Instagram story viewer> @martapala47> Posts
6.4K
followers
49
following
A film and design collective from Pontianak, West Kalimantan, with @studionutmeg47 as our studio division.
POSTS STORIES REELS TAGGED
Sumatera di penghujung 2025 bukan sekadar pendahuluan, tetapi contoh terang bagaimana Presiden Prabowo bekerja ketika bencana mencapai skala yang mematikan: meremehkan situasi, menolak penetapan status bencana nasional yang bisa membuka akses bantuan lebih luas, mengklaim masih mampu menangani krisis ketika daerah sudah kewalahan, lalu tidak serius melakukan pemulihan.

Pola ini menunjukkan bahwa bencana tidak hanya soal ancaman alam, tetapi juga bagaimana pemerintah meresponsnya. 

Ketika risiko sudah diketahui tetapi mitigasi diabaikan, kapasitas tidak diperkuat, dan respons terlambat, ketidakmampuan pemerintah dapat mengubah risiko-risiko dari tanda-tanda alam menjadi bencana dengan korban dan kerusakan yang lebih besar. by @martapala47
34
2 months ago
Download
Apa yang dapat kita lakukan untuk merawat simpul yang terbentang jauh?

Baik saat gawai, memasak bersama, ataupun bergurau santai di ruai, tiap pertemuan dengan kawan-kawan di Kalimantan Barat merupakan kesempatan yang membuat hati penuh. Melalui kesehariannya, mereka merawat alam, pengetahuan, dan hubungan dengan sesama. Melalui kemurahhatian mereka lah, kami belajar dari cerita tentang banyak hal yang mungkin tidak selalu mudah untuk diceritakan. 

Bagi kami, kemurahhatian itu pun tak hanya mengajak kami menjadi pendengar dari cerita kawan-kawan, tetapi juga membawa kami untuk turut berelasi dengan pengetahuan yang mereka bagikan. Juga mengingatkan kami untuk mendengar, memaknai, dan membagikannya kembali tanpa mengulang relasi maupun narasi yang eksploitatif dan ekstraktif. 

Satu tahun lebih setelah perjalanan pertama kami ke Kalimantan Barat berakhir, masih banyak catatan dan renungan yang kami miliki. Dan di tengah campur aduknya situasi akhir-akhir ini, semoga perkawanan menjadi hal yang menguatkan kita bersama.

Catatan pembelajaran Bakudapan bersama berbagai komunitas di Kapuas Hulu, Sintang, dan Sanggau, Kalimantan Barat juga tertuang dalam  Zine "Tanah, Air, dan Dapur: Menelusuri Ruas Sungai Kapuas” yang dapat diakses melalui tautan berikut: lnk.bio/bakudapantelusurkalbar 

Video: Aldi Khatami dan Reza Darwin
Editor: Aldi Khatami
Teks: Shilfina Putri Widatama by @martapala47
0
2 days ago
Download
Seribu satu proyek lahir di tanah Kalimantan. Baik yang besar maupun kecil, seketika ataupun berlangsung lintas generasi. 

Selama ini, seperti apa bentuk keterlibatan komunitas yang turut menggerakan proyek-proyek tersebut? Berbagai perubahan yang diceriterakan oleh kawan-kawan di Kalimantan Barat membawa kami pada pertanyaan ini. Ketika intervensi yang dilakukan lebih banyak melayani kebutuhan pihak lain daripada komunitas setempat dan tanpa keterlibatan yang bermakna, berbagai proyek yang hadir di sekitar justru dapat menciptakan ketergantungan yang mencerabut komunitas dari keseharian yang sekian lama mereka rawat. 

Catatan pembelajaran Bakudapan bersama berbagai komunitas di Kapuas Hulu, Sintang, dan Sanggau, Kalimantan Barat juga tertuang dalam Zine "Tanah, Air, dan Dapur: Menelusuri Ruas Sungai Kapuas” yang dapat diakses lewat tautan berikut: lnk.bio/bakudapantelusurkalbar 

Video: Aldi Khatami dan Reza Darwin
Editor: Aldi Khatami
Teks: Shilfina Putri Widatama by @martapala47
2
9 days ago
Download
Tujuan dan proses seperti apa yang menghasilkan kerusakan alam, pencemaran lingkungan, dan perubahan iklim yang kita alami hari ini?

