Instagram story viewer> @lyafahmi> Posts
601
posts
16.1K
followers
3734
following
Psikolog Klinis @wiloka.workshop & @pkujogja & @sharing.asn | Konselor Pernikahan | Esais | #psoriasissurvivor | WA: +62 878-7844-8082
POSTS STORIES REELS TAGGED
Download All
INFORMASI KLINIK
PSIKOLOGI KLINIS

Rahma Kusuma Fitri, M.Psi, Psikolog

Jadwal Praktik
-- - - - - - - - - - - - - -
🔰 Selasa 
⏰ 18.30-20.00 WIB
-- - - - - - - - - - - - - -
🔰 Rabu
⏰ 18.30-20.00 WIB
-- - - - - - - - - - - - - -

Mufliha Fahmi, M.Psi, Psikolog

Jadwal Praktik
-- - - - - - - - - - - - - -
🔰 Senin
⏰ 16.00-18.00 WIB
-- - - - - - - - - - - - - -
🔰 Rabu
⏰ 16.00-18.00 WIB

===============

🔰Info Pelayanan :
lynk.id/pkujogjamedia

☎ Pendaftaran Poliklinik:
WhatsApp : 08886412345

📱Follow Us :

Instagram : @pkujogja
Tiktok : @pkujogjamedia_
Twitter : @pkujogamedia
Facebook: Pkujogjamedia
Youtube : PKU JOGJA MEDIA

#jadwalpraktikpsikolog #psikologjogja #konsultasipsikologi #layananpsikologi #sehatmental #layanankesehatanjogja #psikologiindonesia #konsultasionline #kesehatanmental #pelayanankesehatan taken in Special Region of Yogyakarta by @lyafahmi
4
2 years ago
Download
MENGUNJUNGI GURU⁣
⁣
Hari ini, kami sekeluarga mengunjungi Pak Koen di kediamannya. Beliau adalah dosen pembimbingku saat skripsi. ⁣
⁣
Tak semua mahasiswa Psikologi UGM sanggup menjadi mahasiswa bimbingan Pak Koen. Alasan pertama dan utamanya adalah cara bicaranya yang terlalu sangar untuk ukuran asli Jogja.⁣
⁣
Fyi, Pak Koen berasal dari Jogokariyan. Kurang Jogja apalagi itu?⁣
⁣
But, as a Sumatran girl, gaya bicara Pak Koen sama sekali nggak menggangguku. Lingkunganku banyak yang ngegas gitu. Aku ya ngegas gitu. Tapi orang-orang dari komunitasku tak pernah bermaksud marah-marah dengan cara ngomong yang seperti itu. ⁣
⁣
Begitu pula halnya dengan Pak Koen. He is not angry or bullying me. That’s just the way he is speaking and explaining his idea. ⁣⁣
⁣
Oh ya, buat kalian yang sudah baca #bukuharimau, pasti ingat bab awal dibuka dengan cerita seorang guru besar yang bertanya pada mahasiswa, “Apa makna pernikaha?”⁣
⁣
Nah, beliau lah guru besar yang menanyakan itu. Kebayang klean kan takut-takut kami njawabnya. Udah dijawab, masih dicecar lagi 😂⁣
⁣
Anyway, matur nuwun sudah menerima kami, Prof. @koentjorosoeparno . Semoga kami tetap diizinkan lebih sering berkunjung supaya menyerap ilmu lebih banyak lagi 🙏🏼 #longlivelearning #myteacher 
⁣ taken in Ngendi Wae Digawe Seneng by @lyafahmi
25
3 years ago
Download
Tahun 2001, orang tuaku membuat keputusan yang cukup ekstrim untuk ukuran masyarakat di kampung kami. Aku yang belum genap berusia 11 tahun, dikirim ke sebuah sekolah berasrama di Bandung.

Selama terpisah jarak, ayahku cukup rajin menulis surat. Di antara banyak surat yang tiba, ada satu surat yang paling aku ingat. Surat yang ia tulis tangan di atas kertas ukuran kuarto sebanyak delapan halaman. Aku tidak tahu seberapa pegal tangannya karena menulis sebanyak itu.

Meski surat itu sangat panjang, aku membacanya berulang-ulang. Menyenangkan membaca tulisan ayahku yang mengalir ringan seperti sungai Kuantan. Dalam paragraf tertentu, tulisannya juga membuatku menangis karena merasa emosional.

Surat ayahku tak pernah sekadar deskripsi peristiwa, tapi juga menggambarkan dengan baik emosi yang terlibat di dalamnya.

Ayahku bukan seorang penulis, tapi menulis menjadi aktivitas yang melekat dalam kesehariannya. 

Setiap kali menjadi khatib, terutama saat shalat Idul Fitri, ia menulis naskah khotbahnya sendiri. Setelah naskah khotbah itu selesai ia, ia akan membacakannya di depan ibuku untuk meminta masukan.

