Instagram story viewer> @bemb_beng> Tagged
31K
followers
2187
following
commission ๐Ÿ‘‰ [email protected]
@bambstudio @bambcatalog
order book cover ๐Ÿ‘‰@katalika_project
link
POSTS STORIES REELS TAGGED
AVAILABLEโœ…

Cherrymerch x Stars and Rabbit - Man Upon The Hill
@_starsandrabbit 

Cotton combade 24s 
Plastisol Ink

Harga: TS Rp. 200.000, LS Rp. 225.000,-
Tersedia di Shopee: cherrypopmerch (klik link di bio)

@on.the.pop 
Jl. Nogosari No.1, Patehan, Kecamatan Kraton, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55132

Selamat berbelanja ๐Ÿซถ๐Ÿป

#cherrypop #cherrymerch #cherrypopmerch
127
โ€œFestival ini sudah berhasil sebelum dilaksanaan, sebab berhasil menggagalkan tutupnya satu toko buku.โ€ begitu pembuka @tomi_wibisono sebelum membacakan Manifesto Toko Buku sebagai penutup 140 lebih program dalam @jakalbookshopfest.

Banyak hal yang bisa diceritakan, banyak kebahagiaan yang bisa dikabarkan, dan banyak hal pula yang sukar dicerna hingga tulisan ini dibuat. Bahkan sekadar mencerna jika festival gotong royong dan partisipatif ini berhasil berlangsung saja masih sulit. โ€œMakin nggak masuk akal ini acara,โ€ salah satu celetukan netizen ini cukup mewakili perasaan itu. Jangankan kalian, kami pun juga bingung๐Ÿคฃ

Lha gimana, persiapan tidak lebih dari 2 bulan og. Sebenarnya, Tomi sebagai inisiator sudah mengabariku untuk siap-siap di Februari, tapi yo umume Tomi. Kami baru benar-benar jadi ketemu dan baru tau mau bikin apa itu di bulan Juni dan baru ngasih tau toko buku lain itu di bulan Juli๐Ÿ˜ฃ jadi aja sudah syukur. Eh, pas dihitung-hitung kok ya sudah 80an program terkumpul. Bukannya bersyukur malah โ€œBisalah Li sampai 100,โ€ wqwq kenthir. Tapi kok ya bisa.

140+ program dalam 11 hari. Jumlah program itu berasalah dari gotong royong 14 toko buku partisipan. Seperti yang kutulis di awal, festival ini partisipatif, semua toko buku boleh membuat program semau mereka, kami menampung, mengkurasi, menjadi teman diskusi, dan membantu sebisanya. Peran kami sebagai fasilitator dan perangkai semua dalam satu rak buku yang panjang sepanjang Jakal. Lalu mengartikulasikannya dalam tulisan, visual, dan Jakal Literacy Maps.

Melelahkan itu pasti, tapi hati kami penuhโค๏ธ

Tapi yang lebih membahagiakan dari angka-angka itu adalah bagaimana festival ini berdampak bagi orang lain. Sebab itu kami sudah merasa berhasil bahkan sebelum festival dilaksanakan, sebab satu teman kami memutuskan untuk melanjutkan toko bukunya karena festival ini. Kebahagiaan bertambah ketika ribuan orang ikut senang dan ikut merayakan toko buku. Semua toko buku menjadi riuh, hidup, dan penuh dengan pertemuan menyenangkan. Para pengelola toko buku pun bahagia, terlepas dari omset yang naik berkali-kali lipat ya๐Ÿคฃ tapi sebagai pengelola toko buku juga, dengan didatangi orang, ngobrol, dan bercerita den
71
Wiji Thukul bukan penyair yang berdiri di luar pergulatan zamannya. Ia hidup di tengah buruh, menulis tentang kemiskinan dan ketidakadilan, lalu menjadikan puisinya bagian dari gerakan melawan kekuasaan Orde Baru. Puisinya kemudian hidup jauh melampaui dirinya: dibacakan dalam demonstrasi dan diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Bahkan ketika Thukul menghilang pada 1998, puisinya tetap hadir.
Hari-hari ini, ketika demonstrasi kembali memenuhi jalan dan kritik kembali berhadapan dengan kekuasaan, puisi-puisi Wiji Thukul terasa menemukan ruang bacanya kembali. Seri Buku Tempo ๐™’๐™ž๐™Ÿ๐™ž ๐™๐™๐™ช๐™ ๐™ช๐™ก: ๐™๐™š๐™ ๐™–-๐™๐™š๐™ ๐™ž ๐™Š๐™ง๐™–๐™ฃ๐™œ ๐™ƒ๐™ž๐™ก๐™–๐™ฃ๐™œ mengajak kita untuk tidak hanya mengingat sosok penyair yang hilang, tetapi juga memahami mengapa puisi-puisinya pernah begitu ditakuti penguasa.

#BahasBukuKPG #HUTWijiThukul #SeriTempo #SeriTempoWijiThukul #WijiThukulTekaTekiOrangHilang
52
back to up