Instagram story viewer> @paipareads> Tagged
POSTS STORIES REELS TAGGED
Honest impression habis baca Makhluk Bumi; aku antara merasa ini sangat masuk akal, atau sebaliknya; terlalu absurd untuk dipahami. Karena itu aku bikin poin-poin aja untuk setiap hal yang aku anggap penting:

Sebelumnya, perhatikan dulu konten bacaannya! Genre: contemporary fiction, magical realism, adult (21+). Trigger Warning: physical and sexual abuse, mental illness, pedophilia, graphic murder scene, and cannibalism. 

Para tokoh dengan latar belakang beban psikis masing-masing:

Natsuki; ketidakseimbangan mentalnya berbuah delusi tentang penyihir, ditambah kondisinya yang tersisihkan dalam keluarga, kehidupan khayalannya di Planet Pohapipinpobopia adalah ilusi tujuannya untuk terus bertahan hidup (ia menganggap tidak boleh mati di Bumi, karena suatu hari nanti akan pulang ke tempat asalnya di planet tersebut). 

Yuu; sejak kecil berperan sebagai penyokong mental ibunya, perempuan yang depresi dan sering berpikir untuk mengakhiri hidup. Menjadikan Yuu tidak memiliki pedoman hidup, selalu bertindak atas kemauan orang lain, bukan karena keinginannya sendiri. 

Tomomi; tumbuh dewasa dengan berbagai macam tuntutan sosial, harus segera bekerja, menikah, punya anak, dan hidupnya selalu diawasi oleh keluarganya, tidak memiliki privasi sebagai individu. 

Seiring berjalannya alur cerita para tokoh memiliki perkembangan pikirannya masing-masing:

Natsuki mulai berpikir seandainya ia tidak bisa terbebas dari pengawasan 'Pabrik', ia ingin agar makhluk Bumi dapat mencuci otaknya sampai tidak tersisa sedikitpun kenangan tentang penyihir dan planet, dengan begitu ia dapat dengan sukarela menjalani peran sebagai alat Pabrik, yaitu alat kerja dan alat reproduksi.

Yuu dewasa sebenarnya paham akan batasan antara dunia nyata dan khayalannya. Akan tetapi, pertemuannya kembali dengan Natsuki dan Tomomi mengingatkannya tentang alien dan penyihir, bisakah Yuu mempertahankan dunianya yang sekarang?

Tomomi yang paling jauh dari dunia nyata. Ia menganggap dengan melakukan hal-hal di luar norma dan kebiasaan makhluk Bumi, dirinya akan sulit bahkan kebal dari cuci otak menjadi alat Pabrik. 

Buku ini tuh discussable, makanya aku ngetik ga habis-habis (lanjut di komentar)
42
Halo Sahabat Hayu Kita Baca! Hayu kita ucapkan selamat kepada 10 finisher HKB Bookstagram Challenge Season 2 pilihan sponsor! 🎉🎉🎉

Selamat ya! 🎊
Mohon ditunggu DM dari Hayu Kita Baca untuk teknis pengiriman hadiahnya ya! 🤗

Terima kasih banyak kepada 34 finisher lain yang sudah menyelesaikan challenge, jujur aku ga nyangka ternyata banyak juga yang berhasil jadi finisher 🥹

Namun sayangnya, sesuai dengan pengumuman challenge, hanya 10 finisher yang akan dikirimkan hadiah 🥹🙏🏻

Terima kasih juga kepada teman-teman yang sudah join! Semoga season berikutnya berkenan join lagi ya 🥰

Dan juga, terima kasih banyak kepada para sponsor yang sudah berkenan mendukung kegiatan ini 🥰💕🫶

Sampai berjumpa kembali di HKB Bookstagram Challenge Season 3! 🍁💕

#HayuKitaBaca
#HayuKitaBacaChallenge 
#HKBChallengeSeason2
#Bookstagram
#BookstagramIndonesia
#BookstagramIndonesiaChallenge
42
۫ ⊹ Once Upon a Poem ۫ ⊹ 

✼ Penulis : A.Z Rinley
✼ Penerbit : Lovrinz
✼ Hal : 432
✼ Genre : teenfiction - romance, slice of life
⭐ : 4,9/5 

⋆ ──── ʚ˚ɞ ────⋆ 

Ketika puisi menjadi wadah untuk segala emosi, karena hati menguras habis segala bentuk perasaan. 

Dalam sanubari, ada hasrat untuk menjadikan seseorang sebagai tanda titik di halaman terakhir kisah hidup. Menorehkan rasa dalam setiap bait - bait puisi yang kepadanya hati selalu berdecak kagum. Mengabadikannya dalam tinta, menghidupkannya dalam syair penuh cinta. Karena kenangan bisa raib suatu wakti, maka biarkan tulisan menyimpan segala tentangnya sedikit lebih lama. 

