Instagram story viewer> @metrotv> Post
6 months ago
464
Posted On: May 12th 2026, 11:01 am
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi, menanggapi rencana pengumuman hasil peninjauan indeks global MSCI pada 12 Mei 2026. Friderica menilai, jika ada penyesuaian, menurutnya hal tersebut sebagai short term pain namun long term gain dan meminta pasar agak tidak panik serta pihaknya akan terus melakukan perbaikan-perbaikan.

#ojk #msci #pasarmodal #saham
Comments (464)
kdwngu567 5 months ago

kdwngu567

Preett pencitraan plus teori mulu..dsi 7 th ponzi ndak tahu..fungsi lu sebagai pengawas dan regulator mana??????

ratnapdw 5 months ago

ratnapdw

Kosongggg😂😂😂

tinagrace_mo3 5 months ago

tinagrace_mo3

Gimana pasar ga panik, liat muka ibu putih banget gitu aja sy panik

fickey_arch 5 months ago

fickey_arch

Yaelah dempul nya ketebalan 😂

bravo.nine 5 months ago

bravo.nine

Dundamental yg kaya mana bu? Saya masyarakat biasa mohon kasih paham bu..

draga_herafi 6 months ago

draga_herafi

sleep-walking😂😂😂😂 wake up nyonya

nancy_jackson123 6 months ago

nancy_jackson123

Nggak becus urus inj masak IHSG anjlok sekali

sugandatjokro 6 months ago

sugandatjokro

Investor mana mau invest ke negara yang boros anggaran tidak produktif mbak......masa gini aja ndak paham ,....

yongkiad 6 months ago

yongkiad

Semakin si omon omon BACOT semakin NYUNGSEP

willy_yusuf23 6 months ago

willy_yusuf23

Masih pinter rakyatnya

apriadibdg 6 months ago

apriadibdg

ibu dwi warna

lowlyadventurer 6 months ago

lowlyadventurer

Ibu itu untuk masalah kosmetik serius dan jagonya.. tapi masalah pengawasan cuma omdo doang.. Kasus fintech diantaranya DSI ini terjadi akibat pengawasan seadanya sehingga DSI bisa menggelapkan duit investor selama bertahun-tahun. OJK kebanyakan makan dan tidur. Ketika bangun kaget, ada apa? setelah kejadian malah lender DSI yg disalahkan dan ditertawakan oleh si @adiwarmankarim . @ojkindonesia @fridericawidyasari @agusmanzainal6865 @adiwarmankarim @prabowo

Load More

More posts

back to up