Di tengah masifnya perubahan bentang alam dan segala kerentanan yang muncul, berulang dan meluas karenanya, menyoal kerusakan lingkungan bukan hanya perkara menunjuk siapa yang salah, terlebih kepada sesama di sekitar. 

Dalam berbagai kesempatan mendengar dan duduk bersama, kami juga belajar bahwa memahami kehadiran berbagai sistem yang menggerakkan serta merentankan kita adalah sebuah awalan dalam perlawanan.

Catatan pembelajaran Bakudapan bersama berbagai komunitas di Kapuas Hulu, Sintang, dan Sanggau, Kalimantan Barat juga tertuang dalam  Zine “Tanah, Air dan Dapur: Menelusuri Ruas Sungai Kapuas" yang dapat diakses lewat tautan berikut lnk.bio/bakudapantelusurkalbar 

Video: Aldi Khatami dan Reza Darwin
Editor: Aldi Khatami
Teks: Shilfina Putri Widatama by @martapala47
0
16 days ago
Download
Adakah yang bisa memaknai kesejahteraan secara tunggal?

Bertemu dan belajar dengan kawan-kawan di Kalimantan Barat menegaskan bahwa kesejahteraan bersifat relatif, dipengaruhi konteks sosial, ekologis, dan pengalaman masing-masing individu dan komunitas. Barangkali upaya untuk menjaga atau mencapai kesejahteraan adalah persoalan mewujudkan kehidupan yang bermartabat.

Seiring dengan berjalannya waktu dan berubahnya dunia di sekitar kita, barangkali pertanyaan ini tidak akan pernah selesai dan tidak ada jawaban yang seragam untuk tiap orang, komunitas, ruang, dan waktu. 

Catatan pembelajaran Bakudapan bersama berbagai komunitas di Kapuas Hulu, Sintang, dan Sanggau, Kalimantan Barat juga tertuang dalam  Zine “Tanah, Air dan Dapur: Menelusuri Ruas Sungai Kapuas" yang dapat diakses lewat tautan berikut lnk.bio/bakudapantelusurkalbar 

Video: Aldi Khatami dan Reza Darwin
Editor: Aldi Khatami
Teks: Shilfina Putri Widatama by @martapala47
2
23 days ago
Download
Ekspansi perkebunan sawit merenggut hutan dan mengubah bentang alam. Namun di Sanggau, pertemuan kami dengan kelompok ibu-ibu PKK Meliau Hulu dan teman-teman di Desa Sungai Ranas memperlihatkan bahwa kenyataan ini bukan hanya tentang hutan yang hilang, tetapi juga tentang berbagai bentuk kehidupan yang tumbuh dan bertahan di tengahnya.

Perempuan menjadi garda terdepan ketahanan pangan melalui segala yang mereka tanam di pekarangan. Kiat-kiat berhemat di dapur tanpa mengorbankan kenikmatan rasa lahir dari pengetahuan lokal, mulai dari membuat pekasam hingga mengolah kulat sawit.

Namun, ketika kehidupan mulai beradaptasi dengan ekspansi sawit, ancaman baru justru membayangi. Pertambangan bauksit dan emas ilegal datang merenggut kebun dan ladang sembari mencemari sungai.

Temukan cerita perjalanan kami belajar dari kawan-kawan dan komunitas di Sanggau sebagai rangkaian dari Festival Lestari ke 6 di berbagai luaran yang dapat diakses melalui tautan lnk.bio/bakudapantelusurkalbar

Video: Reza Darwin
Editor: Reza Darwin by @martapala47
1
2 months ago
Download
Lanskap yang berubah, dari ladang di belantara hutan menjadi perkebunan karet dan sawit turut menggeser pemaknaan terhadap tanah. Dari ruang berdaulat menjadi akses komoditas. Di Sintang, kami turut belajar tentang kiat-kiat meneruskan kedaulatan hidup melalui berbagai keseharian di rumah betang Ensaid Panjang. Hutan adat Tawang Serimbak adalah supermarket kehidupan. 

Di kota pun, resep dan cara memasak yang mengutamakan pengetahuan lokal tentang pangan dan budaya juga dihidupi oleh teman-teman di Jerau Cafe, Tempayan Project, dan Lab Inovasi Bestari. Percakapan dengan Bang Hipolitus Januar Pogo, Forum Komunikasi Masyarakat Sipil Kab. Sintang, dan Gemilang turut menuntun kami dalam memahami ragam resiliensi sehari-hari.

