Posted On: August 18th 2026, 02:01 am
‼️ 𝗠𝗲𝗻𝗴𝗮𝗽𝗮 𝘀𝗲𝗹𝗮𝗹𝘂 “𝗠𝗘𝗥𝗘𝗞𝗔” 𝗱𝗮𝗻 𝗯𝘂𝗸𝗮𝗻 “𝗞𝗔𝗠𝗜”? ‼️
.
Ketika sistem pendidikan dibangun dengan narasi “inklusif”, namun secara struktural terus melupakan suara KAMI, maka di situlah our uniqueness becomes our weakness.
Keunikan kami dilihat sebagai kekurangan.
Kekayaan kami dilihat sebagai sesuatu yang “PERLU DIPERBAIKI.”
Pengetahuan kami dianggap tidak cukup.
Cara hidup kami harus disesuaikan dengan standar yang bukan milik kami.
Lalu, siapa yang sebenarnya menentukan apa yang disebut “baik”, “maju”, dan “berpendidikan”?
Decolonising Education NOW! 🔥