Instagram story viewer> @ferinurro_> Posts
11.5K
followers
177
following
👉 CreativePreneur | StoryTeller | Brand Activist
👉 Publishing & Creative Labs @cultur.id
👉 Brand Strategic @tdkindonesia
POSTS STORIES REELS TAGGED
Jangan Biarkan Kehebatanmu Mati Tanpa Nama !

Pernahkah kamu membayangkan, berapa banyak peluang yang hilang hanya karena orang tidak tahu siapa kamu dan apa yang kamu bisa?

Banyak orang hebat terkubur dalam ketidaktahuan. Mereka punya karya, punya mimpi, tapi suaranya kalah oleh bisingnya dunia digital.

Mereka menunggu "keajaiban" datang, padahal pintu keajaiban itu bernama Personal Branding.

Kitab 1% Personal Branding bukan sekadar panduan media sosial. Ini adalah surat cinta untuk potensimu yang belum sempat bersinar.

Kita akan berjalan perlahan melalui tiga tahap sederhana:

🌱 Fondasi: Menemukan kembali "api" dalam dirimu yang mungkin sempat padam karena ikut-ikutan orang lain.

💬 Komunikasi: Belajar bicara dari hati ke hati, hingga duniamu bukan lagi soal angka, tapi soal manusia.

✨ Evaluasi: Merawat pertumbuhanmu, meski hanya 1% setiap hari, karena yang konsisten akan selalu menang dari yang sekadar ambisius.

Jangan biarkan anak cucumu nanti hanya mengenalmu sebagai sosok yang pernah ada, tapi biarkan mereka mengenalmu sebagai sosok yang berdampak.

Dunia butuh versimu yang paling jujur. Dan perjalanan itu dimulai dari sini.

👇 Mulai Perjalanan 1% Kamu Sekarang juga ! Click link di Bio 

#PersonalBranding #onepercent by @ferinurro_
0
6 months ago
Download
Butuh Waktu 1000 Tahun Untuk Menghancurkan Tembok Konstantinopel

Bayangkan sebuah benteng yang begitu tangguh hingga membuat puluhan kekaisaran putus asa hanya dengan menatap bayangannya. Selama lebih dari satu milenium, Tembok Theodosius bukan sekadar tumpukan batu dan mortir; ia adalah perisai terakhir peradaban Romawi Timur yang seolah-olah dikunci oleh tangan Tuhan. Dari Hun yang ganas hingga bangsa Arab yang ambisius, semua datang dengan mimpi penaklukan, namun pulang dengan kehancuran di kaki tembok yang sama.

Benteng yang Menolak Runtuh
Konstantinopel adalah anomali sejarah. Dibangun pada abad ke-5, sistem pertahanan ini terdiri dari tiga lapis perlindungan: parit raksasa, tembok luar, dan tembok dalam yang menjulang setinggi 12 meter. Selama 1.000 tahun, tembok ini berhasil mematahkan setiap taktik pengepungan kuno yang pernah diciptakan manusia. Ia selamat dari gempa bumi hebat, pengkhianatan dari dalam, hingga serangan ribuan kapal perang. Tembok ini bukan hanya pembatas fisik, melainkan simbol bahwa selama ia berdiri, kekaisaran belum mati.

Ketika Zaman Berganti
Namun, sejarah memiliki cara unik untuk mengakhiri sebuah legenda. Pada tahun 1453, Sultan Mehmed II dari Turki Utsmani membawa sesuatu yang belum pernah dilihat dunia sebelumnya: The Great Turkish Bombard. Meriam raksasa ini melontarkan bola batu seberat ratusan kilogram yang akhirnya mampu merobek batu-batu tua yang telah bertahan selama sepuluh abad. Dunia sedang bertransisi; era ksatria berbaju zirah dan tembok batu yang tak tertembus mulai luntur oleh mesiu dan inovasi teknologi.

Tembok Konstantinopel tidak runtuh karena lemah, ia runtuh karena waktu telah melahirkan zaman yang baru. Butuh waktu seribu tahun dan penemuan bubuk mesiu untuk meruntuhkan pertahanan yang paling keras kepala dalam sejarah manusia. Hingga hari ini, sisa-sisa reruntuhannya di Istanbul tetap berdiri membisu, mengingatkan kita bahwa sekuat apa pun sebuah perlindungan, tidak ada yang bisa benar-benar menahan laju perubahan zaman.

#konstantinopel #onepercent by @ferinurro_
1
6 months ago
Download
@CulturTalks with @padinmusa tentang budaya lintas negara ! 

