Instagram story viewer> @gloire.deo> Tagged
3K
followers
3995
following
FAITH HOPE LOVE
Telah Terbit Buku "Menanam Rindu di Beranda" Kumpulan Puisi
Open PO sampai 20 Oktober 2026
Dm atau WA
POSTS STORIES REELS TAGGED
Hallo sobat pena!!! 

Telah Terbit Buku Nubar Vol. 5
"Ritual Paling Merdu"

Sampai kapan kau memilih meratapi yang belum datang, hingga abai pada apa yang telah menetap dalam genggaman?

​Ritual Paling Merdu adalah jembatan kata yang menyulap hari-hari biasa menjadi penuh makna. Namun, bagaimana jika hidupmu sedang runtuh dan tidak baik-baik saja?

​Di sinilah bait-bait puisi ini akan menguji jiwamu. Sebab bersyukur bukan sekadar perayaan saat bahagia, melainkan sebuah keputusan untuk tetap berterima kasih di tengah kecamuk badai.

​Masuklah ke dalam larik-lariknya, eja perjalananmu untuk berdamai dengan keadaan. Dan temukan ketenangan itu. Bahwa sebesar apa pun badai yang menerpamu hari ini, ia pasti akan reda.

Open PO sampai 21 Oktober 2026
Harga Normal Rp 80.000
Harga selama PO Rp 70.000

Untuk pemesanan
Bisa hubungi setiap penulis 
Atau Dm ke min des ya! 

Dengan format:
Judul : Ritual Paling Merdu
Nama Lengkap :
Nomor hp Aktif :
Alamat Lengkap :
Jumlah Pesanan :

#desiranpena #nubarvol5 #nubardesiranpenavol5 #ritualpalingmerdu #bukubaru
14
Terima kasih yang sudah ikut Lomba Mahirpuisi Nasional Batch 3. Berikut pengumuman pemenang dan terpilih, silakan cek satu persatu nama kamu ya.

Selanjutnya semua penulis terpilih akan diundang masuk ke dalam grup whatsapp dalam 3-5 hari ke depan. Mohon ditunggu ya 🤩

Grup sebagai wadah silaturahmi antar penulis. Semua info pengerjaan buku dan pre order akan diinfokan di grup.

Itu saja dulu infonya. Mari terus menuangkan rasa lewat karya indah.

Oh ya, untuk batch 4 mau tema apa nih? Tulis usulanmu di komentar ya.

#mahirpuisi #menulis #menulispuisi #ciptapuisi #lombapuisi #lombamenulis #lombamenulispuisi #lombaciptapuisi #infomenulis #infopuisi #infomenulis #infolomba #infomenulis #infomenulispuisi #infolombapuisi
11
Mendekatlah, maka kita akan melihat.

“Dan antara ransel-ransel kosong
Dan api unggun yang membara
Aku terima itu semua melampaui batas-batas hutanmu”
- Soe Hok Gie

Belum bisa berhenti meromantisasi kegiatan Melambat di Desa kemarin, ada banyak hal yang membikin hati merasa penuh. Kami rasa, kegiatan ini akan menjadi sejarah panjang dari Ruang Melambat, buah karsa dan karya perjalanan karakteristik budaya tidak hanya berbentuk lelaku serta kritikan teoritis saja, ada kalanya perlu menjalar ke dalam sukma, masuk dan mengisi.

Ada banyak nilai-nilai baik spiritual maupun konservasi yang perlu ditumbuhkembangkan juga dipelihara dengan semestinya. Dengan tidak menjadikan ini sebagai gerakan eksklusif, bagaimana mendapatkan dukungan dan melibatkan publik cukup pada porsinya? Sebisa mungkin kami mengedepankan komunalisme kearah individualistik (intim).

Sejauh mata meraba, desa bukanlah surga, meskipun sebagaian besar kegiatan ini melihat desa dalam perspektif menakjubkan, desa masih dituntut memiliki aspek kapabilitas yang berkaitan dengan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan berbagai potensi untuk kehidupan. Maka penyediaan pola hidup alternatif dengan tajuk “Melambat di Desa” tetaplah kegiatan yang hanya memakai satu sudut pandang.

Namun demikian, semoga teman-teman berkenan kembali ke sini, melihat kembali apa yang sudah ditanam, atau melihat ruang ini dalam sudut pandang lain. Sehingga desa masih tetap dengan keanekaragamannya. 

Sehat selalu, semoga kita semua senantiasa terhubung.

#rahayu #melambatdidesa #desa #ruangmelambat #diengbersih
56
back to up