Instagram story viewer> @balaantumaan> Posts
3.7K
followers
397
following
Sounds, Music, Forum within Borneo/Kalimantan’s Discourse
-
Upcoming: [Pekan Seni Media], Pontianak. September 2026
POSTS STORIES REELS TAGGED
sebagian pertemuan berakhir sebagai ingatan.

sebagian lainnya tinggal dalam bentuk yang bisa dibawa pulang.

merchandise habe fest 2026 hadir sebagai bagian dari perjalanan festival; membawa jejak bunyi, percakapan, arsip, dan pertemuan yang telah berlangsung selama beberapa hari terakhir.

tersedia selama festival berlangsung.

model on shoot: @laudxaa @syhrsggf 
photography: @psychalieq 
assistant lighting: @ilhm.pratama 
director: @psychalieq @dastinleu 

Info lebih lanjut kunjungi laman website kami di
www.habefest.com taken in Indonesia by @balaantumaan
8
5 months ago
Download
Jadwal lengkap! 

Kunjungi habefest.com

-
Video motion oleh @ir.sentor 
Desain dan tata letak oleh @dastinleu @nursalimyadi_ taken in Pontianak, Indonesia by @balaantumaan
5
5 months ago
Download
“Berjuta bunyi memapar di sekitar, sedikit saat untuk mendengar.”

Habe Fest 2026 mengajak publik untuk melambat sejenak dan merenung: bunyi apa yang sesungguhnya membentuk kita?

Dibuka Jumat, 22 Mei 2026 dengan berbagai rangkaian. Pantau media sosial kami atau kunjungi laman website habefest.com untuk mendapat informasi kegiatan-kegiatan dalam sepuluh hari kedepan.

Video oleh @syhrsggf 
Musik oleh Nursalim Yadi – dari The Right of Doing Nothing/Hak Untuk Malas oleh Riar Rizaldi taken in Pontianak, Indonesia by @balaantumaan
6
5 months ago
Download
ARCHIVE: HABE SERIES #5 [ @habefest ]

Jay Afrisando ( @jay_afrisando )

Para Musisi Kolaborator:
@supirianiekka @darantii @aris.salim @baratagabrie @semalaman @juanarminandi

Narator: 
@amiraurelia_ @dhytaa22 @hessky86 @yusiarazyu_ @naa_kanaya_ee

Pantomimer: @barilcharzy_ @aldiyann__keyl_ 

@port99.id Pontianak
25 Juli 2026

#habeseries

@balaantumaan  @martapala47  @habefest  @insanak__ by @balaantumaan
1
3 months ago
Download
Habe Series edisi kelima tahun ini menghadirkan pertunjukan yang berkelindan tentang inklusifitas dan aksesibilitas seni untuk semua kalangan masyarakat termasuk kelompok disabilitas serta topik-topik keberagaman pendengaran (aural diversity) dengan menghadirkan Jay Afrisando, komponis Indonesia yang saat ini bermukim di Amerika Serikat. Edisi kali ini, Jay akan berkolaborasi dengan Balaan Tumaan, Insanak, dan partisipan lokakarya yang telah dilakukan selama periodi singgah Jay Afrisando di Pontianak.

Sabtu, 25 Juli 2026, Pukul 19.00 WIB
Balaan Tumaan - Port 99, Pontianak
Gratis

Acara ini dikelola bersama oleh Balaan Tumaan dan @habefest dengan dukungan @port99.id dan @martapala47
-
Tentang Seniman:

Jay Afrisando adalah seorang komposer, seniman multimedia, peneliti, dan pendidik. Sebagai seorang neurodivergen, ia berkarya di bidang keragaman pendengaran (aural diversity), disabilitas, aksesibilitas, dan dekolonisasi seni, yang diwujudkan dalam teater musikal, film, instalasi, penceritaan yang cerdas, dan pengalaman-pengalaman lintas genre lainnya. 

Jay merupakan seniman mukim untuk Atelier KITLV-Framer Framed 2025/2026 dan sebelumnya merupakan DAAD Artist-in-Berlin Fellow 2024/2025. Saat ini ia juga mengajar sebagai Assistant Profesor di University of California, Santa Cruz (Amerika Serikat). 

Untuk info lebih lanjut tentang seniman, kunjungi lama www.jayafrisando.com

-

Untuk informasi kegiatan lebih lanjut kunjungi www.balaantumaan.com

Kredit dan informas foto:
Jay Afrisando, seorang pria berkulit sawo matang dengan rambut disanggul, duduk di tangga beton di lingkungan perumahan dengan pose serius, jari-jarinya terkatup dan lengannya di atas paha. Ia mengenakan celana jins biru tua, kaus abu-abu muda, dan sepatu hitam. Foto: © DAAD Artists-in-Berlin Program / Diana Pfammater taken in Pontianak, Indonesia by @balaantumaan
3
3 months ago
Download
ARCHIVE: HABE SERIES #4 [ @habefest ]

Leng Seong ( @leng_seong )
Juan Arminandi ( @juanarminandi )
Stepanus Ardo ( @ardotong ) 
Antha ( @fj.antha_ ) penari kolaborasi

@bumintara__ Singkawang
17 April 2026 

#habeseries

@balaantumaan @martapala47 @lubangtanam.kolektif taken in Singkawang by @balaantumaan
5
6 months ago
Download
HABE SERIES 4 - Singkawang

Habe Series keempat  menghadirkan sintensis bebunyian secara materi baik akustik maupun elektronik dan kelindannya pada konteks sosial hingga migrasi yang meleburkan batasan-batasan identitas. 

