Instagram story viewer> @dafidab> Posts
2.3K
followers
1014
following
Mojok | Dosen
POSTS STORIES REELS TAGGED
Ada yang lebih menakutkan dari diktator, yakni lingkaran orang-orang yang selalu bilang, “Siap, Bos.”

Sayang sekali, kadang orang yang paling berkuasa justru yang paling berjarak dengan kenyataan. by @dafidab
6
8 months ago
Download
Info valid A1 sih ini. Dijamin langsung ACC Skripsi.

#dosen #uin #solo taken in UIN Raden Mas Said Surakarta by @dafidab
36
a month ago
Download
Tayang kemarin. Repost dari IG @koran.jawapos. by @dafidab
5
2 months ago
Download
Logika panci presto tidak sama dengan panci biasa. Kalau panci biasa tidak kuat dengan tekanan, maka panci presto justru sebaliknya. Sayang, dalam kondisi tertentu panci presto bisa berbahaya, terutama kalau seseorang tidak paham logikanya.

Persis seperti logika Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi) saat membatasi akses (geo-blocking) konten Instagram Magdalene, konten infografis tentang kasus air keras terhadap Andrie Yunus, aktivis KontraS.

Selengkapnya baca di web Islamsantun.org

#IslamSantun #OpiniIslamSantun by @dafidab
6
6 months ago
Download
Bedah Buku #63

ISLAM KITA
GAK KE
MANA-MANA
KOK DISURUH
KEMBALI

Karya Syafawi Ahmad Qadzafi @dafidab

📅 Jumat, 06 Maret 2026
⏰️ 15.27-17.53 WIB
📍 Omah Santri, Gedung Laboratorium @uin.surakarta

#serambikata #komunitasserambikata #obrolanbuku #islamkitagakkemanamanakokdisuruhkembali by @dafidab
0
8 months ago
Download
Hari ini Mama-nya Skala ulang tahun. Yang ke berapa, kamu tak perlu tahu (itu sensitif, hehe).

Menjadi sensitif itu adalah alasan juga, sudah berapa ulang tahun saya tak pernah lelah untuk merayakannya. Mendoakannya. Membuatkan status Facebook khusus untuknya. Juga kadang cengcengin karena sudah sebegitu banyak ucapannya.

Untuk memberi gambaran sepanjang apa perjalanan ucapan ulang tahun ini. 

Ucapan seperti ini sudah "ada" sejak kami lulus SD (sampai ketika anak kami berdua beneran sudah SD). Sudah berlangsung sejak Presiden era Megawati, SBY dua kali, Jokowi dua kali, sampai dengan Prabowo.

Sudah ada sejak Manchester United masih menangan bersama Sir Alex Ferguson, sampai kalahan, lalu (hampir) menangan lagi belakangan.

Sudah ada pula sejak Invasi Amerika ke Irak, ke Afghanistan, sampai penculikan Presiden Venezuela. Sejak Presiden Amerika, George W. Bush (Junior), Obama, sampai Trump (lagi).

Sudah ada sejak Mamanya Skala sekolah di Mangkuyudan, di Kalibeber, di Pare, di Madura, di STAIN Surakarta saat bukaan pertama Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, sampai kemudian saya malah jadi dosen di sana sampai bikin dosen-dosen Mama-nya Skala jadi teman-teman saya.

Perjalanan ini begitu panjang, kalau mengingat ke belakang. Tapi begitu awal, kalau mengingat apa yang belum tergapai di depan.

Ada begitu banyak kekhawatiran, meski ada juga begitu banyak kebahagiaan.

Kami tahu, belakangan dunia sedang tidak baik-baik saja, tapi itu tidak apa-apa selama kami masih bisa kasih Skala makan yang banyak, pendidikan yang layak, dan jadi Mama yang kocak.

Memang betul, banyak hal yang belum keturutan. Ada banyak peristiwa yang bikin nangis, situasi-situasi kritis, sampai gangguan finansial yang kronis. Tapi--insya Allah--kami tak pernah benar-benar ngeluh.

