Kondisi mental ibu:
Rasa takut, cemas → dapat menghambat kontraksi
Dukungan emosional membantu memperlancar persalinan
#bidanbandungtimur #bidanbandung #persalinannyamanminimtrauma #edukasibumil #bidanujungberung
Momen kelahiran selalu tentang bayi.
Semua orang bertanya,
“bayinya sehat?”
“laki-laki atau perempuan?”
Tapi jarang yang bertanya,
“ibunya bagaimana?”
Padahal seorang ibu baru saja melewati proses yang sangat besar.
Baik itu persalinan normal maupun operasi, tubuhnya mengalami tekanan luar biasa.
Rasa sakit, kelelahan, dan emosi bercampur jadi satu.
Di saat itu, yang paling dia butuhkan bukan pujian…
tapi kehadiran suaminya.
Seseorang yang melihat perjuangannya.
Seseorang yang bilang,
“terima kasih sudah berjuang untuk keluarga kita.”
Karena di hari itu,
bukan hanya bayi yang lahir…
seorang ibu juga lahir. 🤍
#ibuhamil #melahirkan #edukasikehamilan #newmom #bumilbahagia
Jangan sampai panik saat waktunya tiba ya, Bun 🤍
Mengetahui tanda-tanda persalinan itu penting banget supaya ibu bisa lebih siap dan tenang menghadapi momen kelahiran si kecil.
Beberapa tanda yang perlu ibu perhatikan:
✨ Kontraksi yang teratur dan makin kuat
✨ Keluar lendir bercampur darah
✨ Ketuban pecah
✨ Nyeri punggung bawah yang menjalar
Yuk, kenali sejak dini agar tidak terlambat ke fasilitas kesehatan 🙏🏻
Persalinan aman dimulai dari ibu yang siap 💕
#BidanHopipah #IbuHamil #PersiapanPersalinan #TandaPersalinan #EdukasiIbuHamil #SehatIbuDanBayi #BumilCerdas
Plasenta duluan lahir
#ibuhamil #baby #persalinan
Kehamilan dan persalinan mengajarkanku tentang makna keluarga yang punya fungsi. Bukan harus PERFECT, tapi harus PRESENT.
Karena kehamilan dan persalinan adalah salah satu moment besar dalam hidup perempuan. Bagaimana tidak, karena sebenarnya kehamilan dan persalinan dapat berarti dua hal:
Mengantar janin ke pelukan Ibu
atau
Mengantar Ibu ke pelukan Allah, sang pemilik jiwa, dunia dan seisinya.
Semoga yang sedang berjuang, Allah lancarkan ikhtiarnya dan Allah luaskan sabarnya 🤲🏻
=======================================
Pak GG said "Proses..."
ulang2 1000x. awowkwow 😂
Kehamilan di usia matang memiliki beberapa risiko kesehatan yang perlu diwaspadai baik bagi ibu maupun bayi
Bagi IBU
1. Preeklamsia: Tekanan darah tinggi yang dapat membahayakan organ tubuh.
2. Diabetes Gestasional: Meningkatnya kadar gula darah selama masa kehamilan.
Komplikasi Persalinan:
1. Risiko perdarahan hebat saat persalinan dan kemungkinan besar memerlukan operasi Caesar karena tenaga mengejan yang cenderung berkurang.
2. Keguguran: Risiko keguguran di usia 45 tahun ke atas meningkat signifikan, bahkan bisa mencapai 50-70%.
Bagi BAYI
1. Kelainan Genetik: Risiko tinggi terjadinya Down Syndrome (1 berbanding 40 kelahiran dibandingkan 1:1500 di usia muda).
2. Lahir Prematur: Bayi berisiko lahir sebelum waktunya dengan berat badan lahir rendah (BBLR).
Apa yang Harus Dijalani Agar Lahiran Sehat?
Meskipun berisiko, melahirkan bayi yang sehat di usia 46 tahun sangat mungkin terjadi dengan langkah-langkah berikut:
1. Pemeriksaan Prenatal Rutin: Lakukan kontrol ke dokter kandungan lebih sering untuk memantau tekanan darah dan kadar gula darah secara intensif.
2. Skrining Genetik: Lakukan pemeriksaan seperti NIPT atau USG khusus (pengukuran Nuchal Translucency) pada trimester pertama untuk mendeteksi dini kelainan kromosom.
3. Nutrisi dan Suplemen: Konsumsi makanan bergizi dan suplemen tambahan sesuai saran dokter, terutama asam folat, kalsium, dan vitamin D untuk kesehatan tulang ibu serta janin.
4. Gaya Hidup Sehat: Rutin melakukan olahraga ringan (seperti jalan kaki atau yoga prenatal) dan pastikan istirahat cukup (minimal 8 jam sehari).
5. Manajemen Stres: Menjaga kondisi psikis tetap tenang melalui pendekatan spiritual atau hobi yang menyenangkan sangat membantu kelancaran kehamilan.
#hamil #klinikpratamabertha #bidanliamedan #melahirkannormalmedan #hamildiusiatua
Melahirkan bukan akhir perjuangan.
Justru di sanalah fase paling sunyi sering dimulai.
Badan masih nyeri,
tidur terputus,
emosi naik turun tanpa alasan jelas.
Semua orang fokus ke bayi,
tapi sedikit yang benar-benar bertanya:
“Kamu capek nggak?”
Kelelahan pasca persalinan itu nyata.
Bukan lebay.
Bukan kurang iman.
Dan bukan tanda kamu ibu yang gagal.
