Instagram story viewer> @hendriagustin> Tagged
7.1K
followers
451
following
Mountaineer, Trail Runner, Traveler, Writer & Bloger
mendaki gunung. Pencipta konsep 7 summits indonesia. Click link bellow for detail
POSTS STORIES REELS TAGGED
Reels paling panjang yang pernah di Upload! ๐Ÿซถ๐Ÿป Sound Full ! ๐Ÿ”Š๐Ÿ”Š Tonton sampe abis๐Ÿ˜๐Ÿ˜

Sebuah kisah dari tanah Papua. Kami persembahkan,Mengintip Sepotong Surga - Expedisi  Mt.Trikora.

Di balik kabut, dingin, dan panjangnya perjalanan,
ada satu hal yang akhirnya kami temukan.

Bukan hanya sebuah puncak,
tetapi sepotong surga yang selama ini tersembunyi.

Ini bukan sekadar perjalanan,
ini tentang rasa yang akan kami simpan jauh di dalam hati.๐Ÿซถ๐Ÿป

Ingin mengenal lebih jauh cerita di balik perjalanan ini,
teman-teman bisa menemukannya di buku Mengintip Sepotong Surga.

๐Ÿ“– Bisa didapatkan melalui link di bio Instagram.๐Ÿ™Œ๐Ÿปโœจ

Video editing by @iroel_iman Terbaik๐Ÿ”ฅ

Mt.Trikora 4.751 MASL ๐Ÿ”๏ธ
17
Kita semua tahu, Rinjani itu bukan cuma gunung. 
Dia saksi. 
Dia diam, tapi menyimpan cerita dari setiap langkah pendaki yang lewat.

TerraLoom lahir dari situ. 
Dari jejak kaki di jalur Senaru dan Sembalun. 
Dari warna abu vulkanik yang menempel di sepatu. 
Dari hijau lumut di batu, dan putih edelweiss yang hanya muncul di ketinggian 3000 meter.

Koleksi ini bukan tentang keindahan alam yang dipajang. 
Tapi tentang bagaimana alam itu kita bawa turun, kita raba, kita pakai.

Konsepnya sederhana: Earthtone, Ecoprint, dan Lurik. Semua unisex.

Setiap set kain di sini dibuat dari daun dan ranting asli inspirasi Rinjani. 
Warna nggak dicetak. Warna itu tumbuh. 
Moss Stone, Vulcan Ash, Savannah Clay, Night Pine โ€” semua diambil langsung dari palet tanah Rinjani.

Teksturnya sengaja dibuat beda-beda. 
Ada yang kasar seperti batu. Ada yang lembut seperti kabut pagi. 
Ada yang kaku seperti tanah kering. Ada yang jatuh seperti hutan pinus sore hari.

Kenapa? 
Karena tubuh manusia juga tidak sama. 
Maka pakaiannya harus bisa adaptasi. 
Laki-laki, perempuan, atau di antaranya โ€” semua bisa memakainya. 
Semua bisa mix match. 
Karena yang kita jual bukan baju. 
Yang kita jual adalah cara memaknai bumi.

Dari vest linen kasar sampai trench coat twill tebal. 
Dari double gauze yang ringan sampai canvas yang kuat. 
Semua saling menyatu, semua saling menguatkan

TerraLoom bukan koleksi untuk dipamerkan sekali lalu disimpan. 
Ini koleksi untuk dipakai, dicuci, dipakai lagi. 
Makin dipakai, makin hidup. 
Seperti jejak di jalur gunung.

Hari ini, saya mengajak kalian untuk turun dari panggung. 
Turun ke tanah. 
Rasakan teksturnya. 
Dengar ceritanya. 
Karena ini bukan hanya fashion. 
Ini adalah benang dari bumi Rinjani.

โ€”
Jogja 18 May 2026 
untuk AEPI Fashion Festival 2026 
17 Juli 2026
Di Jogja Expo Centre Yogyakarta

Lia Mustafa
dari sebuah perjalanan Rinjani 2004
24
๐Ÿ‘‹ Halo, #KawanMountMag nggak terasa ya, ternyata sudah lebih dari satu dekade kita tidak saling menyapa.