Jumat, 17 April 2026, Pukul 16.00 WIB
Bumintara, Singkawang
Gratis

Acara ini dikelola bersama oleh Balaan Tumaan dan @habefest @martapala47 . 
Edisi keempat turut dikelola dengan @lubangtanam.kolektif dan didukung oleh @bumintara__ 

-

ARDOTONG ( @ardotong ) adalah musisi dan komposer asal Singkawang yang berfokus pada etnomusikologi. Lulusan Magister ISI Yogyakarta ini aktif berkolaborasi lintas disiplin, khususnya dalam musik tari dan teater. Karyanya mengeksplorasi musik tradisi Kalimantan Barat yang dipadukan dengan perkembangan musik elektronik, dan dalam Habe Series ia berkolaborasi dengan koreografer/penari @fj.antha_ 

LENG SEONG ( @leng_seong ) adalah produser musik eksperimental club & bass berbasis di Berlin. Album debutnya Gweilo merefleksikan pengalaman lintas budaya, dengan musik yang menggabungkan ritme hip-hop, lanskap suara elektronik, dan vokal bernuansa hangat namun muram. Eksplorasi artistiknya berakar pada sumber leluhur, personal, dan budaya pop Tionghoa-Malaysia-Italia.

JUAN ARMINANDI (@juanarminandi ) adalah musisi tradisional, komposer, dan pembuat instrumen DIY dari Singkawang. Ia dikenal sebagai komposer muda Indonesia yang menonjol dengan karya yang berfokus pada ekologi dan tradisi lokal, serta pernah menerima Hibah Seni Inovatif dari Yayasan Kelola pada 2018 dan terlibat dengan beberapa program residensi seperti Onebeat (2023) dan Camargo Foundation (2023) taken in Singkawang, Kalimantan Barat by @balaantumaan
17
6 months ago
Download
ARCHIVE: HABE SERIES #3 [ @habefest ]

Passepartout Duo ( @passepartoutduo )
Rami Syahbandi ( @syahbandirami )

@port99.id Pontianak 
14 April 2026

#habeseries 

@balaantumaan @martapala47 @studionutmeg47 taken in Pontianak, Indonesia by @balaantumaan
20
6 months ago
Download
HABE SERIES #3

Habe Series ketiga menghadirkan perjalanan aural melalui instrumen musik baru yang akan disajikan oleh Passepartout Duo (Amerika Serikat/Italia) dan Rami Syahbandi (Indonesia)

Selasa, 14 April 2026, Pukul 19.00 WIB
Balaan Tumaan - Port 99, Pontianak
Gratis

Acara ini dikelola bersama oleh Balaan Tumaan dan @habefest  dengan dukungan @port99.id dan @martapala47 
-
Tentang Musisi:

Passepartout Duo adalah duo musik yang dibentuk oleh pianis Nicoletta Favari (Italia) dan perkusionis Christopher Salvito (AS/Italia), yang mengeksplorasi cara manusia mendengarkan dan terhubung dengan suara melalui perpaduan tekstur elektro-akustik dan ritme yang dinamis. Mereka terus mengembangkan instrumen buatan sendiri dalam ekosistem yang unik dan berevolusi, mulai dari rangkaian elektronik analog dan perkusi konvensional hingga instalasi tekstil berskala besar dan benda-benda temuan (found objects). 

Rami Syahbandi ialah seniman suara dan visual yang berbasis di Pontianak, yang karyanya mengeksplorasi pertemuan sosial, lingkungan, dan budaya melalui media elektronik, instalasi, dan seni visual. Ia telah terlibat dalam berbagai proyek, mulai dari komposisi akustik hingga karya video, produksi musik elektronik, rekayasa, instalasi media, serta audio multi-kanal. taken in Pontianak, Indonesia by @balaantumaan
23
6 months ago
Download
.
Menyampaikan sesuatu melalui bunyi sesungguhnya memiliki sejarah yang panjang dan kaya. Dari ritual, tradisi lisan, hingga praktik seni kontemporer, bunyi selalu menjadi medium untuk menandai, mengingat, dan merespons kehidupan. Ketika bunyi atau musik memasuki ruang pembelajaran sekaligus hadir di tengah komunitas serta akar rumput, terjadi irisan antara riset tentang musik dan berbagai faktor yang mempengaruhinya seperti sosial, politik, ekonomi, hingga ekologi. Karena itu, kajian tentang bunyi kini tampak mengalami pergeseran tidak lagi hanya berfokus pada suara musikal, tetapi juga pada wacana yang melingkupinya.

