Instagram story viewer> @mogusstudio> Tagged
1.2K
followers
15
following
🧶 @mangmoel Artist Studio
🕒 Mon - Sat | 10 AM - 5 PM
🔒 By Reservation Only
👇 Book your visit via WhatsApp
wa.me/6281225526220
POSTS STORIES REELS TAGGED
Pameran seni unik Second Serving: Food Monster Project By Mulyana.

Monster Day Pass cuma Rp25.000, sudah termasuk tur berpemandu. Berlaku hingga 31 Desember 2026.

Pameran ini menghadirkan karya monster yang terinspirasi dari makanan, dengan bentuk dan karakter yang unik, nyentrik, sekaligus bikin penasaran. Cocok banget buat kamu yang suka seni, mencari pengalaman baru, atau sekadar ingin menikmati pameran yang berbeda.

📍 Manara Bistro, Jayengan, Solo
📅 26 September 2026 – 4 Januari 2027
⏰ 12.00–20.00 WIB
🎫 Info tiket & sesi tur: gelaran.co.id

Ajak teman, yuk, dan temukan monster-monster unik yang bikin penasaran!

#SecondServing #FoodMonsterProject #ManaraArtSpace #EventSolo #KotaSolo
11
Rajutan di tangan Mulyana (42), akrab disapa Mang Moel (@mangmoel), kelahiran Bandung dan menetap di Yogyakarta, naik kelas sebagai karya seni kontemporer yang diakui dunia. Sepanjang dua tahun ke depan, Mang Moel ”melarung” karya seni rajutnya di sebuah festival di China.

Tepatnya, festival di Art at Qiaoshan-Art Field Nanhai, Nanhai District, Foshan City, Guangdong, China. Festival dibuka 19 Juli 2026 sampai Januari 2027. Namun, karya Mang Moel akan dipajang sampai Juli 2028 untuk meramaikan destinasi wisata di Nanhai. Karya yang ditampilkan berupa instalasi seni rajutan berbentuk gunungan, seperti bentuk sedekah bumi, selamatan, atau larungan ke laut.

Ketika diwawancarai lewat saluran telepon di Nanhai, Sabtu (11/7/2026) pagi, Mang Moel menyampaikan, karya seni rajut gunungan dibuat setinggi 2,2 meter. Garis tengahnya mencapai 1,7 meter.

Rajutan gunungan di sekelilingnya, termasuk di dinding-dinding, dihiasi berbagai macam bentuk hasil bumi seperti sayur-mayur, lauk-pauk, dan ikan. Semuanya dirajut dengan benang meski ada sedikit penggunaan kain denim untuk bentuk-bentuk ikannya.

Keikutsertaan Mang Moel di Nanhai berkat rekomendasi penyelenggara ”Aichi Triennale: A Time Between Ashes and Roses” di Nagoya, Jepang. Mang Moel mengikuti ”Aichi Triennale” yang berlangsung hampir tiga bulan itu pada 2025.

Baca selengkapnya dalam artikel #Karisma, Kompas Akhir Pekan berjudul “Mang Moel, Mogus Itu Saya” oleh Ignatius Nawa Tunggal (@nawatunggal) di Harian Kompas (Kompas.id).

Pewarta foto: Agus Susanto | @agusus1920 

Desain: Jordy Prayoga | @jordyprayoga 

#KompasUrbana #KompasAkhirPekan #AkhirPekanNyaman
11
back to up