnya. Serta bergaullah dengan orang lain dengan akhlak yang baik.” (HR. Ahmad 21354, Tirmidzi 1987, ia berkata bahwa hadis ini hasan sahih).


Pelajaran dari hadis yang kami nukil dalam gambar di atas, bahwa seorang hamba apabila terjatuh dalam dosa, hendaklah bersegera menghapusnya dari catatan amal, supaya ia terhindarkan dari segala dampak buruk yang akan timbul dari dosa yang ia lakukan. Oleh karenanya Nabi Shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “iringilah perbuatan dosa dengan amal kebaikan, karena dapat menghapusnya…”

Kalimat yang menunjukkan kesegeraan, artinya segera tutupi dosa-dosa dengan tobat dan amal saleh, jangan menunda-menunda, karena dosa yang mengendap lama dalam diri, akan sangat berbahaya. Dosa yang tidak segera ditobati dikhawatirkan akan melahirkan dosa lain. Semakin banyak dosa, hati akan semakin gelap, tertutup noda-noda dosa.

Allah Ta'ala berfirman, “Wahai Muhammad, ingatlah ketika Alquran dibacakan kepada orang kafir. Orang kafir itu berkata, “Alquran hanyalah dongeng orang-orang dahulu.” Sekali-kali tidak! Bahkan hati orang-orang kafir itu telah tertutup oleh dosa yang mereka kerjakan (rôn).” (QS. Al Muthoffifin: 14).

Hasan Al Bashri menerangkan makna “rôn” pada ayat di atas, “Itu adalah dosa yang ditumpuk dosa sehingga mematikan hati.” (Tafsir al Baghowi untuk tafsir ayat ini).

Tapi jangan sampai berpikir mudah, dengan sengaja berbuat dosa, dan melakukan kebaikan setelahnya, karena Allah Maha Mengetahui Segala nya.

Semoga pembahasan ini bermanfaat.

Silakan simak bahasan lengkapnya melalui tautan berikut:
https://muslim.or.id/29981-iringi-dosa-dengan-amal-saleh.html
.
.
.
Barakallohu fiik ilmu2 nya umm
@ummu_qatadah.id 
@fiovaltsa 
@finatarastic by @rahelmaazizah
3
4 years ago
Download
Manfaatkan waktu luang untuk hal yang bermanfaat.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Di antara (tanda) kebaikan Islam seseorang adalah (dia) meninggalkan hal-hal yang tidak bermanfaat.” (HR. Tirmidzi no. 2317; Ibnu Majah no. 3976. Dinilai sahih oleh Syaikh Al-Albani).

Di antara nikmat besar yang sering dilalaikan manusia adalah nikmat mendapatkan waktu luang. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Ada dua nikmat yang banyak membuat manusia tertipu, yaitu nikmat sehat dan nikmat waktu luang.” (HR. Bukhari no. 6412).

Kita bisa melihat kondisi diri kita, ketika kita sedang ada waktu luang, kita justru menghabiskan waktu tersebut untuk hal-hal yang tidak ada manfaatnya, baik manfaat untuk kehidupan di dunia, lebih-lebih manfaat untuk kehidupan kita di akhirat kelak. Kita justru menghabiskan waktu untuk main game seharian, atau nonton serial film, atau mengecek timeline media sosial dari ujung atas sampai ujung bawah dilihat dan dibaca satu-satu padahal tidak ada status yang berfaedah.

Atau chat di grup WhatsApp sampai ke sana ke mari ratusan chat, yang terkadang membuat kita terjerumus ke dalam dosa besar berupa menggunjing aib saudara kita. Kondisi yang hampir kita tidak lakukan ketika kita sedang sibuk dengan urusan-urusan penting sehingga kita tidak memiliki waktu yang cukup untuk sekadar istirahat.

Padahal Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah mengingatkan kita, bahwa di antara tanda baiknya Islam seseorang adalah dengan meninggalkan hal-hal yang tidak ada manfaatnya.

Oleh karena itu, manfaatkanlah waktu untuk hal-hal yang bermanfaat. Demikian juga semua nikmat Allah Ta’ala yang lainnya. Jika tidak, bisa jadi Allah Ta’ala justru akan menguji kita dengan berbagai hal yang membahayakan diri kita sendiri. Bentuknya, justru kita menggunakan nikmat tersebut dalam hal-hal yang Allah Ta’ala haramkan.

Semoga nasihat ini bermanfaat.

https://muslim.or.id/37903-memanfaatkan-waktu-luang-untuk-hal-hal-yang-bermanfaat.html
.
jangan lupa beli buku "Manusia dan Bandainya" dan buku @iidmhd lainnya okaay~
.
.
Barakallohu fiik. by @rahelmaazizah
0
4 years ago
Download
Bismillahirrohmanirrohim..

KUNCI MERAIH AMPUNAN ALLAH

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, "Allah Ta’ala berfirman, “Wahai anak Adam! Seandainya kamu datang kepada-Ku dengan membawa dosa hampir sepenuh isi bumi lalu kamu menemui-Ku dalam keadaan tidak mempersekutukan-Ku dengan sesuatu apapun, niscaya Aku pun akan mendatangimu dengan ampunan sebesar itu pula.” (HR. Tirmidzi, dan dia menghasankannya).


Ampunan Allah, sesuatu yang amat diharapkan. Tak seorang pun melainkan mengharapkannya. Entah ia seorang ahli ilmu, ahli ibadah, apalagi ahli maksiat.

