Posted On: November 2nd 2026, 01:45 pm
Siswi kelas 3 SMK inisial L (17 tahun) yang jadi korban pembakaran oleh nenek angkatnya, M (69 tahun), di Sawangan, Depok, alami luka bakar lebih dari 80 persen. Saat ini, korban masih jalani perawatan intensif di RS Fatmawati.
Kuasa hukum keluarga korban, Dewo Wahyudi, mengungkap kondisi korban saat kejadian sangat parah. Korban pun harus digotong menggunakan kasur lalu naik angkot untuk melarikannya ke rumah sakit.
Dewo juga menegaskan, saat diantar ke rumah sakit, korban hanya ditemani pelaku dan dua orang saksi. Tidak ada warga lain yang ikut mendampingi. Ayah kandung korban kemudian menyusul setelah mendapat kabar dari ayah sambung korban.
Kuasa hukum menyebut luka bakar korban mencapai lebih dari 80 persen, dengan kondisi paling parah di bagian dada. "Jadi, memang kondisinya pada saat itu kenapa tadi saya terangkan digotong menggunakan kasur itu karena kalau menggunakan tangan itu kulit-kulitnya pada mengelupas," kata Dewo.
Pelaku dan korban diketahui baru tinggal bersama selama satu tahun. Nenek itu merupakan istri dari kakak kandung nenek kandung korban. Ibu kandung korban menitipkan anaknya ke nenek itu karena harus bekerja di wilayah Parung. Kini, pelaku telah ditahan di Polresta Depok untuk proses hukum lebih lanjut.
📸: Dok. Istimewa.
Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.
📝: focus | nenekcucudepok | news | svl | keepme | R169 | E164
#bicarafaktalewatberita
#kumparan Load More