Temukan cerita perjalanan kami belajar dari kawan-kawan dan komunitas di Sintang sebagai rangkaian dari Festival Lestari ke 6 di berbagai luaran yang dapat diakses melalui tautan lnk.bio/bakudapantelusurkalbar

Video: Reza Darwin
Editor: Reza Darwin by @martapala47
0
2 months ago
Download
Di seputaran Lanjak Deras, di Rumah Makan Padmi, Desa Ukit-Ukit, Desa Kelawik, dan Desa Ngaung Keruh kami belajar tentang bagaimana menjalani keseharian yang bertaut dengan hutan, tanah, dan air di sekitaran Kapuas Hulu. Begitu pun ketika kami mengarungi Danau Sentarum dan berkunjung ke Dusun Sungai Pelaik.

Upaya preservasi pengetahuan luhur merasuki bulir padi, begitu pula dengan berbagai sajian hari-hari yang mencerminkan bagaimana merawat hidup di tengah gempuran perubahan. 

Temukan cerita perjalanan kami belajar dari kawan-kawan dan komunitas di Kapuas Hulu sebagai rangkaian dari Festival Lestari ke 6 di berbagai luaran yang dapat diakses melalui tautan lnk.bio/bakudapantelusurkalbar

Video: Reza Darwin
Editor: Reza Darwin by @martapala47
0
2 months ago
Download
Pada Juni 2025, Bakudapan Food Study Group berkesempatan belajar dari teman-teman di tiga anggota kabupaten lestari di Kalimantan Barat: Kapuas Hulu, Sintang, dan Sanggau. Pertanyaan sederhana tentang bagaimana perubahan lanskap ekologis dan sosial mengubah cara orang makan, menanam, dan memahami dunia di sekitarnya menuntun kami pada berbagai cerita tentang cita rasa, hidup yang bertaut dengan hutan, air, dan tanah, cara-cara merawat, hingga pangan yang bertahan.

Banyak dari cerita tersebut dituturkan oleh kawan-kawan baik yang membagikan sebagian dunianya kepada kami, dan teman-teman lain yang berkehendak memahami ragam berkehidupan di Kalimantan Barat. Upaya itu kami rangkum dalam zine “𝑻𝒂𝒏𝒂𝒉, 𝑨𝒊𝒓, 𝒅𝒂𝒏 𝑫𝒂𝒑𝒖𝒓: 𝑴𝒆𝒏𝒆𝒍𝒖𝒔𝒖𝒓𝒊 𝑹𝒖𝒂𝒔 𝑺𝒖𝒏𝒈𝒂𝒊 𝑲𝒂𝒑𝒖𝒂𝒔” yang memuat beberapa tulisan berikut:
1. Hardiyanti @1hardiyanti_ – “Padi lokal, peluru terakhir melawan revolusi hijau”
2. Claudia Liberani Randungan @claudialiberani – “Dari isi piring hingga siasat melawan hantu tak terlihat”
3. Anzase Mika @meramu_clovis – “Sungai dan aku” & “Kebun buah dan ruang berkumpul bersama”
4. Meivy Andriani @m_e_p_i & Shilfina Putri Widatama @shilfinaputri – “Memaknai kebersamaan melalui gawai”
5. ⁠Meivy Andriani – “Jalin-menjalin alam dan budaya: percakapan dengan Bang Pogo” & “Lima resep rumahan untuk bertahan”
6. Esty Wika Silva @svtvnvmvn – “Kupu-kupu dalam perut ibu buaya”
7. Esty Wika Silva & Meivy Andriani – “Merawat kehidupan di tengah perubahan”

Zine ini turut memuat foto dan potongan gambar yang diambil oleh Reza Darwin @rezadarwin dan Aldi Khatami @aldikhatamii. 

Desain dan tata letak disusun oleh Fikri Fauzi @archiffz.