Momen epic at @kustomfest @translexi.id 

Tunggu ya ulasan lengkapnya,... 

#cultur by @ferinurro_
2
3 days ago
Download
THE BUILD-UP BEGINS.

Suara perkakas, derap langkah, dan aktivitas tanpa henti. Loading in & preparation Kustomfest 2026 dimulai sepekan ini. Setiap sudut gedung mulai hidup, setiap detail dipersiapkan. Direkam secara raw, tanpa musik tambahan—hanya suara asli dari balik layar menuju Kustomfest 2026.

See you at @kustomfest 
10-11 Oktober 2026
JEC - Jogja 

#kustomfest #cultur taken in Jogja Expo Center (JEC) by @ferinurro_
0
6 days ago
Download
KRIYA INDONESIA LAGI NAIK LEVEL

Kerajinan tangan mungkin terdengar old school. Tapi di INACRAFT 2026, ceritanya mulai berubah.

Hari ini, Rabu (7/10), INACRAFT October Vol. 5 resmi dibuka di JCC, Senayan. Membawa tema “Techno Craft”, gelaran ini mempertemukan dunia kriya dengan teknologi, desain, kreativitas, dan pasar baru.

Ada ratusan brand dan pelaku usaha yang membawa karya masing-masing—dari produk tradisional sampai kreasi yang terasa jauh lebih kontemporer.

Dan ini menarik: ketika Gen Z mulai kembali mencari barang yang punya cerita, identitas, proses, dan sentuhan manusia, kriya justru punya momentum baru.

Karena yang sedang dicari bukan sekadar “barang bagus.”

Tapi sesuatu yang punya karakter.

INACRAFT 2026 berlangsung 7–11 Oktober di JCC, Jakarta.

Pertanyaannya sekarang: apakah kriya Indonesia cuma akan jadi warisan, atau bisa menjadi bagian dari gaya hidup generasi berikutnya? taken in JCC Jakarta Convention Center by @ferinurro_
1
8 days ago
Download
Kondisi udara di Jambi hari ini belum juga membaik dan justru semakin memprihatinkan akibat kepungan asap karhutla. Kualitas udara terus bertahan di level “Berbahaya” (Hazardous) dengan fluktuasi indeks AQI di berbagai titik pantau melonjak ekstrem antara 521 hingga 771. Imbas dari pekatnya asap ini tidak main-main; langit sore Jambi dilaporkan sempat menguning, dan jarak pandang di Bandara Sultan Thaha sempat anjlok hingga hanya 800 meter saja.

Warga tidak boleh terus menerus dikorbankan untuk menghirup udara beracun. Di tengah situasi krisis ini, jejaring media dan penyebaran konten kreatif yang ada bisa menjadi kekuatan besar untuk membangun gerakan solidaritas bersama. Dan peran pemerintah sangat penting di situasinseprti ini by @ferinurro_
11
9 days ago
Download
HP SEKARANG KAMERANYA MAKIN GILA. TERUS KENAPA ANAK MUDA MALAH CARI DIGICAM JADUL?

Kamera smartphone sudah bisa bikin foto supertajam, malam hari tetap terang, wajah auto mulus, bahkan AI bisa ikut “memperbaiki” hasilnya.

Tapi di sisi lain, anak muda malah berburu kamera digital tahun 2000-an.

Digicam kecil. CCD. Flash keras. Foto kadang blur. Noise di mana-mana. Warna bisa random.

Dan anehnya, justru itu yang dicari.

Karena di era ketika semua foto bisa dibuat terlalu sempurna, hasil yang sedikit berantakan terasa lebih real.

Ada nostalgia, iya. Tapi bukan cuma soal ingin kembali ke masa lalu.

Digicam membuat proses memotret terasa beda. Tidak ada portrait mode. Tidak ada beauty filter. Tidak ada AI yang ikut campur. Jepret, lihat hasilnya, selesai.

Foto akhirnya bukan cuma dokumentasi. Ia menjadi momen yang punya karakter.

Mungkin anak muda bukan sedang mencari kamera jadul.

Mereka sedang mencari sesuatu yang hilang dari kamera modern: ketidaksempurnaan.

Karena kalau semua orang bisa punya foto yang flawless, mungkin foto yang sedikit kacau justru lebih punya cerita.

Menurut kamu, digicam ini bakal jadi kultur baru atau cuma tren sesaat? by @ferinurro_
0
10 days ago
Download
PUNYA RP1,5 TRILIUN—LALU KEHILANGAN DIRI SENDIRI?

