Instagram story viewer> @rambumi.id> Posts
55
followers
101
following
Bagian dari @dikitriapism
- Bedah Buku
- Historiografi
- Perpustakaan Multatuli
POSTS STORIES REELS TAGGED
Tidak sekonyong-konyongnya dengan mudah memberontak, merevolusi, dan melawan. Tentu analisis keberhasilan dan strategi keberlanjutan harus benar-benar di persiapkan. Bagaimana tidak, bertindak sebelum struktur terbentuk, tentu agensi tetaplah menjadi tumbal mimpi revolusi. 

#tanmalaka taken in SportVibes Zone by @rambumi.id
0
6 years ago
Download
Judul : Aksi Massa
Penulis : Tan Malaka 
Penerbit : @penerbitnarasi 
Genre : Ideologi - Politik, Sejarah

Buku ini menceritakan tentang pokok pemikiran Tan Malaka yang menentang aksi perebutan kekuasaan melalui jalur radikal (Putch) dengan membabi buta, tanpa menganalisis terlebih dahulu bagaimana kondisi sosial masyarakat. 
.
.
Buku ini tidak terlalu tebal, hanya terdiri dari 148 halaman saja. Namun, isi yang ditawarkan buku ini cukup kompleks dalam memahami struktur sosial-politik masyarakat Hindia-Belanda yang mulai terpapar dengan ide-ide pembebasan. 
.
.
Abad ke 20 memang masa senja bagi para kolonialis dunia. Gerakan-gerakan kemerdekaan mulai tumbuh dan bermekaran di tanah-tanah terjajah sebagai efek dari perkembangan teknologi dan pendidikan. Belanda pada saat itu (1920), mulai mencari jalan tengah untuk memotong semangat nasionalis bangsa Indonesia, seperti salah satu contoh dibentuknya Volksraad (Dewan Rakyat) yang berisi perwakilan bumi putera. Namun, tetap saja wadah tersebut hanya berisikan tokoh-tokoh pribumi yang kooperatif terhadap pemerintahan Hindia-Belanda. Sedangkan tokoh-tokoh non-koperatif mengadakan aksi gerakan bawah tanah untuk menghancurkan pondasi-pondasi kolonial yang sudah diusia senja. Tokoh-tokoh non-koperatif ini, sedikit banyak mengutamakan perebutan kekuasaan melalui jalur radikal-kekerasan (Putch). Putch adalah istilah revolusi - pemberontakan  pribumi dalam menentang kekuasaan kolonial, tetapi pada saat itu, Putch terdengar masih asing bagi telinga masyarakat nusantara sehingga aksinya pun hanya menyangkut pada sekelompok/segerombolan orang saja.
.
.
Tentu gerakan putch ini banyak mendapat penentangan dari tokoh-tokoh politik radikal Nusantara, salah satunya Tan Malaka. Bagi Tan, Putch bukanlah solusi terbaik untuk melakukan perebutan kekuasaan dari tangan kolonial, karena putch hanya terdiri dari segerombolan kecil orang-orang yang bergerak diam-diam tanpa berhubungan dengan rakyat banyak ...
Bersambung di kolom komentar ...
.
.
Rekomendasi lanjutan 
- Thesis (Tan Malaka)
- Analysis (Alimin Prawirodirdjo)

#reviewbuku #ngulasbuku #aksimassa #tanmalaka #leftwing taken in Jl. Talang Betutu Lama by @rambumi.id
1
6 years ago
Download
Surat kabar menjadi salah satu media paling laris di Hindia-Belanda. Celakanya bagi pemerintah kolonial, media itu telah disulap jadi sumbu pergerakan. taken in SportVibes Zone by @rambumi.id
0
6 years ago
Download
Judul : Journalist Marco 
Penulis : Mas Marco Kartodikromo
Penerbit : Octopus
Genre : Sejarah, Sosial-Politik, Jurnalisme

