Instagram story viewer> @laitsdaily_> Posts
175
posts
704
followers
544
following
👶 𝐋𝐚𝐢𝐭𝐬 𝟑 𝐲.𝐨
🌊 ᴛᴏᴅʟᴇʀ ʟᴇᴀʀɴɪɴɢ ᴀᴄᴛɪᴠɪᴛɪᴇs
ʟɪᴛᴇʀᴀᴄʏ ᴇɴᴛʜᴜꜱɪᴀꜱᴛ || ʙᴏᴏᴋ ʀᴇᴠɪᴇᴡᴇʀ 📚
@keranjang_cintya & @littletreasuree_
POSTS STORIES REELS TAGGED
Download All
Bakalan sering ngadain challenge kaya gini biar otak anak tetep terasah. hafalan itu harus selalu dimuroja'ah agar tidak lupa. Allahumma baarikh 🤎✨ 

Support kami ya jangan lupa follow @Laitsdaily_ untuk ide bermain & parenting lainnya � Barakallahu fiikum

#laitsdaily #millestoneanak #tumbuhkembanganak #ibudananak by @laitsdaily_
4
2 months ago
Download
Untuk Buku buku adek mama prioritas kan masalah Tauhid terlebih dahulu untuk membangun pondasi keimanan anak. Buku dari @penerbit.ahlan ini oke banget yang seri detektif Tauhid. Hal ini agar anak semakin berfikir kritis dan tidak mudah dibohongi 

Support kami ya jangan lupa follow @Laitsdaily_ untuk ide bermain & parenting lainnya � Barakallahu fiikum

#laitsdaily #reviewbuku #readingbook #bukutauhidanak by @laitsdaily_
8
2 months ago
Download
Tau kan kalo manfaat sensory play itu buuuanyak buanget. Tapiii nihh kadang kita maless banget buat prepare bahan²nya. Nah untungnya mama stok bubuk sensoryplay dari zimplikids. Ada banyak pilihan varian sensoryplay mulai dari slime, pasir dll 

Ayo langsung beli @seraphinaeducationalcorner dan mainkan juga 🤎 

#seraphinaeducationalcorner #sensoryplay #idebermain by @laitsdaily_
7
2 months ago
Download
Ternyata kegiatan ini sangat bermanfaat yaa

Memperkuat Otot Inti dan Tubuh Atas: Melatih otot lengan, bahu (latissimus dorsi), dan punggung bagian atas. Ini membantu anak lebih lincah dalam aktivitas sehari-hari.

Memperbaiki Postur Tubuh: Bergelantungan membantu menarik dan meluruskan tulang belakang yang tegang. Meskipun tidak secara instan memanjangkan tulang, ini mencegah kebiasaan membungkuk sehingga postur anak menjadi lebih tegak dan terlihat lebih tinggi.

Meningkatkan Keterampilan Motorik: Membantu anak belajar mengkoordinasikan gerakan tangan dan kaki, serta meningkatkan kekuatan genggaman tangan. 

Mendukung Pertumbuhan Tulang: Latihan menahan beban dan peregangan ini merangsang pertumbuhan tulang agar lebih kuat dan sehat di masa depan.

Support kami ya jangan lupa follow @Laitsdaily_ untuk ide bermain & parenting lainnya � Barakallahu fiikum

#laitsdaily #tumbuhkembanganak #gym #pullupbar #membentukototanak by @laitsdaily_
12
3 days ago
Download
Ini Cara mama mengajarkan anak bulan Hijriyah dengan metode bernyanyi yang fun 🥰🤎

Support kami ya jangan lupa follow @Laitsdaily_ untuk ide bermain & parenting lainnya � Barakallahu fiikum

#laitsdaily #parenting #laguanak #bulanhijriyah #stimulasianak by @laitsdaily_
19
6 days ago
Download
Bermain coding stiker dot , ide main low prep cuma 2 bahan. Siapin kertas yang dikasih garis dan stiker dot. Udah tau kan pasti manfaat coding untuk anak. Nah kegiatan ini bisa dilakuin untuk anak usia 2,5+ yaa 
Ayoo main juga

Support kami ya jangan lupa follow @Laitsdaily_ untuk ide bermain & parenting lainnya � Barakallahu fiikum

#laitsdaily #coding #idebermaincoding #idebermainstikerdot by @laitsdaily_
7
9 days ago
Download
Di Jepang, tanggung jawab bukan diajarkan lewat ceramah panjang. Ia dibentuk melalui kebiasaan kecil yang dilakukan setiap hari hingga menjadi bagian dari karakter anak.