Terlebih lagi bagi orang-orang yang berusaha untuk menempuh jalan kembali kepada Allah dengan tobat. Banyak rintangan dan hambatan yang harus ditemui. Sehingga hal itu menyebabkan seorang hamba harus waspada, karena tatkala ia telah merasa tobatnya diterima, kemudian -pada akhirnya- perasaan itu justru menyeret dirinya terjerumus ke dalam lembah dosa yang lainnya, wal ‘iyadzu billah!

Ketahuilah saudaraku, bahwa tauhid yang bersih merupakan kunci untuk meraih ampunan. Namun, hal ini tidaklah sesederhana dan semudah yang dibayangkan oleh kebanyakan orang.

Meninggal di atas tauhid yang bersih merupakan syarat mendapatkan ampunan dosa -sebagaimana hadis yang kami cantumkan di atas-. Dalam hal ini terdapat perincian sebagai berikut:

1. Orang yang meninggal dalam keadaan melakukan syirik besar atau tidak bertobat darinya maka dia pasti masuk neraka.
2. Orang yang meninggal dalam keadaan bersih dari syirik besar, tetapi masih terkotori dengan syirik kecil -sementara kebaikan-kebaikannya ternyata lebih berat daripada timbangan keburukannya-, maka dia pasti masuk surga.
3. Orang yang meninggal dalam keadaan bersih dari syirik besar, tetapi masih memiliki syirik kecil sedangkan keburukan/dosanya justru lebih berat dalam timbangan maka orang itu berhak masuk neraka, tetapi tidak kekal di sana. (Al-Jadid fi Syarh Kitab at-Tauhid, hlm. 44).

Ya.. Kunci meraih ampunan Allah adalah mentauhidkan-Nya.

.
.
.
art dari kelas @howwedraw 
@fikamaliyan 
Barakallohu fiik.
@muslimorid #muslimorid by @rahelmaazizah
0
4 years ago
Download
Setiap yang kita ucapkan, mencakup perkataan yang baik, yang buruk juga yang sia-sia akan selalu dicatat oleh malaikat yang setiap saat mengawasi kita. 
.
Seharusnya kita selalu merenungkan ayat berikut agar tidak serampangan mengeluarkan kata-kata dari lisan ini.
.
Allah Ta’ala berfirman (yang artinya),
”Tiada suatu ucapanpun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.” (QS. Qaaf [50] : 18).
.
Ucapan dalam ayat ini bersifat umum. Oleh karena itu, bukan perkataan yang baik dan buruk saja yang akan dicatat oleh malaikat, tetapi termasuk juga kata-kata yang tidak bermanfaat atau sia-sia. 
(Lihat Tafsir Syaikh Ibnu Utsaimin pada Surat Qaaf)

Sumber https://rumaysho.com/774-hati-hati-dengan-lisan.html
#rumaysho
.
.
.
Kelas @_sweetydaisy 
Barakallohu fiik. by @rahelmaazizah
0
4 years ago
Download
Barangsiapa yang beribadah kepada Allah tetapi dia juga beribadah kepada selain Allah maka ibadahnya itu batil/tidak diterima.

Dia beribadah atau tidak itu sama saja. Karena ibadah tidak berguna tanpa adanya tauhid dan keikhlasan.

Apabila ibadah tercampuri syirik maka ibadah itu pun rusak/sirna.

Allah berfirman (yang artinya), “Dan seandainya mereka itu berbuat syirik pasti akan lenyap semua amal yang dahulu pernah mereka lakukan.” (QS. al-An’am : 88)

(lihat keterangan Syaikh Shalih al-Fauzan dalam Syarh al-Ushul ats-Tsalatsah, hal. 52-53)
.
.
.
Kelas gambar @howwedraw 
@tati_namina
barakallohu fiik by @rahelmaazizah
0
4 years ago
Download
 by @rahelmaazizah
0
4 years ago
Download
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan tentang hari Jumat. Beliau bersabda,

“Di dalamnya terdapat satu waktu yang tidaklah seorang hamba yang muslim tepat pada saat itu berdiri shalat meminta sesuatu kepada Allah, melainkan Allah pasti memberikan kepadanya.” Beliau pun mengisyaratkan dengan tangannya untuk menggambarkan sedikitnya (sebentarnya) waktu tersebut.” (HR. Bukhari, no. 935 dan Muslim, no. 852)

Syaikh Musthafa Al-‘Adawi hafizhahullah berkata, “Sudah sepantasnya seorang muslim berusaha untuk memperbanyak doa di hari Jum’at di waktu-waktu yang ada secara umum.”

Sumber https://rumaysho.com/23699-8-amalan-pada-hari-jumat-walau-shalat-jumat-ditiadakan.html
.
.
.
#belajarbarenguqgalleryaldesign 
@ummu_qatadah.id 
@gallery.aldesign 
Barakallohu fiik. by @rahelmaazizah
2
4 years ago
Download
Bismillahirrohmanirrohim..
.
Menyerahkan urusan pada Allah melahirkan sikap tawakal.
Usaha dengan anggota badan untuk meraih sebab termasuk ketaatan kepada Allah, sedangkan tawakkal dengan hati merupakan keimanan kepada-Nya.

Sumber https://rumaysho.com/68-tawakkal-yang-sebenarnya.html
.
.
.
Nyoba ikutan
#deboraquotechallenge 
@ummu_qatadah.id 
@fiovaltsa @finatarastic 
.
.
.
Kelas @makeproject.idn 
Barakallohu fiik. by @rahelmaazizah
0
4 years ago
Download
 by @rahelmaazizah
3
4 years ago
Download
Allah menghitung semua amal perbuatan itu meskipun mereka telah melupakannya. Dan Allah Maha Menyaksikan segala sesuatu.

 (Q.S Al-Mujadilah: 6) by @rahelmaazizah
0
5 years ago
Download
×

Download all media on this page

Photos Videos
back to up