Instagram story viewer> @sugardediii> Posts
11.8K
followers
1263
following
Cycling Enthusiasts
📩 DM for collaboration
POSTS STORIES REELS TAGGED
Download All
Bismillah, semoga perjalanan panjang ini selalu menemukan jalan pulang 🤍 taken in Yogyakarta by @sugardediii
65
5 days ago
Download
Every Chihiro needs a Haku. by @sugardediii
161
6 months ago
Download
Empat tahun lalu, tepat 1 Oktober 2022, Ibu pergi.

Dan 1 Oktober tahun ini, aku akan kembali berangkat untuk perjalanan 1.200 kilometer.

Kali ini aku ingin perjalanan ini menjadi ruang untuk mengingat Ibu. Merapal doa sepanjang perjalanan.
Semoga setiap kilometer yang kulewati menjadi bagian dari doa yang kupanjatkan.

Audax kali ini juga terasa berbeda.

Dulu aku berangkat sebagai seseorang yang berjalan sendiri. Sekarang aku berangkat sebagai seorang suami. Ada senang, ada sedih, ada rindu, dan ada sedikit rasa khawatir.

Tapi aku akan berangkat. Membawa doa untuk Ibu. Membawa doa dari rumah. Dan semoga bisa kembali pulang dengan selamat.

Bismillah…
1.200 kilometer.
1 Oktober.
Semoga setiap kayuhan menjadi doa. taken in Yogyakarta by @sugardediii
17
3 days ago
Download
Empat hari setelah menikah, aku akan berangkat untuk Audax 1200 km.

27 September menikah.
1 Oktober start.

Agak tidak masuk akal memang.

Selama ini jarak terjauh yang pernah aku selesaikan baru sekitar 800 km, perjalanan PP Jogja–Bromo–Jogja. Sekarang aku mau mencoba 1.200 km, dan belum pernah sekalipun melewati 1.000 km.

Kebetulan aku masih bekerja jam 8 sampai 5, jadi Audax kali ini masuk ke dalam cuti pernikahan.

Iya, cuti menikah dipakai buat gowes 1.200 km.

Dan tentu saja, ada satu orang yang harus memberikan visa terlebih dahulu.

Calon Istriku.

Terima kasih @kelanawawa sudah mengizinkan empat hari setelah menikah, aku pergi naik sepeda sejauh 1.200 km.

Semoga perjalanan ini lancar, badan kuat, dan bisa kembali pulang dengan selamat.

Untuk sekarang, aku cuma mau berangkat dulu.

1 Oktober. Audax 1200. Yogyakarta.

Selebihnya, jalan yang menjawab. by @sugardediii
32
10 days ago
Download
2026, akhirnya kita mendatangi tempat ini lagi setelah 4 tahun berlalu. Tapi… kemanakah cuking bermata satu itu? Mungkin dia sudah tiada dan beranak pinak menjadi mereka 🐱🐈🐈‍⬛ taken in Saorsa Selatan by @sugardediii
2
11 days ago
Download
Menjelang sore, badan mulai terasa fatigue.

Dan ketika matahari mulai turun, aku masih punya cukup banyak kilometer untuk diselesaikan.

Sekitar KM 180 aku sampai di CP2.

Sepanjang perjalanan aku sebenarnya cukup mengandalkan makanan yang ada di CP. Semangka, Beng-Beng, Coca-Cola.

Dari rumah aku juga sudah membawa empat Profortis B dan tiga di antaranya akhirnya habis.

Aku pikir supply yang kubawa sudah cukup sampai finish.

Tapi di CP2 ada Rocket Chicken.

Akhirnya makan berat juga.

Setelah itu aku kembali melanjutkan perjalanan.

Matahari semakin turun.

Sampai akhirnya gelap.

Jalan semakin sepi dan aku masih sendirian.

Ada bagian ketika aku melewati tengah hutan yang benar-benar sunyi. Sedikit merinding, iya.

Tapi anehnya aku justru menikmati suasana itu.

Mungkin karena setelah berjam-jam berada di atas sepeda, akhirnya aku sudah tidak terlalu memikirkan berapa kilometer lagi.

Aku cuma ingin sampai.

Dan entah dari mana datangnya, di saat badan mulai lelah justru muncul tenaga yang berbeda.

Seperti orang kerasukan.

Aku mulai gas.

Satu peserta di depan kusalip.

Lihat lagi ada yang lain.

Salip lagi.

Begitu terus.

Aku yang dari awal sengaja menahan diri, akhirnya mulai menggunakan tenaga yang sudah kusimpan.

Dan ternyata masih ada.

Katanya, sejak Godean sampai finish aku memang cukup cepat.

Aku sendiri sudah tidak terlalu memikirkan posisi.

Yang penting terus maju.

Sampai akhirnya sekitar pukul 19.50, aku melihat garis finish.

242 km selesai.