Kurang lebih sepuluh hari mengikuti Habe Fest, saya menyaksikan bagaimana irisan tersebut bekerja. Berbagai rangkaian kegiatan digelar, mulai dari wicara, sinema bunyi, lokakarya, hingga pertunjukan. Menariknya, sebagian karya tidak hanya dipentaskan, tetapi juga dibicarakan. Ada upaya untuk membuka ruang refleksi, mempertemukan pengalaman artistik dengan percakapan yang lebih luas mengenai konteks dan persoalan yang melatarbelakanginya.

Di sana terasa bahwa musik tidak pernah benar-benar berdiri sendiri. Ia selalu berkelindan dengan cerita, ruang hidup, ingatan, teknologi, komunitas, bahkan persoalan-persoalan yang sedang dihadapi masyarakat. Pertunjukan menjadi titik temu dari berbagai lapisan tersebut, sementara diskusi dan perjumpaan memperpanjang obrolan sampai diluar panggung pada lingkaran-lingkaran kecil dan jamuan-jamuan yg memperpanjang malam.

Orang-orang datang dan berkumpul. Kadang ruang yang disediakan penuh, kadang tidak. Namun ukuran keberhasilan perayaan ini tampaknya beberapa kali disampaikan oleh @nursalimyadi_ tidak diletakkan pada seberapa besar keramaian yang berhasil dihimpun. Justru berupaya untuk tidak menjadi besar dalam pengertian yang tunggal, melainkan menjadi banyak. Banyak percakapan, banyak pertemuan, banyak kemungkinan kolaborasi, serta banyak cara untuk mendengar maupun didengar, dan saling bersahut-sahutan.

Habe Fest 2026
@habefest @balaantumaan @martapala47 taken in Pontianak, Indonesia by @balaantumaan
12
4 months ago
Download
Selama dua hari, 16 musisi pontianak bertemu dan berkolaborasi dengan Xhabarabot Voice Machines (XVM) yang difasilitasi oleh Rully Shabara @rshabara 

Dengan menemukan konfigurasi antar bunyi akustik instrumen dan suara manusia terhadap respon yang muncul lewat interaksi dengan XVM, enam grup musisi akan menampilkan hasil lokakarya tersebut dengan beragam gaya, mulai dari tetabuhan perkusi, drone dan feedback, instrumen baru, kata-kata, hingga gerak tubuh. 

Bersama dengan penampilan dari Rully Shabara (Senyawa) dan Reza Zulianda (Balaan Tumaan), HABE SERIES Edisi kedua, akan hadir malam ini, Selasa, 10 Februari 2026 pukul 19.00 di Port 99, Pontianak. Gratis. 

Para musisi kolaborator:
@anandaaristidewa  @anggakhasbullah  @atuy_yutajama @bob_gloriaus  @fadhli_di @irfanrusbi @kulit_sawo @miyasalparis @muhammadfahrul_  @nararya.music @pae_yackup  @syahbandirami  @walkerirfan 

Cuplikan Video oleh @rezadarwin 
© 2026 balaan tumaan taken in Pontianak, Indonesia by @balaantumaan
4
8 months ago
Download
HABE SERIES 2

Habe Series kedua membaca suara manusia pada batasan-batasan yang lebur, manusia dan non-manusia, kontrol dan otomatisasi, serta fenomena lainnya dengan menghadirkan Rully Shabara dan Reza Zulianda. 

Selasa, 10 Februari 2026, Pukul 19.00 WIB
Balaan Tumaan - Port 99, Pontianak
Gratis

Acara ini dikelola bersama oleh Balaan Tumaan dengan dukungan @port99.id dan @martapala47 
-

Reza Zulianda menghadirkan kedalaman teks dan suara manusia ke dalam dimensi bunyi yang abstrak dan elegan. Proyek seninya melintasi batasan-batasan identitas dengan tetap meletakkan suara manusia sebagai bagian primal dari materi karya-karya musiknya. 

Rully Shabara dan suaranya terus berevolusi yang ditandakan dengan wujud AI Xhabarabot Voice Machines—sebuah platform daring berbasis sumber terbuka yang mengundang pengguna untuk berinteraksi dan memanipulasi sampel suaranya. Proyek ini membuka kemungkinan baru dalam cara mendengarkan dan bereksplorasi, sekaligus memperluas bahasa bunyi yang telah lama dikembangkan Shabara.

Video: Jim Sellers (Rully Shabara), Reza Darwin (Reza Zulianda) taken in Pontianak, Indonesia by @balaantumaan
4
8 months ago
Download

Download All

Save the photos and videos currently loaded on this page.

0Photos
0Videos
Ready to download 0 / 0

Keep this tab open until your download is ready.

back to up