Posted On: September 27th 2025, 07:00 am
08.09.2025. Air mata yang tertumpah pada hari itu, adalah air mata rindu. Pada Bapak, pada Ibu, yang telah pergi mendahului. Mereka yang seharusnya menjadi saksi, namun hanya bisa hadir di hati. Namun yakinlah, mereka menyaksikan, tersenyum, berdoa. Untuk kebahagiaan kalian, untuk cinta yang telah dipersatukan dalam ikatan perkawinan. Semoga terbangun rumah tangga yang sejahtera, penuh tawa, jauh dari segala malapetaka. Kata orang, perkawinan adalah sebuah seni mengelola masalah-masalah yang hanya muncul karena ada perkawinan itu sendiri. Maka seperti tarian rancak mbak dukun manten di slide terakhir, kelak ketika masalah itu satu per satu muncul, dijogeti wae.
Selamat berbahagia, Putri & Anjas. Semoga segera dikasih momogi. Tuhan memberkati!
*Keinget ditanyain mas fotografer di acara itu, "Mas, kameramen dari mana, mas?" Yang cuma bisa kujawab sambil gelagepan, "Eh nganu, keluarga.." 😅