10 tahun, pastinya bukan waktu yang singkatโ€”sudah sangat banyak yang telah terjadi dalam dunia pendakian gunungโ€”termasuk di Indonesia. Pengembangan jalur-jalur baru pendakian, ekspedisi-ekspedisi yang menginspirasi, gear yang terus berevolusi dan inovasi, dan tentu saja isu-isu konservasi yang kian mendesak.

๐Ÿ“– Dulu, ketika pertama kali hadir di awal tahun 2011, MountMag menjadi pelopor majalah elektronik mountaineering Indonesiโ€”sebelum vakumโ€”dalam 11 edisi nya, Mountmag selalu mencoba menggugah jiwa-jiwa pendaki lewat cerita dari medan-medan terjal, semangat ekspedisi, refleksi perjalanan, dan suara-suara dari gunung yang jarang terdengar, hingga isu-isu konservasi yang sering kali terabaikan.

Nah, memasuki pertengahan tahun 2025 ini, akankah MountMag kembali menapaki jejaknya?โ€”menyuarakan gunung dan menjelajahi kembali makna di balik setiap langkah kaki para pendaki?

๐Ÿ“ท Foto Kaldera Rinjani di atas bukan sekadar salah satu lanskap keindahan alam Nusantara. Ia adalah simbol dari perjalanan panjang, keheningan atau kesunyian di ketinggian, kekuatan, kebersamaan, kerjasama, dan kisah-kisah yang mungkin tidak akan pernah selesai untuk diceritakan dari sebuah gunung hingga melahirkan pengetahuan dan inspirasi.

Untuk semua #KawanMountMag, sudah siap kembali bersama kami menjelajahโ€”
๐Ÿ“š Menulis ulang kisah-kisah pendakian
๐Ÿž๏ธ Menjadi suara dari alam yang tidak bisa bersuara
โ›ฐ๏ธ Menyuarakan gunung dengan cara yang bermakna

"Untuk bisa didengar dan didengar"

@mountmag

Dewan Redaksi:
@hendriagustin 
@anwarjkt 
@harleysastha 

#MountMag #MountainMagazine #Mountaineering #MajalahGunung #EMagazine #Gunung #PendakiIndonesia #Mountaineer #CeritaPendakian
21
Kamu pernah denger MountMag?  Atau malah pernah membacanya dan punya koleksinya?
Yap, ini adalah e-magazine pendakian gunung pertama di Indonesiaโ€”lahir dari kecintaan empat orang pendaki-sekaligus penulis dan jurnalis yang pengen dunia pendakian punya ruangnya sendiri. Mereka adalah: @hendriagustin @harleysastha @anwarjkt dan @suwastidewi

Dalam perjalanannya, tim redaksi bertambah dengan masuknya: @tuti.ws, Anya, Kamser Lumban R, Wahyu dan Richard.

Waktu itu hingga tahun 2011, belum banyak media yang benar-benar ngebahas gunung secara serius tapi santai dengan bahasa popular. Jadi, lahirlah MountMagโ€”gratis, digital, bisa dibaca siapa aja dan oleh siapa pun โ€” di tahun yang sama.

Hingga tahun 2013, total ada 11 edisi yang pernah terbit...tapi sayangnya, edisi tersebut jadi yang terakhir...kami memutuskan jeda...rehat.

Sejak itu, banyak yang nanya:
โ€œMountMag bakal terbit lagi gak, sih? Kapan kira-kira terbit lagi? Kapan MountMag terbit lagi?"

Kami belum tahu...belum bisa menjawab...tapi yang pasti, jejaknya masih ada.

Siapa nih diantara kamu yang tulisan perjalanan atau foto nya pernah masuk dalam rubrik Journey dan Galery Foto nya MountMag?

๐Ÿ“– Nah sekarang giliran kamu nih:
Udah pernah baca MountMag belum dan masih nyimpen koleksinya?
Kalau udah, edisi mana sih yang paling benar-benar lo inget? Dan kenapa?

Yuk nostalgia bareng atau kenalan lagi sama cerita dari balik layar MountMag - pelopor majalah elektronik pendakian gunung di Indonesia.

#MountMag #PendakiIndonesia
#EMagazine #MountaineeringIndonesia
#CeritaGunung #Pendaki #Gunung #AnakGunung #Majalah #Legend
36
back to up