Selain naskah khotbah, ia juga menulis sendiri pidato yang ia sampaikan setiap kali menjadi inspektur upacara 17-an di Kuantan Hilir (1996-2001). Ayahku tahan menulis lama dan berjam-jam untuk naskah pidato yang akan dia bacakan.

Di akhir masa tugasnya, ia tak hanya menulis naskah pidato untuk dirinya sendiri. Ia kemudian juga menulis naskah pidato untuk Bupati Kuantan Singingi. Ayahku yang menulisnya, bupati yang membacakannya.

Aku pernah tanya kenapa ia tak pernah membuat sebuah tulisan khusus untuk dikirim ke media massa? Aku yakin, dia cukup mumpuni untuk hal itu.

"Malas," Jawabnya. Di Riau, jawaban malas adalah ungkapan bahwa sesuatu tidak ingin lakukan.

Ayahku mampu menulis, namun ia tak berada dalam ekosistem itu. Ia seorang pegawai negeri di daerah yang minim gerakan literasi. Dalam konteks ini, tekun membaca dan mau menulis saja sudah menjadi hal yang luar biasa.

(Lanjut kolom komen)

---

Foto oleh @akhdillaea

#Refleksi #SebelumHarimuBersamanya #telukkuantan #kuantansingingi by @lyafahmi
12
3 years ago
Download
TEKANAN DI BATIN YANG RAPUH.

Tanggal 14 Juli 2026, MAN 3 Padang (Sumatera Barat) diguncang ledakan bom. Tak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden ini. Namun, yang lebih mengejutkan dari ledakan itu adalah motif di baliknya. Pelakunya, seorang siswa, diduga melakukannya sebagai upaya bunuh diri karena tekanan perundungan di sekolah. 💔

​Kejadian ini memaksa kita untuk membuka mata terhadap krisis diam-diam yang sedang mengancam generasi penerus kita. Tahukah Anda?

​Indonesia kini menduduki peringkat sebagai salah satu negara dengan kasus bunuh diri anak tertinggi di Asia Tenggara.

​Belum genap setahun berjalan, sudah tercatat 4 anak meninggal dunia karena mengakhiri hidupnya sendiri.

​Anak-anak kita sedang menghadapi tekanan yang mungkin tidak pernah kita pahami di zaman kita dulu. Kesehatan mental remaja bukan lagi isu yang bisa dianggap remeh atau sekadar "fase puber".

​Sudah saatnya kita berhenti menyepelekan kesehatan mental. Ciptakan ruang aman di rumah dan di sekolah agar mereka berani bercerita sebelum semuanya terlambat.

​Menurut kalian, apa yang paling membuat anak-anak zaman sekarang merasa sangat tertekan? Yuk, diskusi di kolom komentar. 
=====

Podcast Oase ft Lya Fahmi psikolog klinis di Puskesmas Turi, Sleman, DIY.

Full video ada di link bio @podcast.oase taken in Yogyakarta by @lyafahmi
0
3 days ago
Download
SEHAT MENTAL ITU...

Kesehatan mental bukan berarti hidup tanpa luka, cemas, takut, atau gagal. Kesehatan mental adalah kemampuan untuk tetap mengenali diri, mengelola tekanan, meminta pertolongan, dan perlahan kembali berdiri ketika kehidupan mengguncang.

WHO menegaskan bahwa kesehatan mental memungkinkan seseorang menghadapi stres hidup, menyadari kemampuannya, belajar, bekerja, dan berkontribusi bagi komunitasnya.

Dalam hidup, setiap orang akan bertemu kehilangan, penolakan, kelelahan, dan ketidakpastian. Yang membedakan bukan selalu seberapa berat beban itu, tetapi bagaimana seseorang memaknainya. Ketangguhan bukan sikap pura-pura kuat, namun keberanian untuk mengakui rapuh, lalu memilih tidak menyerah. Itulah resiliensi.

Temukan di Podcast Oase ft Lya Fahmi @lyafahmi seorang psikolog klinis di puskesmas Turi, Sleman, DIY.

Full video ada di link bio @podcast.oase taken in Puskesmas Turi Sleman by @lyafahmi
1
15 days ago
Download
DIAM TAK SELALU BAIK-BAIK SAJA

Anak-anak kita tumbuh dalam keluarga dan sekolah yang masih mewarisi satu keyakinan lama: bahwa gangguan jiwa adalah aib, bukan penyakit; bahwa kuat berarti diam, dan mengeluh berarti lemah. 

Maka anak yang cemas, belajar menyembunyikan kecemasannya. Remaja yang depresi, belajar tersenyum di depan orang tuanya. Dan kita, orang dewasa, terlalu sering keliru membaca diamnya sebagai baik-baik saja.

====

Obrolan selengkapnya >>>

Podcast Oase ft Mbak Lya Fahmi, psikolog klinis di puskesmas Turi Sleman DIY.

Full video ada di link bio @podcast.oase by @lyafahmi
2
19 days ago
Download
Teruntuk adik-adik Gen Z:

Galaknya kalian yang kami harapkan. Jaga diri baik-baik. Tetap pacaran, tetap makan, dan tetap melawan 💕

#liburtetapmelawan #staysane by @lyafahmi
41
22 days ago
Download
Menemui sahabat memang salah satu rekreasi paling ampuh.

