Posted On: July 19th 2026, 01:16 pm
๐๐ฎ๐ป๐ฐ๐ฎ๐ฆ๐ฎ๐๐๐ฟ๐ฎ, ๐๐ฆ๐ฌ ๐บ๐ฒ๐ป๐ด๐๐ป๐ฑ๐ฎ๐ป๐ด ๐ธ๐ฎ๐บ๐ ๐ธ๐ฒ ๐๐ฒ๐๐๐ถ๐๐ฎ๐น ๐ฆ๐ฎ๐๐๐ฟ๐ฎ ๐ฌ๐ผ๐ด๐๐ฎ๐ธ๐ฎ๐ฟ๐๐ฎ ๐ฎ๐ฌ๐ฎ๐ฒ: ๐๐๐๐จโจโจTema ๐๐๐๐จ diproyeksikan Festival Sastra Yogyakarta sebagai tajuk pada penyelenggaraan kali ini sebagai sublimasi dari kesinambungan tematis yang diusung sejak penyelenggaraan sebelumnya; โMULIHโ (2022), โSILAโ (2023), โSIYAGAโ (2024), hingga โRAMPAKโ (2025).
Bukan hanya sekadar aktivitas gerak ragawi, FSY memaknai LAKU sebagai momentum refleksi sekaligus ikhtiar institusional untuk merawat cita-cita menjadi ruang gerak dinamis bagi ekosistem kesusastraan di Yogyakarta.
LAKU memuat arti lain yang sangat membumi: โLAKUโ dalam konteks transaksional yang berarti terjual, menguntungkan, dan menambah daya hidup. Di situasi hari ini yang penuh tantangan, dunia sastra justru sedang diuji oleh tegangan ambivalen ini. Sastra dihadapkan pada dua kutub kepentingan: di satu sisi ada
dorongan untuk menuntaskan laku luhur yang sarat kebanggan, namun di sisi lain ada kebutuhan nyata agar karya tulis, bahasan pemikiran, maupun ekspresi performatif di ruang pertunjukan, mampu menghasilkan โdaya hidupโ ekonomi demi keberlangsungan para pelakunya.
Mari kita bersama-sama, โmenjalankanโ semangat sastra, menjadikannya ruang yang tidak hanya menghidupkan, tapi juga menghidupi.
Sampai bertemu di Festival Sastra Yogyakarta 2026: LAKU, 23-30 Agustus di Taman Budaya Embung Giwangan, Kancasastra!โจ
#LAKU#FSY
#FestivalSastraYogyakarta
Load More