⋆ ──── ʚ˚ɞ ────⋆ 

Aku waktu baca blurb novelnya udah jatuh hati duluan eh pas baca ceritanya makin - makin jatuh hatii sama ceritanyaaa 😭✨️ another recomendation novel page turnerr, kalian minimal harus kenal sama Arkana si green foresttt dari SMA Bumantara 💚🔥 

Chapter - chapter awal udah menarik dengan kilas baliknya kisah Arkana dan Sabhira di masa SMA. Siapa sangka, Sabhira yang sering menantikan puisi dari Langit di manding sekolah menjadi titik pertemuannya dengan Arkana dan membentuk jalinan takdir di antara mereka. Sama - sama punya latar belakang yang cukup menyedihkan tentang keluarga, Arkana dan Sabhira malah jadi saling melengkapi kekurangan mereka, gemess bangett dah merekaa berdua inii bikin flashback sama masa - masa SMA dulu. Romancenya menurutku masih okee buatt pada jamannya. 

Yang bikin agak tercengang lagi ternyata mereka berdua ini udah kenal dari lamaa cuyy, emangg yaa namanya udah jodoh mah pasti ada aja jalannya cuma kadangg enggak sadar doangg kitanya 😭

[ lanjut di komentar ]

#griizview #booksreview #booksrecommendation #booksread #bookstagram #booksromance #books
31
Judul Buku: Once In a Moon 
Penulis: Mutia Ramadhani
Penerbit: Onepeach Media 
Jumlah Halaman: 386 Halaman 

Once in a Moon menceritakan tentang Kaluna sebagai tokoh utama yang mencoba berjuang dengan penyakit yang ada dirinya, serta kondisi mentalnya. 
Cerita diawali dengan kaluna yang sedang galau menghadapi rumah tangganya yang sudah diujung tanduk. Suaminya melakukan hal yang sangat tidak bisa di tolelir lebih jauh olehnya. Iapun mengambil langkah, yaitu bercerai. 
Setelah bercerai, Kaluna tinggal di Bali bersama orangtua dan kedua anaknya yang kembar itu. 
Suatu hari, ia bertemu kembali dengan seorang pria bernama Saga yang mulai mengetuk pintu hatinya. Apakah Kaluna akan melabuhkan hatinya pada Saga? 

#echabookreview 
🍉Novel romance ini sangat ringan dibaca, konfliknya pun ringan dan bahasa yang digunakan sangay nyaman. Aku yg slow reader bisa baca sampai akhir hanya dalam waktu 2 hari 😆
Karena memang dibuat penasaran dengan kisahnya. 
🍉Sudut pandang dalam buku ini adalah sebagai orang ketiga yang bisa jalan-jalan ke pikiran para tokoh, jadi sebagai pembaca merasa leluasa banget 😆
🍉Isu-isu yang diangkat dalam novel ini, diantaranya: 
-Keluarga yang "katanya" Tidak harmonis 
-Perceraian 
-Cushing Syndrom 
-Mendidik anak 
🍉Dari buku ini aku baru tau kalau ada syndrom yang seperti ini. Penyakit yang membahayakan penderitanya. Semoga kita semua lebih aware dengan penyakit ini 🙏
🍉Ada beberapa hal yang aku merasa kurang pas di buku ini, yaitu kedewasaan anak yang aku rasa, anak-anak tidak semudah itu memahami keadaan orangtuanya hehe. Selain itu beberapa percakapan bahasa asing dan daerah tak ada terjemahannya, aku yg gak paham jadi sedikit sulit memahaminya, tapi ya tetep kepo juga 😌

Overall aku suka sekali ceritanya❤❤
Buddy read sama @blue_najaaa dan @sekutu.buku

#buku #reviewbuku #bookstagram #bookstagramina #bukuoneinamoon #onceinamoon #ulasanmelingkar #jalaninbukumu #ulasbukuberjalan #komunitasbukuseru #kubusetengahtujuh
19
"Dunia normal adalah dunia yang tegas dan diam-diam selalu mengeliminasi objek yang dianggap asing, mereka yang tak layak akan dibuang" -Halaman 82 

Gadis Minimarket | Sayaka Murata | Ninuk Sulistyawati | Gramedia Penerbit Utama | 160 Halaman 