Fakta menariknya, anak anak Jepang sejak sekolah dasar terbiasa membersihkan kelas, mengatur perlengkapan belajar, melayani makan siang teman temannya, bahkan pergi ke sekolah tanpa selalu ditemani orang tua. Mereka tidak menunggu dewasa untuk belajar bertanggung jawab. Mereka dilatih sejak masih kecil.

Lihat saja kehidupan sehari hari. Banyak anak baru diminta bertanggung jawab ketika sudah remaja. Sebelum itu, hampir semua urusan diselesaikan oleh orang tua. Akibatnya, anak tumbuh dengan keyakinan bahwa selalu ada orang lain yang akan membereskan kesalahannya.

Jepang mengambil jalan berbeda. Mereka memahami bahwa tanggung jawab bukan kemampuan yang muncul tiba tiba. Ia tumbuh perlahan melalui pengalaman, kebiasaan, dan kepercayaan yang diberikan kepada anak sejak dini.

1. Memberi Tugas Nyata, Bukan Sekadar Nasihat

Banyak orang tua rajin menasihati anak tentang tanggung jawab, tetapi jarang memberi kesempatan untuk mempraktikkannya. Anak akhirnya memahami konsepnya, tetapi tidak memiliki pengalaman menjalankannya.

Di Jepang, anak diberi tugas sederhana sesuai usia mereka. Ada yang bertanggung jawab merapikan meja makan, menyusun perlengkapan sekolah, atau membantu pekerjaan rumah. Dari aktivitas kecil itulah mereka belajar bahwa setiap anggota keluarga memiliki peran yang harus dijalankan.

2. Membiarkan Anak Merasakan Konsekuensi

Orang tua sering tergoda menyelamatkan anak dari setiap kesalahan. Ketika lupa membawa tugas, orang tua buru buru mengantarkannya. Ketika membuat masalah, orang tua segera membereskan semuanya.

Anak Jepang diajarkan bahwa setiap tindakan memiliki akibat. Jika mereka lupa sesuatu, mereka belajar menghadapi situasinya. Pengalaman semacam ini memang tidak nyaman, tetapi justru membangun kesadaran bahwa tanggung jawab tidak bisa dipindahkan kepada orang lain. 

Lanjut baca caption! #parenting #laitsdaily #ibudananak #fyp #tumbuhkembanganak by @laitsdaily_
7
11 days ago
Download
First time brain gym modal stiker dot. Start usia 3+ ya mam ayooo main juga

Support kami ya jangan lupa follow @Laitsdaily_ untuk ide bermain & parenting lainnya � Barakallahu fiikum

#laitsdaily #braingym #braingame #idebermain by @laitsdaily_
5
14 days ago
Download
Dulu, kalimat seperti ini sempat membuat mama terusik.mama merasa sudah berjuang mati-matian menjadi orang tua yang baik.

 Namun, sebuah kesadaran akhirnya menampar mama: saat ikatan mama dengan Allah kuat, mama bisa menghadapi anak dengan sabar, pemaaf, dan tenang. Sebaliknya, begitu jarak dengan-Nya menjauh, hal sekecil apa pun langsung memicu amarah. Anak menumpahkan minum, bertanya terus-menerus, atau berbuat salah sedikit saja, respons mama langsung membentak dan melabeli mereka buruk.

Masalahnya bukan pada kenakalan anak, melainkan ruang hati kita yang sedang keruh. Saat hati dipenuhi syukur, zikir, dan kesadaran bahwa Allah selalu mengawasi, tutur kata kita kepada anak pasti akan lebih terjaga. 

Kita sadar setiap ucapan akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan-Nya.
Mendidik anak bukan cuma soal membentuk karakter mereka, tapi adalah madrasah bagi kita untuk berkaca dan memperbaiki diri. Anak adalah cermin dari sejauh mana kita bisa mengendalikan ego

Ternyata, bukan tingkah laku anak yang meluap, melainkan ego dan kekosongan hati kita. Mengasuh anak adalah jalan pulang untuk memperbaiki diri kita sendiri. Sebelum meminta anak berubah, tanyakan dulu pada diri: "Bagaimana kabar hatiku hari ini?" Karena cara kita memperlakukan anak adalah cerminan dari kedekatan kita dengan Sang Pencipta.

