Posted On: May 21st 2024, 11:45 am
‼️BACA CAPTION‼️
Menurut penulis Nashaihul 'Ibad, Syekh Muhammad bin Umar Nawawi al-Bantani (Imam Nawawi), menjelaskan pesan Rasulullah tersebut sebagai berikut.
Satu, Niat merupakan hal pokok dalam setiap perbuatan. Sebelum seseorang hendak berlayar, ia harus memastikan kapal dalam kondisi siap dan aman; memeriksa mesin, dan lain-lain. Begitu pula dengan hubungan niat dan amal. Artinya, seseorang yang ingin melakukan sesuatu hendaklah menertibkan rencana dan tujuan yang bagus yakni untuk mencari ridha Allah subhanahu wata’ala.
Yang kedua, Rasulullah mengingatkan Abu Dzar dan kita semua tentang usaha untuk menumpuk perbekalan sesempurna mungkin karena perjalanan akan panjang. Menurut Syekh Nawawi, yang dimaksud di sini tentu adalah perjalanan akhirat yang penuh dengan jerih payah melebihi perjalan dunia yang fana ini.
Yang ketiga, Perjalanan yang jauh dengan tingkat kesulitan yang tinggi menuntut seseorang untuk mempertimbangkan barang-barang bawaan saat bepergian. Ini merupakan kiasan dari anjuran untuk tak terlalu meninggalkan beban duniawi yang bakal menghambat perjalanan akhirat. Nabi mendorong umatnya agar tak terlalu terpukau pada kehidupan dunia karena semakin banyak, semakin banyak pula beban yang bakal ditanggung. Karena negeri akhirat adalah tempat menghisab segala yang dimiliki.
Yang keempat adalah murnikanlah berbuat hanya untuk tujuan mencari ridha Allah. Jika kita belajar fiqih, ikhlas memang tak menjadi salah satu rukun yang mesti dilakukan. Tapi ikhlas adalah “ruh” yang menentukan apakah suatu amal memiliki harga di sisi Allah subhanahu wata’ala.
Source: NU Online
.
.
.
.
.
.
#kajianpendek #kajianislam #kajian #kajiandakwah #dakwahsunnah #dakwahvisual #dakwah #islamic #islam #instagram #santrindonesia #fypシ #fyp
#reels #reelsinstagram #likesforlike #hijrah #hijrahyuk #nahdlatululama #ngaji #ngajiyuk #story #santri #likesforlike Load More