Instagram story viewer> @soccerdad.id> Post
14 days ago
Photo by SoccerDad.id | Media Sepak Bola Anak on October 20, 2026. May be an image of football, sports equipment, poster and text.
Photo by SoccerDad.id | Media Sepak Bola Anak on October 20, 2026. May be an image of football, soccer, sports equipment, poster, outdoors and text.
Photo by SoccerDad.id | Media Sepak Bola Anak on October 20, 2026. May be an image of football, soccer, sports equipment, poster and text.
Photo by SoccerDad.id | Media Sepak Bola Anak on October 20, 2026. May be an image of football, soccer, sports equipment, ball, poster and text.
Photo by SoccerDad.id | Media Sepak Bola Anak on October 20, 2026. May be an image of football, soccer, ball, sports equipment, poster, stadium and text.
Photo by SoccerDad.id | Media Sepak Bola Anak on October 20, 2026. May be an image of football, sports equipment, poster and text.
Photo by SoccerDad.id | Media Sepak Bola Anak on October 20, 2026. May be an image of football, sports equipment, poster and text.
1
Posted On: October 21st 2026, 03:12 am
Basket, gymnastik, taekwondo, tenis, renang. Semua sudah Kilian coba sebelum akhirnya fokus ke sepak bola.

Dan jujur, keputusan buat fokus itu sempat bikin gw ragu.

Takut kecepetan.
Takut dia kehilangan kesempatan nemuin sport yang mungkin lebih cocok.
Apalagi setelah baca risetnya, idealnya baru fokus di usia remaja.

Tapi yang jarang dibahas: keputusan ini bukan cuma soal anak.
Ini juga soal jadwal kerja, jarak antar tempat latihan, biaya, dan energi satu keluarga.

Yang akhirnya bantu gw mutusin, tiga pertanyaan ini:

1. Anaknya sendiri paling semangat di sport yang mana?
Bukan yang paling jago, tapi yang paling dia tunggu-tunggu.

2. Keluarga kita sanggup jalanin berapa jadwal, tanpa semua orang jadi capek?

3. Apa yang sudah dia dapat dari sport-sport sebelumnya?
Buat gw, tahun-tahun mencoba itu ga sia-sia. Keseimbangan dari gymnastik, kuda-kuda dan tendangan dari taekwondo, footwork dari tenis, baca ruang dari basket. Semuanya kebawa ke lapangan bola.

Dan satu yang ga kami lepas: renang.
Sampai sekarang masih rutin, bukan buat kompetisi, tapi biar badannya tetap aktif dengan cara yang berbeda.

Jadi buat gw, fokus satu sport itu bukan berarti berhenti gerak yang lain.
Yang dikurangi kompetisinya, bukan pengalamannya.

Sekarang gw penasaran.
Daddy & Mommy pilih yang mana: fokus satu dari awal, atau multi-sport dulu?
Ceritain di kolom komentar ya, apa yang bikin kalian yakin sama pilihan itu 👇

Simpan postingan ini buat yang lagi galau mutusin hal yang sama.

#SoccerDadExplains #SepakBolaUsiaDini #ParentingSepakBola #soccerdadid
Comments (1)
teguhtriwarso 13 days ago

teguhtriwarso

Saya sih pilih multisport...biar literasi gerak ya banyak sama cinta olahraga. Terus ragu jg pelatihnya bilang bagus, bakat 😅. Sampai U13 Masih aktif multisport. Kebetulan dekat2 rumah pelatihnya top (professional) mulai muaythai , climbing ..nah kendala di 3 bulan ini growth spurt..tiap bulan naik 2cm jadi rentan cedera. Toh hampir 14 jadi mulai fokus di bola. Secara beasiswa penuh juga. Kayaknya 14 fokus 1 bidang

More posts

back to up