Dengan alasan bikin Podcast, ternyata berujung menghilangkan rasa jenuh.

Jenuh dalam banyak hal, terutama drama konoha yang seperti tak ada habisnya.

Bakal tayang di Channel Youtube IFRAME program Inspira Frame. Ini cuplikan pra podcast nya aja udah seru gaes, apalagi obrolannya. Tunggu tanggal tayangnya yaaa😍💚🧡 by @lyafahmi
27
a month ago
Download
Wagu banget jalinan asmara terganggu karena inkompetensi pemerintah 🥹 taken in Special Region of Yogyakarta by @lyafahmi
27
a month ago
Download
Salah satu keahlian praktik yang aku kuasai adalah mendampingi kasus kedukaan (grieving), entah karena ditinggal meninggal ataupun karena perceraian. 

Selama menangani kasus grief, aku biasanya menemukan satu kondisi yang khas dari orang yang berduka, yaitu krisis identitas. Kehilangan seseorang turut mengguncang identitas kita. ‘Aku selama ini adalah istri/suami seseorang, kini ia tiada, lalu apa makna dan posisiku dalam hidup ini?’ Maka dari itu, guncangan identitas inilah yang tak lupa kuperiksa ketika menangani kasus grief. 

Namun, ketika duka itu aku alami sendiri, aku terkejut krisis semacam itu tidak terjadi padaku. Kehilangan suami ternyata tidak membuatku kehilangan makna. Aku tidak bingung dengan posisi dan peran hidupku sehari-hari. 

Aku bertanya-tanya, mengapa aku sering bertemu dengan klien-klien seperti itu tapi reaksiku sendiri sangat berbeda?

Setelah lama aku renungkan, aku sadar bahwa ini berkat Mas Luqman sendiri. Ia membentuk istrinya menjadi begini. 

Sebelum menjadi seperti sekarang, aku adalah ibu rumah tangga yang sepenuhnya di rumah. Aku mengurus rumah dan merawat anak. Di luar itu, aktivitasku adalah nonton drakor 😅

Mas Luqman gerah melihat hidupku yang begitu. Ia mempermasalahkan aku yang dianggapnya tidak ngapa-ngapain. Tentu saja aku emosi, dikira menjadi ibu rumah tangga tidak melelahkan apa?

Dia berkali-kali menjelaskan bahwa aku sebenarnya bisa lebih dari itu. Dia tidak mau aku hanya melakukan pekerjaan rumah. Dia mau aku lebih produktif dan memiliki suatu karya yang bisa menjadi identitasku sendiri. 

“Jangan bergantung sepenuhnya ke Mas. D’ya juga harus mandiri.” Katanya berkali-kali. 

Dalam waktu yang lama aku menyalahpahami kalimat itu. Aku merasa dia memaksaku juga berpenghasilan karena tidak ikhlas memberi nafkah. Dan, dia juga berkali-kali mengatakan bukan seperti itu maksudnya. 

“Menikah itu tidak untuk menjadi bergantung, D’ya. Kemandirian itu basic,” katanya suatu kali. 

Lanjut kolom komen.. by @lyafahmi
44
a month ago
Download
Beberapa hari sebelum Mas @luqmansatriya meninggal dunia, aku menemukan sikat gigi baru di tempat biasa aku menaruh alat mandi. Aku bertanya-tanya, tumben kok Mas Luqman membuang sikat gigi lamaku dan menggantinya dengan yang baru? Biasanya aku melakukannya sendiri. 

Berminggu-minggu setelah Mas Luqman meninggal dunia, entah mengapa kepalaku dipenuhi pertanyaan ini:

“Dia cinta sama aku nggak sih?”
“Dia sayang aku nggak sih?”

Aneh aku bertanya-tanya begitu, padahal sebelumnya aku tak pernah mempertanyakan cintanya sama sekali. Bukti cintanya sangat jelas dan banyak. Tapi, entah mengapa aku menjadi tidak percaya diri. 

Lalu, aku ingat sikat gigi baru itu. Yang ia letakkan di tempat alat mandi untuk menggantikan sikat gigiku yang lama. Seketika perasaanku menghangat. Aku meyakini bahwa ia mencintaiku. 

Dari awal sampai akhir cintanya tetap sama. Cinta yang ia tunjukkan dengan melakukan tugas-tugas kecil untukku yang sebenarnya bisa kulakukan sendiri, tapi sering kuabaikan. 

Dia penopang hidupku. 

#cintakuselamanya by @lyafahmi
58
2 months ago
Download
Matur nuwun atas perhatiannya kepada keluarga kami, Mas @agusmagelangan . Maaf, hari itu kami nggak ready piring cantik 🙏🏻 taken in Special Region of Yogyakarta by @lyafahmi
13
2 months ago
Download
×

Download all media on this page

Photos Videos
back to up