Conor McGregor pernah punya semuanya: uang, ketenaran, sabuk juara, dan status sebagai salah satu petarung paling ditakuti di dunia.

Tapi setelah kekayaannya menembus triliunan rupiah, sesuatu berubah.

Petarung yang dulu dikenal sangat disiplin dan lapar kemenangan mulai identik dengan pesta, kontroversi, konflik, dan berbagai masalah hukum.

Dari melempar troli ke bus UFC, terlibat perkelahian di ruang publik, hingga sederet kontroversi lainnya—nama McGregor semakin sering muncul bukan karena prestasinya di oktagon.

Yang lebih menarik, performanya di arena juga ikut menurun.

Seolah-olah, setelah mendapatkan hampir semua yang ia kejar, McGregor kehilangan alasan untuk tetap menjadi versi terbaik dirinya.

Uang mungkin tidak mengubah seseorang menjadi orang lain.

Uang justru bisa menghilangkan batasan yang sebelumnya memaksa seseorang untuk tetap terkendali.

McGregor menjadi contoh menarik tentang apa yang bisa terjadi ketika ambisi yang dulu mendorong seseorang untuk sukses tiba-tiba kehilangan tujuannya.

Karena pertanyaannya bukan lagi, “Seberapa kaya kamu?”

Tapi:

“Kalau kamu sudah punya semuanya, apa yang masih membuatmu tetap disiplin?”

Menurut kalian, kekayaan besar benar-benar bisa mengubah seseorang, atau justru hanya menunjukkan sifat aslinya yang selama ini tersembunyi? by @ferinurro_
0
10 days ago
Download
200 Karya, Satu Panggung: Builder Indonesia Naik Kelas di IMX 2026

IMX 2026 bukan sekadar tempat melihat mobil modifikasi. Di sini, kualitas karya builder Indonesia sedang dipertaruhkan di panggung yang lebih tinggi.

Sekitar 200 mobil modifikasi terbaik Indonesia akan hadir dalam program NMAA Ultimate Builder di IMX 2026 “Next Gen Culture”. Seluruhnya telah melewati proses kurasi ketat oleh builder internasional Big Mike, sosok yang pernah masuk Top 10 SEMA Battle of the Builders.

JDM, retro, stance, hingga street racing akan mengisi Hall 1, 2, dan 3 ICE BSD. Bukan sekadar parade gaya, tetapi representasi bagaimana kultur modifikasi Indonesia terus berkembang dan mampu berbicara di level internasional.

Menariknya, lima builder terbaik nantinya akan menentukan mobil pilihannya sendiri melalui mekanisme voting antarbuilder—tanpa boleh memilih kendaraan milik sendiri. Sebuah sistem yang menempatkan apresiasi dan sportivitas sebagai bagian penting dari kompetisi.

NMAA Ultimate Builder juga berkolaborasi dengan Hot Wheels Legends Tour Indonesia 2026, membuka peluang bagi karya terbaik untuk melangkah menjadi diecast skala global.

Kalau ingin melihat seperti apa masa depan kultur modifikasi Indonesia, datang dan lihat langsung.

📍 ICE BSD
📅 9–11 Oktober 2026
🎟️ Tiket on the spot mulai Rp100.000.

Sampai jumpa di IMX 2026. Jangan cuma lihat dari layar. taken in Jakarta, Indonesia by @ferinurro_
0
11 days ago
Download
SEBERAPA TUA RENDANG INDONESIA?

Bukan sekadar makanan Padang. Rendang adalah jejak perjalanan panjang budaya Minangkabau.

Tak ada catatan yang bisa memastikan kapan rendang pertama kali diciptakan. Namun, jejak tradisi memasak yang berkaitan dengan marandang telah muncul dalam catatan kesusastraan Melayu sejak sekitar abad ke-16.

Dalam tradisi Minangkabau, marandang bukan sekadar memasak daging. Proses memasak santan dan rempah secara perlahan hingga kadar airnya menyusut membuat makanan menjadi jauh lebih awet. Teknik ini sangat relevan dengan budaya merantau—ketika makanan harus mampu bertahan dalam perjalanan panjang.

Dari sinilah rendang menarik dibaca bukan hanya sebagai kuliner, tetapi sebagai teknologi pangan sekaligus artefak budaya.

Perjalanannya kemudian mengikuti mobilitas orang Minang. Dari pedalaman Sumatra, pesisir, jalur perdagangan, hingga berbagai wilayah rantau. Bentuk dan bahan rendang pun beradaptasi: bukan hanya daging sapi, tetapi juga kerbau, ayam, telur, lokan, hingga bahan lokal lainnya.