Sekitar 14 jam 20 menit.

P5 dari 16 peserta.

Mungkin memang tidak semua perjalanan harus dimulai dengan keyakinan bahwa kita pasti akan sampai.

Kadang cukup tahu bahwa kita masih mau mencoba.

Sisanya tinggal dijalani.

Sampai akhirnya, tanpa sadar, garis finish sudah ada di depan mata.

Jam 19.50.

Dolan Kebon selesai. by @sugardediii
0
16 days ago
Download
Kalau lagi gowes lo lebih pilih dengerin musik maksimal atau tetap mau bisa denger suara sekitar? 🎧 #Mojawa #MojawaRunPlus #CyclingIndonesia #AnakGowes #Gowes by @sugardediii
10
18 days ago
Download
Setelah ban bocor di KM 80, aku lebih sering berjalan sendirian.

Awalnya aku pikir itu bakal membuat perjalanan terasa lebih berat.

Ternyata justru sebaliknya.

Semakin jauh, aku semakin menikmati perjalanan ini.

Mungkin karena untuk pertama kalinya sejak start aku tidak perlu memikirkan siapa yang ada di depan atau siapa yang ada di belakang.

Aku cuma perlu melihat jalan.

Hari itu panas sekali.

Benar-benar panas.

Tapi rutenya membawa kami melewati banyak tempat yang membuat perjalanan terasa seperti bukan sebuah race.

Ada sawah.

Ada jalan desa.

Ada Kali Opak.

Ada pesisir.

Ada laut.

Dan di beberapa bagian aku bisa benar-benar menikmati pemandangan tanpa harus sibuk mengikuti pace orang lain.

Sekitar KM 150-an, sesuatu yang dari awal kutunggu akhirnya terjadi.

HR-ku mulai stabil di Zone 2.

Setelah berjam-jam harus menahan diri karena HR sering melonjak, akhirnya aku bisa menambah tenaga tanpa khawatir angka di Garmin ikut naik terlalu tinggi.

Di situ aku mulai merasa,

“Oh, ternyata ini gunanya menahan diri dari awal.”

Aku tidak harus cepat di awal untuk merasa sedang menjalani race.

Aku bisa membiarkan orang lain pergi.

Aku bisa tertinggal.

Aku bisa berjalan sendiri.

Karena mungkin nanti akan ada waktunya ketika tenaga yang kusimpan mulai berguna.

Dan ternyata bukan cuma tenaga yang kutemukan ketika berjalan sendirian.

Aku juga menemukan sesuatu yang selama ini mungkin memang kucari dari gowes panjang.

Ketenangan.

Menjelang sore, peserta semakin jarang terlihat.

Jalan mulai sepi.

Matahari mulai turun.

Dan semakin sedikit suara yang terdengar, semakin aku menikmati perjalanan ini.

Sampai akhirnya ketika mulai gelap dan aku masuk ke bagian hutan sendirian, aku sempat merasa sedikit merinding.

Tapi setelah itu aku malah tersenyum sendiri.

Di tengah perjalanan sejauh 242 km, mungkin justru saat itulah aku merasa paling tenang.

Ternyata aku tidak selalu mencari teman ketika gowes jauh.

Kadang aku cuma ingin punya waktu untuk benar-benar sendirian. by @sugardediii
4
19 days ago
Download
Kalau perlengkapan cycling lo udah mulai lama, menurut lo udah waktunya upgrade belum? 👀 

#Rodalink #CyclingIndonesia #AnakGowes #CyclingGear #Gowes by @sugardediii
4
22 days ago
Download
Sekitar KM 80, setelah CP1, aku kena paku.

Bukan paku kecil yang bisa bikin kita menghela napas sebentar lalu lanjut. Paku yang cukup besar sampai akhirnya aku harus berhenti di tengah sawah dan mengganti ban.

Sebelum kejadian ini, aku masih sempat bersama rombongan. Bahkan beberapa kali aku yang memimpin karena navigasiku cukup aman. Tapi satu kejadian ini cukup untuk membuat semuanya berubah.

Rombongan lanjut.

Aku tertinggal.

Peserta lain satu per satu lewat.

Dan aku harus menyelesaikan masalah ini sendirian.

Masalahnya, mengganti ban ternyata tidak semudah yang kubayangkan. WTB Riddler-ku susah sekali dibuka. Sudah dicoba sendiri tetap tidak berhasil, sampai akhirnya ada yang membantu melepaskannya, seorang animator asal semarang katanya.

Setelah semuanya selesai, aku kembali melanjutkan perjalanan.

Tidak ada niat untuk mengejar dengan terburu-buru.

Aku kembali ke ritme awal.

Zone 2.

Di kepala cuma ada satu pikiran:

“Nanti juga kusalip lagi.”

Dan ternyata benar.

Satu per satu peserta yang tadi melewatiku mulai kutemui lagi.