Karena toh, daripada khawatir kami belum bisa menggapai sebegitu banyak cita-cita kami, kami lebih bersyukur karena bisa jadi kami sudah hidup di dalam cita-cita kami waktu masih muda dan unyu-unyu.

Long live the Queen. You are the guardian of Skala and me. by @dafidab
5
8 months ago
Download
Dikirimi foto oleh teman pada suatu acara kerja sama Yayasan Gusdur-ian dengan Prodi Pemikiran Politik Islam (PPI) UIN Surakarta.

Bersama teman-teman peserta, kami bercerita tentang tiga hal saja di sana. Misinformasi, disinformasi, dan malinformasi. 

Dari kesalahan informasi tanpa intensi kejahatan, sampai kesalahan informasi yang sengaja diciptakan dan disebarluaskan. Atau informasi benar yang sengaja disebarluaskan (justru) untuk menghancurkan.

Perbincangan yang ujungnya mengarah pada one of the best believable quotes untuk prinsip saya sebagai seseorang yang mengajar tentang jurnalistik beserta politik di sekitarnya.

"Dan janganlah karena kebencianmu terhadap suatu kaum, membuat kamu tidak berlaku adil (kepada mereka)...." by @dafidab
12
a year ago
Download
Ojol jadi entitas sosial baru dalam masyarakat Indonesia. 

Kelompok ini tidak berideologi, tidak partisan, tidak berlandaskan agama, suku, maupun ras. Mereka lintas bahasa, lintas pendidikan, lintas budaya, dan lintas latar sosial lainnya.

Kesamaan utama yang mempersatukan mereka hanya satu: bukan pemilik modal. Jadi yang mereka pertaruhkan bukan lagi harta, tapi jiwa raga.

Mereka tidak seperti mahasiswa yang punya bendera sendiri-sendiri. Tidak seperti kelompok agamawan yang memiliki orientasi ideologi ormas tertentu. 

Mereka tidak menampilkan identitas itu. Mereka murni.

Murni sebagai kerumunan yang chaos, tapi punya solidaritas yang tinggi.

Di sisi lain, mereka bukan serikat atau organisasi masyarakat dengan struktur, pemimpin, dan koordinasi yang jelas. 

Ini membuat mereka susah untuk dilemahkan, dipecah belah, atau diadu satu sama lain. Karena tidak ada yang bisa dipegang dari mereka.

Kini, mereka bersatu lagi. Bergerak atas nasib yang sama. Penderitaan yang sama. 

Alasan sederhana. Alasan yang jadi landasan kenapa negara ini ada. Dulunya.

Winter is coming. 

And they know nothing. taken in 'KONOHA' by @dafidab
1
a year ago
Download
Bapakku Aktivis, Anak-anaknya Juga. by @dafidab
17
2 years ago
Download
Yang tersisa bukan cuma kenangannya saja, tapi hal-hal baiknya juga. by @dafidab
3
2 years ago
Download
Mau menginfokan, Gaes. Buku Mojok dan EA Books sedang promo Pesta Buku Online Diskon up to 80% pada tanggal 5-15 Desember 2024. 

Nah, diskon itu ternyata termasuk untuk buku saya juga. Bagi yang ingin dapat diskon buku-buku saya, bisa memberikan kode voucher khusus penulis yang bisa diklaim saat pembelian di Bukumojok.com.

Jika berkenan dapat diskonan, silakan DM saya, nanti saya kirimkan kode vouchernya.

Yuk. Mumpung nih. by @dafidab
0
2 years ago
Download
Kalau Anda bertanya, pose apa ini? 

Ini pose "patuh" namanya.

"Ayah berdiri di sini ya. Lihat ke sana. Tangannya begini."

Oke, siap. Laksanaken, Jenderal! by @dafidab
9
3 years ago
Download

Download All

Save the photos and videos currently loaded on this page.

0Photos
0Videos
Ready to download 0 / 0

Keep this tab open until your download is ready.

back to up