Jadi, apakah rendang berusia 400 atau 500 tahun?

Belum ada bukti yang cukup untuk menetapkan angka pasti. Yang jelas, tradisi kuliner yang melahirkan rendang telah memiliki akar sejarah setidaknya beberapa abad.

Dan mungkin, rahasia terbesar rendang bukan pada usianya.

Melainkan pada kemampuannya bertahan, beradaptasi, dan ikut berjalan bersama manusianya.

Menurut kamu, rendang lebih tepat disebut makanan, teknologi pangan, atau artefak budaya? by @ferinurro_
0
11 days ago
Download
DI SHENZHEN, MOBIL TAK LAGI MENCARI TEMPAT PARKIR. ROBOT YANG MENCARIKANNYA.

Di tengah kota yang semakin padat, Shenzhen, China, mulai mengubah cara manusia memarkir kendaraan. Bukan dengan memperluas lahan, tetapi dengan membuat mobil ditata secara vertikal oleh robot.

Salah satu contohnya berada di Tian An Cyber Park, Futian. Sistem parkir otomatis di lokasi ini menggabungkan gantry robot dan lift vertikal untuk memindahkan serta menyimpan kendaraan ke slot yang tersedia.

Hasilnya, kapasitas parkir meningkat dari 96 menjadi 182 kendaraan, tanpa perlu memperluas footprint area.

Cara kerjanya sederhana. Pengemudi cukup membawa mobil ke area penerimaan dan keluar dari kendaraan. Setelah itu, sistem mengambil alih: mobil diangkat, dipindahkan, lalu ditempatkan secara otomatis ke slot yang tersedia.

Ketika kendaraan dibutuhkan kembali, sistem mengambilnya dari tempat penyimpanan. Rata-rata proses pengambilan disebut hanya membutuhkan sekitar 60 detik.

Konsep serupa juga dikembangkan di Shenzhen Children's Park melalui sistem parkir bawah tanah berbasis robot AGV dengan kapasitas yang dirancang mencapai 440 kendaraan.

Bagi kota dengan pertumbuhan kendaraan dan keterbatasan lahan seperti Shenzhen, teknologi ini menunjukkan satu hal: masa depan parkir mungkin bukan tentang mencari lahan baru, tetapi memaksimalkan ruang yang sudah ada.

Karena di kota masa depan, bahkan tempat parkir pun bisa bekerja seperti sebuah mesin.

Pertanyaannya: kapan teknologi seperti ini hadir di kota-kota Indonesia?

🎥 Moh In Shemzhen by @ferinurro_
1
11 days ago
Download
Xtreme Impact: Menyeberangi Selat Madura untuk Timbulsloko

Bagi sebagian orang, berenang 3,8 kilometer mungkin sekadar tantangan. Bagi Xtreme Impact, jarak itu adalah cara untuk membawa perhatian pada persoalan yang jauh lebih besar: kehidupan warga pesisir Timbulsloko.

Diinisiasi Arto Biantoro, Xtreme Impact 2026 akan membawa aksi berenang melintasi Selat Madura pada 30 Oktober–1 November 2026. Sebanyak enam alumni Kolese Kanisius dan perenang lainnya terlibat dalam gerakan ini. 

Tujuannya jelas: mendukung perempuan nelayan dan masyarakat Desa Timbulsloko, Demak, yang bertahun-tahun menghadapi dampak rob dan intrusi air laut.

Di tengah kepungan air, warga justru kesulitan mendapatkan air bersih. Intrusi air asin telah merusak sumur-sumur warga, membuat air tawar berubah dari kebutuhan sehari-hari menjadi sesuatu yang semakin sulit dan mahal untuk diperoleh. 

Xtreme Impact kemudian membawa gerakan ini lebih jauh. Bukan sekadar menggalang perhatian, tetapi mendorong hadirnya instalasi air bersih yang berkelanjutan bagi perempuan dan warga Timbulsloko. 

Yang menarik, masyarakat tidak ditempatkan hanya sebagai penerima bantuan. Mereka diajak berdiskusi, menyampaikan kebutuhan, dan ikut merancang masa depan kampungnya sendiri. 

Karena pada akhirnya, yang ingin diseberangi Xtreme Impact bukan hanya Selat Madura. Tetapi juga jarak antara kepedulian dan aksi nyata. taken in Jakarta, Indonesia by @ferinurro_
3
12 days ago
Download

Download All

Save the photos and videos currently loaded on this page.

0Photos
0Videos
Ready to download 0 / 0

Keep this tab open until your download is ready.

back to up