Buku ini berisikan tentang kumpulan tulisan-tulisan Mas Marco diberbagai media cetak seperti Doenia Bergerak, Sinar Hindia, Sinar Djawa, dan Hidoep, sepanjang tahun (1914-1924)
.
.
Mas Marco Kartodiksoro, lahir dari keluarga priyayi rendahan. Secara formal merupakan paman dari Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo, sang pendiri Darul Islam/Negara Islam Indonesia yang terkenal dengan gerakan DII/TII. 
.
.
Apabila kita pernah membaca buku Tetralogi Buru (Bumi Manusia, Anak Semua Bangsa, Jejak Langkah, dan Rumah Kaca) karya Pramoedya Ananta Toer, maka kita tidak asing lagi dengan Marco, seorang jurnalis muda yang berani dan radikal asuhan Minke (sang tokoh utama dari Tetralogi Buru) pada surat kabar Medan Prijaji. 
.
.
Mas Marco memperoleh ilmu jurnalistik dari Raden Mas Tirto Adhi Soerjo ketika menjadi wartawan magang di Medan Prijaji pada tahun 1909. Ia menjadi seorang jurnalis dan merangkap aktivis pembela rakyat pribumi dari ketertindasan kolonialisme Hindia Belanda. Ia kemudian membangun surat kabarnya sendiri, dan menjadi penentu kebijakan redaksi dikoran-koran besar yang pernah ia awaki seperti Medan Prijaji, Doenia Bergerak, Sinar Djawa, Sinar Hindia, Medan Moeslimin, dan Hidoep. 
.
.
Pada 1914, Marco menjadi ketua Indhandsche Journalisten Bond (IJB) dan di tahun yang sama ia menjadi pemimpin di surat kabar Doenia Bergerak. Tulisan Marco di koran-koran terkenal kritis dan pengkritik keras dari pemerintahan Hindia-Belanda. Ia telah berkali-kali keluar masuk penjara dan sampai akhirnya dibuang ke Boven Digoel, Papua lalu meninggal pada tahun 1931. 
*Lanjut di kolom komentar
.
.

Rekomendasi Lanjutan 
- Tetralogi Buru (Pramoedya Ananta Teor
- Student Hidjo (Mas Marco)

#reviewbuku #ngulasbuku #resensibuku #sosialpolitik #ideologi #sejarahindonesia taken in Jl. Talang Betutu Lama by @rambumi.id
1
6 years ago
Download
Kalaupun perbedaan terasa menyakitkan, kenapa musuh besar bersama tetap dibiarkan ? taken in Babat Toman, Sekayu, Musi Banyuasin, South Sumatra by @rambumi.id
0
6 years ago
Download
Judul : Nasionalisme, Islamisme, Marxisme
Penulis : Soekarno
Penerbit : @sega_arsy 
Genre : Sejarah, Sosial-Politik, Pemikiran

Buku ini menceritakan tentang pemikiran-pemikiran Soekarno di masa muda yang penuh dengan ideologi, nasionalisme, dan kemerdekaan. Berlangsung sepanjang tahun 1928-1940, yang dimuat diberbagai surat kabar seperti Suluh Indonesia Muda dan Pikiran Rakyat. Buku kecil ini menjadi saksi dari perkembangan pemikiran Soekarno yang sangat fenomenal terkait pengkawinan ideologi-ideologi terbesar di dunia pada masa itu, dimana berbagai wilayah jajahan tengah memberontak mengais kemerdekaan. 
.
.
Kehidupan Soekarno dimasa muda penuh dengan pembelajaran, ilmu pengetahuan, pergerakan, dan perjuangan. Bagi Soekarno Nasionalisme, Islamisme, dan Marxisme adalah tiga ideologi yang tidak bisa dipisahkan satu sama lain, karena konteks yang diperjuangkan itu sama, yaitu melawan ketertindasan. 
.
.
Ia mengatakan bahwa rasa nasionalistis itu suatu Iktikad; suatu keinsyafan rakyat bahwa rakyat adalah satu golongan, satu "bangsa". Rasa nasionalis itu menimbulkan suatu rasa percaya akan diri sendiri, yang kemudian  menimbulkan ketetepan hati pada kaum revolusioner-nasionalis untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. 
.
.
Sedangkan Islam yang sejati tidaklah bersifat anti-nasionalis dan anti-sosialis. Islam yang sejati itu mengandung tabiat-tabiat sosialistis dan nasionalis sekaligus, yang kemudian menjadi ketetapan bagi para kaum nasionalis. 
.
.
Terakhir Marxisme yang modern, tidaklah menolak bekerjasama dengan kaum Nasionalis dan Islamis. Karena pada dasarnya, taktik Marxisme modern ialah menyokong pergerakan-pergerakan kaum Nasionalis dan Islamis dengan sungguh-sungguh dalam menumbangkan musuh besar bersama, yaitu Imperialisme, Kapitalisme, dan Kolonialisme. 
.
.
Pergolakan antar massa Ideologi tersebut sebenarnya sangat-sangat merugikan pergerakan kemerdekaan Indonesia. Akibatnya konflik ideologi ini dimanfaatkan para penjajah untuk meredam sekaligus ....
*Bersambung di kolom komentar ...
.
.
Rekomendasi Lanjutan 
Dibawah Bendera Revolusi I dan II (Soekarno)
dan Soekarno Muda (Peter Kasendra)

#reviewbuku #resensibuku #ideologi #soekarno #sosial taken in Jl. Talang Betutu Lama by @rambumi.id
1
6 years ago
Download
Benar Marja, saya memang sesat. Karena itu Allah SWT mewajibkan saya untuk selalu membaca “Tunjukkanlah aku jalan yang lurus” setiap kali saya Salat. Tujuh belas kali dalam sehari semalam. (Hal. 101)

#sastra #reviewbuku #novel #sufi #mojok #rusdimathari taken in Jl. Talang Betutu Lama by @rambumi.id
0
6 years ago
Download
Judul : Merasa Pintar Bodoh Saja Tak Punya
Penulis : @rusdi_mathari 
Penerbit : @bukumojok 
Genre : Novel - Sastra

Novel ini menceritakan tentang seorang sufi dari Madura yang dianggap gila oleh lingkungannya karena perilaku diluar dari norma sosial. 
.
.

