Instagram story viewer> @itbtvofficial> Tagged
POSTS STORIES REELS TAGGED
Ada banyak cara untuk mendukung perkembangan sepak bola anak usia dini. Salah satunya melalui Arkik, alat sepak bola mandiri yang diciptakan oleh dosen KK Fisika Nuklir dan Biofisika ITB, Dr. Asril Pramutadi Andi Mustari, S.Si., M.Eng @asrilmustari ⚽️🥅

Seperti apa Arkik dan bagaimana alat ini membantu latihan sepak bola? Yuk, kenalan lebih dekat lewat ceritanya!
310
Mendengar suara dentuman misterius di wilayah Bandung dan sekitarnya beberapa waktu lalu? Sejumlah pihak mengaitkannya dengan peningkatan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

Pakar Vulkanologi FITB ITB, Dr. Eng. Ir. Mirzam Abdurrachman, S.T., M.T., menjelaskan adanya fenomena atmosfer acoustic shadow zone yang memungkinkan gelombang suara merambat dan terdengar di wilayah yang jauh. Kendati demikian, pembuktian ilmiah berbasis data masih terus dihimpun.

Tetap tenang, jaga kesehatan, dan utamakan informasi dari kanal resmi.
62
Apakah semua api di tanah Kalimantan punya cerita bencana yang sama?

Melalui sains kehutanan, Guru Besar SITH ITB, Prof. Endah Sulistyawati, S.Si., Ph.D., mengajak kita melihat paradoks di Rumah Panjang Dayak Iban Sungai Utik, Kapuas Hulu. Bukan hanya menjaga lanskap lewat suksesi hutan, perladangan ini juga melestarikan hingga 237 varietas padi lokal Indonesia.
28
Siap-siap dibuat "terkimpul-kimpul" sama fakta umbi yang satu ini! 

Bareng Pak Burhannudin, S.T., M.Sc., PDEng., Ph.D. (Dosen Kelompok Keahlian Teknik Pangan dan Kemurgi ITB), kita bedah tuntas kehebatan kimpul untuk dukung ketahanan pangan lokal. Siapa sangka, tekstur pati kimpul ternyata kokoh banget dan pastinya bebas gluten. Mau disulap jadi mie atau aneka kue? Bisa banget! 

Ada ide kreasi kimpul apa lagi nih yang wajib dicoba? Drop ide kalian di bawah, yuk!
33
Gempa bermagnitudo 7,7 yang mengguncang perairan Flores pada Sabtu subuh menjadi pengingat aktifnya zona Flores Back-Arc Thrust.

Menurut Guru Besar FITB ITB, Prof. Dr. Irwan Meilano, S.T., M.Sc., kombinasi kekuatan gempa, kedalaman yang relatif dangkal (10–15 km), serta jaraknya yang dekat dengan permukiman membuat kewaspadaan terhadap gempa susulan dan kerusakan struktural sangat krusial.
29
back to up