Kalau dibiarkan,
capek bisa berubah jadi mudah marah,
menangis tanpa sebab,
merasa sendirian meski tidak sendiri.
Itu sebabnya aku menyusun E-BOOK "ATASI KELELAHAN PASCA PERSALINAN"
sebagai teman pelan-pelan untuk ibu yang sedang kehabisan tenaga.
Apa yang akan Mom temukan di dalam e-book ini?
✅ Cara mengenali KELELAHAN PASCA PERSALINAN agar nggak diabaikan
✅ STRATEGI PRAKTIS mengelola kelelahan fisik (tidur, nutrisi, olahraga ringan)
✅ Tips MENJAGA EMOSI DAN KESEHATAN MENTAL supaya lebih stabil
✅ PANDUAN MENGATUR WAKTU DAN ENERGI biar tetap waras di tengah rutinitas baru
✅ DUKUNGAN untuk membangun kebiasaan sehat yang berkelanjutan
💌 Kalau kamu sedang di fase ini,
atau punya teman yang baru melahirkan…
👉 Tulis “PULIH” di kolom komentar
atau DM aku sekarang
nanti aku kirimkan link eBook-nya langsung ke kamu.
Kamu nggak harus kuat sendirian 🤍
Tahukah Anda bahwa posisi saat melahirkan dapat membuat perbedaan besar dalam proses persalinan? Studi menunjukkan bahwa posisi yang lebih alami, seperti posisi merangkak, dapat membantu membuka panggul dan mengurangi tekanan pada tulang belakang dibandingkan dengan berbaring telentang, yang merupakan posisi paling umum digunakan di rumah sakit.
Cerita dibalik persalinan normal adik Kai 🖤
🔍 Apa itu Baby Blues?
Baby blues adalah kondisi perubahan emosi sementara yang dialami ibu setelah melahirkan, biasanya muncul pada hari ke-3 sampai ke-14 pasca persalinan.
Kondisi ini terjadi karena:
Perubahan hormon yang sangat drastis
Kelelahan fisik dan kurang tidur
Adaptasi peran baru sebagai ibu
Baby blues bukan gangguan kejiwaan dan bukan tanda ibu lemah atau tidak bersyukur.
⚠️ Kendala yang Dialami Ibu saat Baby Blues
Ibu dengan baby blues sering mengalami:
Mudah menangis tanpa sebab jelas
Perasaan cemas berlebihan
Sensitif dan mudah tersinggung
Merasa tidak mampu menjadi ibu yang baik
Emosi campur aduk antara bahagia dan sedih
Kendala terbesar bukan hanya emosinya, tapi:
Kurangnya pemahaman lingkungan
Tuntutan untuk selalu terlihat kuat,
Minimnya dukungan emosional
Solusi Menghadapi Baby Blues
Baby blues bisa mereda dengan dukungan yang tepat.
1️⃣ Edukasi diri & keluarga
Memahami bahwa baby blues adalah fase normal membantu ibu tidak merasa sendirian.
2️⃣ Dukungan emosional Ibu butuh:
Didengarkan tanpa dihakimi
Ditemani, bukan dinasihati berlebihan
3️⃣ Istirahat yang cukup Tidur membantu menyeimbangkan hormon dan emosi.
4️⃣ Komunikasi terbuka Ibu perlu berani menyampaikan:
“Aku capek, aku butuh bantuan.”
5️⃣ Peran aktif pasangan Kehadiran dan empati suami sangat berpengaruh pada pemulihan emosi ibu.
🚨 Kapan Harus Waspada?
Jika gejala:
Berlangsung lebih dari 2 minggu
Semakin berat
Disertai pikiran menyakiti diri atau bayi
👉 Segera konsultasi ke dokter, bidan, atau psikolog
Ini bisa mengarah ke postpartum depression, dan bisa ditangani secara medis.
Baby blues adalah proses adaptasi, bukan kelemahan.
Dengan pemahaman, dukungan, dan istirahat yang cukup, ibu bisa melewati fase ini dengan lebih tenang dan sehat.
Panduan Parenting Tanpa Luka
Membantu Ayah & Bunda
Mengelola emosi sebelum bereaksi
Mendidik tanpa teriak & ancaman
Menyembuhkan luka pola asuh lama
Comment : TANPA LUKA ya aku kirim via DM
Pastiin follow dulu aja
#ParentingTanpaLuka
#ParentingSadar
#ParentingPositif
#BabyBlues
#viralreels
Baby blues adalah kondisi yang umum dialami ibu setelah melahirkan. Perubahan hormon, kelelahan dan tekanan merawat bayi bisa membuat ibu merasa sedih, mudah menangis, cemas, atau sensitif tanpa alasan yang jelas. Kondisi ini bukan tanda ibu lemah dan bukan kesalahan siapapun.
Baby blues muncul dalam beberapa hari setelah persalinan dan akan membaik dalam waktu sekitar 2 minggu terutama dengan dukungan emosional, istirahat yang cukup dan bantuan dari orang terdekat. Jika perasaan sedih semakin berat dan berlangsung lama, segera cari bantuan tenaga medis.
Dukungan kecil sangat berarti bagi ibu yang sedang berjuang ❤️
#Parenting #BabyBlues #Edukasi #GenZ #genzparenting
Melahirkan normal bisa dilakukan di Praktek Mandiri Bidan (PMB) selama kehamilan berjalan sehat dan tidak ada masalah penyerta (komplikasi). Karena Bidan berwenang menolong persalinan fisiologis (normal) 🙏🏻🤗🤍