Cerita ini sangat sederhana. Menceritakan Keiko dengan segala keunikannya. Keiko tidak tahu bagaimana caranya menjadi manusia normal. Yang ia tahu, pemikirannya selalu dianggap tidak biasa dan diluar nalar. Keiko tidak begitu suka makan kue, maka ia akan memberikannya pada adik. Keiko bingung, kenapa orang-orang menganggap usianya sudah tidak aman. Banyak yang bilang dia akan gagal karena tidak memiliki pekerjaan tetap. Tapi mau bagaimanapun ia mencoba, hanya minimarket lah yang cocok untuknya. Bekerja di minimarket itu menyenangkan. Ia bisa beradaptasi dan juga melakukan pekerjaan dengan mudah karena tata cara bekerja sudah dijelaskan di dalam buku panduan. Ia sangat menikmati kesehariannya, hingga semuanya masuk ke alam bawah sadarnya. Ia merasa minimarket adalah hidupnya. Lantas, bisakah ia menjalani sisa hidup hanya dengan menjadi karyawan minimarket saja? Bisakah ia mendapatkan jodoh seperti yang sering di cemaskan oleh keluarganya? 

#echabookreview 

🍉Buku ini merupakan karya sastra Jepang yang mendapatkan Akutagawa Prize. Sebagaimana novel sastra, ia sangat erat dengan budaya masyarakatnya. 
🍉Novel ini tersirat tentang kritik tehadap masyarakat Jepang yang banyak ngurusin kehidupan orang lain. Aku kira tuh masyarakat Jepang bodo amat gitu sama orang lain, tapi ternyata masih sama dengan budaya kita. Atau karena masih sama-sama Asia ya? 😆🤣
🍉Buku dengan tebal 160 halaman ini, membuat kita berada di posisi Keiko, karena POV nya adalah orang pertama, yakni Keiko. Keiko ini pikirannya benar-benar diluar nalar 😆 tapi aku gatau, apa yang salah dengan Keiko ya. Dia bahkan tidak ada trauma masa lalu, atau salah asuh. Orangtuanya cenderung bahagia. 

Yang mau tau ke absudr an Keiko, cuss baca buku ini❤❤

#ulasanmelingkar #ulasbukuberjalan #jalaninbukumu #komunitasbukuseru #booklover #bookstagram #reviewbuku #gadisminimarket #gadisminimarketgpu #sayakamurata
29
Aku mencintai api. Bahkan di neraka, jika aku tak salah dengar, Tuhan mempercayakan tugas kepada api untuk membakar dosa-dosa manusia. -Halaman 96. 

Anjing Mengeong, Kucing Menggonggong | Eka Kurniawan | Gramedia Pustaka Utama | 2024 | 133 Halaman | Hard Cover. 

Buku pak Eka Kurniawan kali ini, adalah karya yang akhirnya terlahir setelah 8 tahun jaraknya dengan karya sebelumnya. Sekarang aku paham banget kenapa novel ini booming banget, karena memang sangat di nantikan. Begitupun denganku, karena membaca tulisa Pak Eka sangat nagih😆 Terimakasih ka @anditrgn yang sudah berkenan memberikan novel ini padaku. 

Buku ini, menceritakan tentang Sato Reang. Seorang anak yang hidupnya dipersiapkan untuk menjadi anak Soleh oleh ayahnya. Tiap pagi hari, ia dipaksa bangun untuk ke masjid melakukan solat subuh. Tiap adzan berkumandang di masjid, ia harus menghentikan aktifitasnya dan pergi ke masjid. Ketika usianya dirasa cukup, ia dikirimkan ke masjid untuk belajar mengaji. Ayahnya adalah orang yang tegas dan galak. Ayahnya sangat taat agama. Tak ada celah untuk Sato Reang membantah ayahnya. 

Namun siapa yang tau, sisi lain dari dirinya berontak. Ia benci bangun pagi untuk ke masjid. Ia lebih suka bermain bola plastik daripada sholat maghrib di masjid. Saat remaja, Sato ingin berpacaran seperti teman-temannya yang lain. Ia tak ingin menjadi anak soleh. Mengapa setiap orang harus disiapkan menjadi anak soleh? 

Inilah kisah Sato Reang yang mencari makna Tuhan dan jati diri yang sesungguhnya. Sebagaimana anak kecil pada umumnya, ia hanya mengikuti alur yang dipilihkan orangtuanya untuk menjalani hidup ini. Tapi tidak ada yang tahu bahwa sebenarnya anak itu sangat tersiksa batinnya. 

#echabookreview 🍉
🍉Suka sekali sama look dari buku ini. Konsepnya hard cover dengan dust jacket. Aaaa keren banget❤
🍉Sudut pandang yang digunakan disini ada dua. Dari orang pertama dan orang ketiga. Cuma ya memang bahasanya Pak Eka tuh sangat sastra ya, kadang rumit di sudut pandang ini. Akan tetapi tak ada yang salah dengan sastra. Jadi gausah dipikirin 😆😁

‼️More on comment‼️

#ulasanmelingkar #jalaninbukumu #ulasbukuberjalan #komunitasbukuseru #anjingmengeongkucingmenggonggong
51
back to up