“𝑻𝒂𝒏𝒂𝒉, 𝑨𝒊𝒓, 𝒅𝒂𝒏 𝑫𝒂𝒑𝒖𝒓: 𝑴𝒆𝒏𝒆𝒍𝒖𝒔𝒖𝒓𝒊 𝑹𝒖𝒂𝒔 𝑺𝒖𝒏𝒈𝒂𝒊 𝑲𝒂𝒑𝒖𝒂𝒔” turut menjadi bagian dari perjalanan kami di Festival Lestari ke 6. Silakan baca dan unduh zine ini melalui tautan: lnk.bio/bakudapantelusurkalbar.

Video: Reza Darwin
Editor: Reza Darwin by @martapala47
3
2 months ago
Download
Di dalam sepanci sayur bening, ragam rasa hutan bertemu dan saling melengkapi. Paku kubuk, daun simpur, daun pepaya, rebung, hingga tebu telur dimasak sederhana agar tiap elemen bisa menunjukkan karakternya. 
 
Bersama Kak Veli @veelice dari @jeraucafe, kami belajar meracik sayur bening yang nikmat. Mulai dari mengenal bahan pangan di pasar hingga obrolan sembari menikmati makanan bersama, resep sayur bening ini seakan mengingatkan dan mendekatkan kita pada apa yang hidup dan tumbuh di sekitar, apa yang harus kita hargai dan rawat.

Meski terkadang namanya berbeda-beda, ada berbagai variasi sayur bening di Kalimantan Barat. Seperti apa sayur bening yang pernah kamu makan, dan bagaimana kamu menyebutnya di tempatmu?

Temukan resep lainnya dengan menonton rangkaian video Tutur Resep di youtube Bakudapan dan unduh E-Zine “Tanah, Air, dan Dapur: Menelusuri Ruas Sungai Kapuas” di lnk.bio/bakudapantelusurkalbar

Video: Aldi Khatami
Editor: Ari Muhammad Dihan
Teks: Shilfina Putri Widatama dan Meivy Andriani Larasati by @martapala47
1
2 months ago
Download
Perayaan seperti lebaran dan lebaran haji di Sanggau adalah waktu terbaik untuk mencicipi Sungkui. Bersama sajian kuah dan cocolan lainnya, makanan ini hampir selalu hadir di tiap-tiap rumah, terutama komunitas Melayu, sebagai hidangan pelengkap momen kebersamaan.

Sederhana, namun penuh makna. Baik sebagai cara spesial menghidangkan beras, wadah makanan di pasar atau saat berladang, sungkui merupakan tanaman hutan sarat manfaat. Selain itu, penjualan daun ataupun olahan sungkui juga dapat menambahkan penghasilan untuk keluarga. 

Kini, ketika semakin banyak hutan berubah menjadi perkebunan, apakah sungkui dapat lestari turun temurun? 

Temukan resep lainnya dengan menonton rangkaian video Tutur Resep di YouTube Bakudapan dan unduh E-Zine “Tanah, Air, dan Dapur: Menelusuri Ruas Sungai Kapuas” di lnk.bio/bakudapantelusurkalbar

Video: Reza Darwin
Editor: Ari Muhammad Dihan
Teks: Shilfina Putri Widatama dan Meivy Andriani Larasati by @martapala47
2
2 months ago
Download
Dari yang tersisa di kebun sawit, lahir hidangan yang hangat dan mengenyangkan. Umbut sawit dan kulat yang kerap luput dari perhatian, nyatanya bisa diolah menjadi pangan sehari-hari; menunjukkan upaya untuk terus beradaptasi.

Dua resep ini muncul dari keuletan para ibu-ibu mencari cara untuk bertahan di tengah keterbatasan dan pengetahuan membaca bahan pangan yang ada di sekitar. 

Ketika perkebunan monokultur menggeser tanaman pangan yang dekat dengan keseharian, bagaimana kita bisa terus merawat pengetahuan?

Temukan resep lainnya dengan menonton rangkaian video Tutur Resep di YouTube Bakudapan dan unduh E-Zine “Tanah, Air, dan Dapur: Menelusuri Ruas Sungai Kapuas” di lnk.bio/bakudapantelusurkalbar

Video: Reza Darwin
Editor: Ari Muhammad Dihan
Teks: Shilfina Putri Widatama dan Meivy Andriani Larasati by @martapala47
1
2 months ago
Download

Download All

Save the photos and videos currently loaded on this page.

0Photos
0Videos
Ready to download 0 / 0

Keep this tab open until your download is ready.

back to up