Cak Dhalom, sebuah nama yang tampak tidak asing bagi telinga warga kampung. Seorang yang dianggap gila, karena otak dan pemikirannya dinilai tidak waras lagi dan melewati batas-batas norma sosial. Ia merupakan seorang sufi, berperawakan kudel dan sedikit agak gila. Warga kampung menganggap Cak Dhalom adalah lelaki yang sudah gila dan tak waras lagi. Anak-anak kecil sangat senang sekali mengolok-ngolok Cak Dhalom. Mengejek, mengerjai, menjahili dan semua jenis kenakalan anak-anak yang selalu saja menganggu keberadaan orang gila ini.
.
.
Cak Dhalom tinggal disebuah kandang kambing miliknya Pak Lurah. Walaupun dianggap gila, ia tampak begitu akrab dengan semua warga kampung. Terutama dengan Mat Piti, Ayahnya Romlah, salah satu pemuka masyarakat di kampung ini.
.
.
Perbuatan Cak Dhalom di kampung sedikit banyak merisaukan masyarakat. Bagaimana tidak, pernah disuatu hari ia tidur terlentang diatas kuburan sesepuh kampung, dibalik tembok imam masjid, sambil terlanjang bulat. Sontak warga kampung menjadi heboh dan marah besar karena Cak Dhalom dinilai telai menodai kesucian masjid. Ketika ditanya Mat Piti, apa motif Cak Dhalom melakukan hal tersebut, jawabnya dengan tegas ia ingin bersedekah pada nyamuk-nyamuk kampung. Lantas kenapa bersedekah pada nyamuk ? Bukan pada manusia ?, Cak Dhalom menjawab bahwa Allah Swt menciptakan nyamuk untuk menghisap darah manusia, agar manusia sadar bahwa didalam tubuhnya terdapat juga HAK makhluk hidup lain. Jadi wajar apabila nyamuk tersebut mencari rezeki dengan menghisap darah manusia. 
.
.
Ini merupakan sebagian kecil dari penggalan cerita sufi Cak Dholam. Tentu masih banyak cerita-cerita lain yang dapat menggugah hati kita, dan bertanya-tanya tentang apa itu kehidupan, apa itu norma sosial, dan apa itu kebajikan. 
.
.
Rekomendasi Buku Lanjutan :
Aleppo, Mereka Sibuk Menghitung Langkah Ayam (Rusdi Mathari)

Bisa didapat di @bucubuku (Palembang)

#reviewbuku #sastra #novel taken in Jl. Talang Betutu Lama by @rambumi.id
2
6 years ago
Download
Keadilan yang dilanggar tidak boleh diadili melalui cara tidak adil. Meskipun definisi adil berbeda-beda bagi setiap orang. Adil buat kita belum tentu adil buat orang lain, begitupun sebaliknya. Tetapi percayalah pada janji baik kehidupan ... 

#reviewbuku #sastra #novel #perempuan #kangmaman taken in Terminal Karyajaya Palembang by @rambumi.id
0
6 years ago
Download
Judul : PeREmpuan
Penulis : @kangmaman1965
Penerbit : @penerbitkpg 

“Keadilan yang dilanggar tidak boleh diadili melalui cara yang tidak adil”

