Instagram story viewer> @animalfightback> Tagged
364
followers
281
following
Veganisme sebagai bentuk perlawanan terhadap kapitalisme dan patriarki dalam upaya mewujudkan kesetaraan dan pembebasan menyeluruh.
POSTS STORIES REELS TAGGED
ADSH bersama dengan tim koalisi Primates fight back @aksipedulimonyet membuat formulir pengaduan bagi masyarakat yang melihat monyet yang dijadikan peliharaan, dijual, dirantai, ditransportasikan, dijadikan pertunjukan, dll.

Link Survey tersebut diperuntukkan pengumpulkan data berapa banyak kasus eksploitasi Monyet Ekor Panjnag dan Beruk di lapangan. Data yang terhimpun kemudian akan diserahkan kepada KLHK pada agenda audiensi mendatang untuk menuntut pemerintah agar segera memberikan status perlindungan penuh terhadap monyet di Indonesia.

Sedangkan Untuk laporan terkait penanganan eksploitasi (Rescue, Rehab, Rehabilitasi) Monyet Ekor Panjang dan Beruk, dimohon juga untuk melaporkan ke satpol PP, Kepolisian, atau BKSDA setempat.

Informasi laporan yang teman-teman berikan pada link survey ini akan sangat membantu mendorong perlindungan Monyet Ekor Panjang dan Beruk di Indonesia. Ayo, bersama kita bantu jaga satwa!

#StopEksploitasiHewan #KebebasanMonyet #Formulirpengaduan #monyet #beruk
30
🐒 SERUAN NASIONAL 🐒
Hari Primata Indonesia 2025.
SOLIDARITAS UNTUK PRIMATA DARI BANDUNG MENGGUGAT. 

Kamis, 30 Januari 2025.
Pukul : 13.00 s/d Selesai. 
Tugu Maung, Jalan Perintis Kemerdekaan, Bandung, Jawa Barat, Indonesia.

BERGABUNG RAPATKAN BARISAN. 
TUNTUT! 
NOL PENYIKSAAN
NOL PENINDASAN
NOL KEKEJAMAN

Tepat di Hari Primata Indonesia 2025 pada tanggal 30 Januari 2025. Memasuki tahun ini, kita dihadapkan pada situasi yang sangat genting, pada segala aspek baik itu krisis iklim, ekosida dan peristiwa lainnya terhadap alam dan di habitatnya, apalagi yang terjadi pada segala bentuk penyiksaan terhadap primata baik jenis monyet dan beruk masih masih terjadi, baik perburuan, perdagangan, pemeliharaan, psikopat penyiksa, topeng monyet, dan diekspor untuk percobaan biomedis terus menerus dari tahun ke tahun. 

Penelitian juga melaporan dari bentuk penderitaan primata sudah begitu banyak terjadi. Bahkan habitat mereka dirampas, di alihfungsikan, hutan sebagai sumber kehidupan mereka dirusak. Tapi justru primata selalu dan terus yang saja dilabeli sebagai hama, padahal ego manusialah penyebabnya dari itu semua. 

Siapapun kamu yang peduli, bersuaralah dan bantu kami untuk berjuang mengubah status monyet ekor panjang dan beruk menjadi SATWA DILINDUNGI di Indonesia!

Mudah untuk kamu membantu kami bersuara untuk primata, tandatangani petisi, sebarluaskan postingan dan serukan kampanye kami di media sosial kalian, rangkul kanan kiri kawan kalian serta ingatkan bahwa primata yang tak bersuara sedang kalian suarakan kehidupannya di habitatnya. 

SATWA LIAR LEBIH INDAH DI ALAM
PRIMATA BUKAN MAINAN
PRIMATA BUKAN PELIHARAAN
10
“Ketika pohon terakhir ditebang,
Ketika sungai terakhir dikosongkan,
Ketika ikan terakhir ditangkap,
Barulah manusia akan menyadari bahwa dia tidak dapat memakan uang.”― Eric Weiner

Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini, 5 Juni 2024, AFJ bersama Koalisi Primates Fight Back @aksipedulimonyet @animalsdontspeakhuman @animalfightback @trustnoonemedia mendesak Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY untuk mengembalikan habitat alami satwa liar di Kabupaten Gunungkidul.

Melalui seni poster, sejumlah aktivis menyoroti ambisi pemerintah menggalakkan pariwisata di Gunungkidul yang berimbas pada alih fungsi lahan seluas lebih dari tiga kali Kota Yogyakarta sepanjang tahun 2023.