Mungkin ini juga salah satu alasan kenapa aku senang ketika sebelum start kemarin ada Rodalink yang membuka booth di area start, lengkap dengan free bike check dan service.

Jadi sebelum berangkat, kita bisa memastikan kondisi sepeda lebih siap untuk menghadapi rute sejauh ini. Kalau butuh perlengkapan untuk keadaan darurat seperti ban bocor, di Rodalink juga bisa sekalian cari kebutuhan seperti alat tambal ban, perlengkapan ganti ban, dan berbagai spare part lainnya.

Karena di perjalanan sepanjang ini, kita tidak pernah tahu kapan sepeda akan memberi kejutan.

Dan kejutan dari satu paku kemarin cukup untuk membuktikannya.

Untungnya masalahnya selesai dan aku bisa lanjut sampai finish.

Terima kasih @rodalinkid.jogja @rodalinkindonesia sudah hadir di Dolan Kebon dan membantu memastikan sepeda para peserta siap sebelum berangkat. by @sugardediii
13
22 days ago
Download
Waktu lihat Dolan Kebon punya rute 242 km, aku cukup tertarik. Apalagi setelah beberapa waktu lebih sering gowes dengan rute yang itu-itu saja.

Tapi ada satu hal yang waktu itu aku pikir bakal membuat perjalanan ini sedikit lebih ringan.

Di informasi event, gravel-nya sekitar 25 km.

Aku pikir, ya sudah.
Masih ada 217 km sisanya buat jalan santai.

Ternyata aku salah.

Begitu masuk rute, gravel seperti tidak ada habisnya.

Jalan desa, jalan kecil, tanah, bebatuan, sawah, pinggir sungai, sampai jalur yang kadang membuat aku bertanya-tanya apakah ini memang masih bagian dari rute atau aku salah navigasi.

Dan semakin jauh, aku semakin sadar bahwa 25 km gravel itu mungkin cuma cara halus untuk membuat kami tidak terlalu takut sebelum berangkat.

Selain itu, cuacanya juga panas sekali.

Tidak ada hujan sama sekali hari itu. Matahari seperti benar-benar ingin ikut memastikan 242 km ini terasa panjang.

Tapi justru di situlah serunya.

Karena setelah beberapa puluh kilometer, aku mulai berhenti memikirkan seperti apa rute yang seharusnya.

Yang ada cuma jalan di depan.

Kalau gravel, ya gravel.

Kalau panas, ya panas.

Kalau masih jauh, ya lanjut.

Awalnya aku masih cukup sering bersama peserta lain. Ada beberapa orang yang beberapa kali ketemu dan beriringan, termasuk Mas @rezmtq yang waktu itu baru kukenal dan ternyata seorang dokter ortopedi dan Mas @michaelcalvino86 ternyata yg punya cervelo id wkwk.

Kami beberapa kali saling ketemu sepanjang perjalanan.

Kadang beriringan.

Kadang terpisah.

Kadang ketemu lagi.

Rasanya seperti punya teman perjalanan yang tidak benar-benar selalu bersama, tapi selalu muncul lagi di titik-titik tertentu.

Sampai akhirnya satu paku di tengah sawah membuat perjalanan berubah.

Tapi itu cerita untuk bagian berikutnya. by @sugardediii
9
24 days ago
Download
Tidak buruk juga, P5 dari 16 peserta.

Dan kalau dipikir-pikir, perjalanan ini sebenarnya sama sekali tidak berjalan seperti yang kubayangkan.

Aku memulainya dalam kondisi demam yang baru saja membaik. Malam sebelumnya bahkan tidak bisa tidur dengan benar. Tenggorokan sakit dan suara yang sejak awal sudah serak semakin lama semakin hilang. Ban bocor sekitar KM 80 dan membuatku tertinggal dari rombongan. Setelah itu aku lebih banyak berjalan sendirian. Cuacanya panas sekali. Rutenya ternyata jauh lebih gravel daripada ekspektasi. Dan menjelang malam aku masih harus melewati jalan yang gelap dan sepi.

Tapi justru dari semua itu aku menemukan sesuatu.

Bahwa aku tidak selalu harus mengejar dari awal.

Kadang aku hanya perlu tahu bagaimana caranya menjaga tenaga, percaya pada rencana yang sudah dibuat, dan membiarkan perjalanan berjalan sebagaimana mestinya.

Orang lain boleh menyalip.

Rombongan boleh pergi.

Aku boleh tertinggal.

Nanti juga bisa kusalip lagi.

Dan ternyata benar.

Aku tidak tahu sejak awal apakah aku akan finish. Yang aku tahu cuma satu: aku sudah memilih untuk berangkat.

Selebihnya, jalan yang menjawab.

Dan ternyata, kali ini jawabannya adalah finish strong. by @sugardediii
28
a month ago
Download
×

Download all media on this page

Photos Videos
back to up