Novel ini adalah terusan/jilid kedua dari buku dwilogi Re: karya Kang Maman. 
.
.
Kisah ini bermula pada seorang perempuan bernama Melur, anak dari Re: yang diasuh oleh pasangan suami istri yang telah mendambakan anak selama belasan tahun. 
.
.
26 tahun setelah kematian Re:, Melur pulang ke Indonesia dengan menyandang gelar Ph.D pada ujung namanya. Kepulangannya membawa tanda tanya besar terkait siapakah ibu kandungnya ?, apakah betul ibuknya adalah korban perdagangan manusia ?, apakah betul ibunya dipaksa untuk menjadi seorang pemuas wanita, alias pelacur lesbi ?, lalu apakah betul wanita yang mati tergantung di tiang listrik 26 tahun silam adalah benar ibundanya ?, petualangan pun dimulai ketika Melur mencari sang paman kesayangannya, Herman. 
.
.
Herman menyambut kepulangan Melur dengan kegelisahan. Tidak mengherankan apabila dalam waktu dekat, cepat atau lambat, ia (Melur) akan mempertanyakan tentang kehidupan ibunya. Hampir seperempat abad, Herman menutup rapat tabir kehidupan Re: dengan erat. Herman tahu bahwa kisah kemalangan Re: tidak akan pernah bisa diterima oleh Melur. Seorang gadis kecil yang ia saksikan sendiri pertumbuhannya, kini sudah menjadi dewasa dan penuh pertanyaan. Herman menjadi mendung, keruh, dan risau. 
.
.
Tentu saja, Melur pulang hendak menggali emosi terpendam. Balas dendam adalah "janji baik dari buah kehidupan". Ia memulai menginvestigasi kematian pelacur di tiang listrik, yang disinyalir adalah ibunya. Ia mencoba membongkar kejahatan prostitusi yang menimpah ibunya. Bagaimana tidak, ketidakadilan dibiarkan begitu saja mengangah di mata hukum. Bagaimana tidak, negara turut andil dalam memarjinalkan kelompok yang disanksikan sosial. Melur datang dengan seribu amarah. Ilalang kering berubah menjadi lahan panas berkepul asap. Ia hanya menghidupkan asa pada haru manusia yang terbalut luka. Tentu pada akhirnya, semua mendapatkan ganjarannya.
.
.
Rekomendasi terusan 
Re: (Maman Suherman) dan 
Tuhan, Izinkan Aku Menjadi Pelacur (Muhidin M.D)

#reviewbuku #sastra #novel #perempuan taken in Jl. Talang Betutu Lama by @rambumi.id
3
6 years ago
Download
Tuhan, masih bisakah aku kembali padamu 

Re: taken in Talang Kelapa - Palembang by @rambumi.id
0
6 years ago
Download
Judul : Re:
Author : @kangmaman1965 
Penerbit : @penerbitkpg 

Sebuah novel yang menceritakan tentang kehidupan seorang pelacur lesbi bernama Re. 
.
.
Petaka besar ini dimulai ketika Re bertemu dengan Mami Lani, seorang mucikari besar di Jakarta yang sama sekali tak ia ketahui. Re tengah hamil besar, ia memutuskan kabur dari kampung halaman untuk memikul aib yang kini diemban dalam perutnya. Mami Lani hadir dengan seribu tangan pertolongan. Bak juru selamat ia menawarkan bantuan kepada Re dari hamil tua, bersalin, sampai kelahiran bayinya. Namun, bantuan itu ternyata tidak gratis, Re harus membayar beban muslihat Mami Lani dengan cara menjadi pelacur Lesbi asuhan Mami Lani. Seakan tiada pilihan, Re harus berjalan di atas jurang kehidupan bersama profesi baru yang baru saja disematkan kepadannya, Pelacur. 
.
.
Re terbawa arus, menyelam semu, terpikat waktu, terdampar kakuh. Ia terjebak dalam romantika hidup, menghirup udara bercampur alkohol, menahan martabat didepan hasrat, melayani puan pemegang kotak pandora. 
.
.
Disisi lain, ada seorang mahasiswa Kriminologi semester akhir bernama Herman yang tengah mengerjakan skripsinya. Pertemuan dengan Re: awalnya hanya ingin menggali kisah hidup Re: dan menjadikannya sebagai objek penelitian. Namun, yang terjadi malah sebaliknya. Herman terlalu dalam mengikuti jalan hidup Re: sampai kepada permasalahan hati. 
.
.
Perjalanan lika-liku kehidupan Re: penuh dengan lubang dan kerikil. Herman yang sudah terlanjur, merosok jauh ke sisi terdalam kehidupan pelacur lesbi itu. Herman mau tidak mau terlibat dalam sisi tergelap dunia pelacuran yang penuh dengan dendam, airmata, dan bersimbah darah. 
.
.
Buku ini berkaca pada sisi terdalam kehidupan dunia prostitusi di Indonesia. Walaupun fiktif, sangat mengesankan realita. Kehidupan kelas bawah yang penuh dengan sanksi sosial dibalut akan kepahitan tentang hidup yang dipaksakan. Cerita ini berangkat dari berbagai macam dimensi seperti kemanusiaan, sosial, dan ekonomi.
.
.
Recomended book
Rekomendasi buku pendamping :
PeREmpuan (Maman Suherman dan Tuhan, Izinkan Aku Menjadi Pelacur (Muhidin M.D)

#ngulasbuku #sastra #novel #kangmaman taken in Jl. Talang Betutu Lama by @rambumi.id
0
6 years ago
Download

Download All

Save the photos and videos currently loaded on this page.

0Photos
0Videos
Ready to download 0 / 0

Keep this tab open until your download is ready.

back to up