Sering kali, hatikulah yang perlu ditenangkan terlebih dahulu sebelum bisa menenangkan mereka.

#parenting #laitsdaily #islamicparenting #fyp by @laitsdaily_
7
18 days ago
Download
Kalau ada waktu luang relain kerja dua kali demi perkembangan anak yuk bun. Membiasakan anak dengan kegiatan rumah tangga agar anak terbiasa mandiri, serta melatih motorik nya. 

Siapa nih yang anaknya suka bantu bantu dirumah 🤎

Support kami ya jangan lupa follow @Laitsdaily_ untuk ide bermain & parenting lainnya � Barakallahu fiikum

#laitsdaily #montessori #stimulasimotorik #ibudananak by @laitsdaily_
14
19 days ago
Download
Nemuin buku unik dengan multiending pertama di Indonesia 🤎 

Jujur awalnya bingung banget sama buku ini kok membaca buku ga sesuai halamannya sih?! Eitt tapi setelah baca kita dibuat paham kalau dibuku ini itu setiap keputusan nya diambil oleh sang pembaca dan diakhir halaman ada analisis karakter anak loh jadi kita lebih bisa mengarahkan mereka kedepannya nanti harus gimana. 

Yang penasaran sama buku ini boleh komen "Mau" Yaaa

#reviewbuku #bukumultiending #bukuantariksa #bukuanak #parenting by @laitsdaily_
12
22 days ago
Download
NikWill pernah nanya ke Ahli Neurologi Anak, Prof. Hardiono:
“Ada dampaknya ngga sih Prof kalau kita terlalu cepat memasukkan anak ke sekolah?”
Jawaban beliau sederhana…
Prof. Hardiono ngebedah faktanya kayak giniii......

1. Fitrahnya anak usia 3-4 tahun itu belajar lewat eksplorasi fisik
Otak balita itu lagi aktif-aktifnya berkembang lewat sensorik.
Cara mereka menyerap ilmu? Bukan duduk anteng ngeliatin papan tulis.
Tapi lewat hal-hal yang sering bikin kita ngelus dada:
✔️ Suka ngacak-ngacak isi laci dapur
✔️ Hobi ngelempar mainan ke lantai
✔️ Lari kesana-kemari gak ada capeknya 
✔️ Masukin benda apa aja ke mulut

2. Salah kaprah tren zaman sekarang: Anak TK wajib bisa calistung
Ini tamparan keras buat kita semua. Banyak banget anak umur 6tahunan yang mau masuk SD, tapi tesnya udah kayak harus lancar baca, tulis, hitung. Padahal menurut ilmu psikologi anak, memaksakan beban akademis terlalu dini itu sangat tidak sehat.
Kalau emang mau masukin anak ke Playgroup, kata Prof. Hardiono cari yang kriterianya begini: Ibu cari sekolah yang isinya murni bermain....tapi ada sisipan sambil belajar
Bayangin kalau dari kecil mereka udah harus duduk anteng di ruangan dan dipaksa ngafal huruf…
Akibat nya
-Hormon kebahagiaan (dopamin) di otaknya bisa anjlok
-Anak jadi gampang stres dan jenuh sebelum waktunya

Ujung-ujungnya? Pas di rumah mereka meluapkannya lewat tantrum hebat dan susah diatur.

3. Bermain sampai "lunas" adalah modal utama anak pintar
Ini poin yang Prof. Hardiono garis bawahi banget.
Dari usia 0 sampai 6 tahun, pekerjaan utama anak itu cuma satu: BERMAIN.
Karena…
lewat main fisik dan sensori itulah:
• Otot-otot jemari mereka makin kuat buat persiapan nulis nanti
• Kontrol emosinya kebentuk pas harus nunggu giliran main

Lanjut dikomentar⬇️
#parenting #laitsdaily #tumbuhkembanganak #fyp by @laitsdaily_
7
23 days ago
Download
×

Download all media on this page

Photos Videos
back to up