Monyet ekor panjang dan satwa liar lainnya seperti landak, ular, dan burung telah lama hidup di Gunungkidul. Khusus monyet ekor panjang, berdasarkan penuturan warga pesisir Gunungkidul kepada AFJ, mereka dahulunya lebih banyak tinggal di kawasan pantai.

Namun, sejak ramai pembangunan pariwisata, habitat alami monyet ekor panjang di Gunungkidul makin hancur dan terampas. Mereka kemudian bergerak ke utara dan kini semakin dekat ke wilayah pemukiman. Monyet-monyet yang kehilangan habitat dan berpindah karena insting survival mereka, kemudian dicap sebagai hama.

Sebagai upaya untuk melindungi kehidupan monyet ekor panjang (Macaca fasciscularis) dan satwa liar lainnya serta demi kelestarian alam dan ketahanan pangan di Gunungkidul, Koalisi Primates Fight Back menyampaikan empat tuntutan ke Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. @dlhkdiy

Baca tuntutan selengkapnya dengan menggeser gambar di atas.

__
#HariLingkunganHidupSedunia #HariLingkunganHidup2024 #RestorasiLahan #WorldEnvironmentDay #WorldEnvirontmentDay2024 #GenerationRestoration #BersamaKitaBisa #JagaHutanJagaHabitat #ActionForPrimates #PrimatesFightBack #AksiPeduliMonyet #Pedulimonyet #LindungiMonyet #SaveThePlanet #Gunungkidul
102
DAULAT KETAHANAN PANGAN UNTUK MONYET DI GUNUNGKIDUL! 

Sebagai upaya memaknai Hari Satwa Liar Sedunia yang jatuh pada tanggal 3 Maret 2024 kemarin, Animal Friends Jogja bersama relawan @aksipedulimonyet , @animalfightback , @trustnoonemedia dan didukung oleh @jiwalaut kembali melakukan kegiatan penanaman bibit pohon sumber pangan untuk monyet di hutan Gunung Kidul, tepatnya di Gupakan, Kelurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari. 

Habitat alami monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) di Gunungkidul makin hancur dan terampas terutama oleh investasi bisnis pariwisata yang merajalela tanpa memikirkan dampaknya terhadap hutan dan lingkungan.

Akibatnya, di saat musim kemarau monyet-monyet yang kekurangan makanan dan air terpaksa turun ke ladang-ladang warga yang ada di area hutan atau bersebelahan dengan batas hutan yang makin menyempit drastis untuk bertahan hidup. Interaksi negatif antara masyarakat dan monyet pun terjadi, para monyet kemudian dicap sebagai hama.

. 
Sekitar 40 bibit pohon sumber pangan untuk monyet; di antaranya merupakan bibit bantuan dari kantor BKSDA resort Paliyan dan bibit swadaya dari kami dan Jiwa Laut, kami tanam pada 6 Maret 2024.

Masih banyak lahan kosong yang harus ditanami sumber pangan untuk para monyet, dan penanaman ini harus kami kejar segera sebelum kemarau panjang datang. 

Demi terwujudnya hutan yang kembali lestari, maukah kamu berkontribusi sekaligus menjadi agen perubahan bagi kehidupan para monyet di Gunungkidul?

Kamu bisa berelawan untuk kegiatan ini atau mendonasikan bibit pohon buah seperti: cokelat, pepaya, sirsak, awar-awar, mangga, alpukat, kelapa, talok, kacang-kacangan tropis, asam, dan jeruk.

Bibit pohon buah bisa disalurkan melalui :
1. Simple Plant Vegan Kitchen setiap SEBELUM hari Sabtu
2. Jiwa Laut (di Bukit Kelor) | Pantai Watu Kodok, Kelor Kidul, Kemadang, Tanjungsari, Gunungkidul, DIY. 

Yuk, bergabung dalam pergerakan ini bersama kami! 🤗💪🌱🐒 #BersamaKitaBisa #JagaHutanJagaHabitat
__
#ActionForPrimates #PrimatesFightBack #AksiPeduliMonyet #Pedulimonyet #LindungiMonyet #Afforestation #Reforestasi #TanamPohon #Planting #TreePlanting #JagaHutan #Hutan #Forest #SaveThePlanet #gunungkidul
35
back to up