Instagram story viewer> @sdianatsh> Posts
678
followers
626
following
💍 @ahfierofi 's Happiest Wife
Uminya Maryam & Asiya
I'm growing behind @bydianaa.id
POSTS STORIES REELS TAGGED
Sungguh, setiap kali kami dibayang-bayangi oleh maut yang bisa kapan saja memutus segala kenikmatan dunia, kenikmatan hidup bersama keluarga, tak pernah ada dalam rumah kami; amarah yang tak kunjung reda, nada bicara tinggi memekakan telinga, pertengkaran yang yang berlangsung lama, atau hal serupa yang hanya akan meninggalkan sesal dan luka. Kadang kala meski ada hal-hal kecil yang menjengkelkan, terlepas siapapun diantara kita yang melakukan kesalahan, kami akan selalu berburu menjadi yang meminta maaf terlebih dulu. Hingga tersisa cinta dan hati yang saling meridhai. 

Mengingat maut, memang adalah cara terbaik untuk menempatkan cinta sesuai porsinya. Ia akan sangat menggebu seolah esok lusa kita akan kehilangannya. Tapi ia akan tetap tertahan agar tak terlalu dalam hingga kita senantiasa sadar bahwa dia juga hanya manusia biasa yang akan meninggal atau ditinggalkan kita. Maka tak ada lagi luka yang terlalu dalam jika perpisahan datang menyapa. Pun tak akan ada pahit getirnya akibat telah membuat cemburu Rabb-Nya. Cinta, yang sesuai takarannya. Cinta yang secukupnya.

Kita bersama tak akan selamanya jika kaki-kaki ini belum juga menapaki surga.

Semoga kita teringat pada sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang menerangkan mengenai tujuh golongan yang akan mendapatkan naungan Allah pada hari yang tiada naungan selain dari-Nya. Di antara golongan tersebut adalah,

وَرَجُلاَنِ تَحَابَّا فِى اللَّهِ اجْتَمَعَا عَلَيْهِ وَتَفَرَّقَا عَلَيْهِ

“Dua orang yang saling mencintai karena Allah. Mereka berkumpul dan berpisah dengan sebab cinta karena Allah.” (HR. Bukhari no. 660 dan Muslim no. 1031)

Uhibbuka fillah, @ahfierofi 

#pernikahan #dzikrulmaut by @sdianatsh
4
4 years ago
Download
Mungkin seperti wanita-wanita Palestina. Bukan berarti mereka tak punya cinta pertama, tak punya harapan menjadi sepasang kekasih yang amat dicintainya di dunia hingga surga. Tidak. Tentu mereka pun sama sepertiku. Pasti ada satu pria saja yang benar-benar dia inginkan menjadi suaminya di surga kelak. Tapi, yang berbeda antara mereka dan aku adalah kedalaman cinta pada Sang Maha Cinta. Mungkin, karena menyenangkan Rabbnya adalah lebih mereka cintai ketimbang harapannya menjadi istri sehidup sesurga pria terkasihnya. Sehingga mereka mampu menikah dengan tujuan untuk melahirkan generasi pembebas Al-Aqsa. Begitu suami tercintanya syahid, mereka menikah lagi dengan lelaki yang satu visi dan misi dengannya: melahirkan generasi pembebas Al-Aqsa sebanyak mungkin. Andai saja wanita-wanita Palestina itu memiliki hati selemah hatiku, mungkin Palestina akan kehilangan jundi-jundi ksatria pembela tanah airnya.

Disini, seolah aku ditanya, "Dengan atau tanpa dia, akankah aku tetap salihah? Akankah aku tetap inginkan surga? Akankah aku tetap mencari ridha-Nya? Apa yang sebenarnya aku mau? Aku cari?"

Ah, aku... betapa kerdil. Dengan begini, apakah surga juga keridhaan-Nya menjadi sedemikian tidak berarti dibanding sehidup sesurga dengan suamiku kini? Sudahkah aku berarti lebih mencintai suamiku itu dibanding cinta pada Penciptanya? Astaghfirullah...

Dengan siapa aku akan berjodoh di surga sana? Ialah salah satu ketetapan-Nya yang harus aku terima. Lagi pula, mengapa aku berpikir jauh kesana? Solah surga sudah nampak di pelupuk mata, padahal, ah, ia masih amat jauh di sana.

Bukan soal dengan siapa. Tapi... Memang sudah pantaskah aku memijakan kaki di sana?

#pernikahan #dzikrulmaut by @sdianatsh
6
4 years ago
Download
Bicara soal Solar System sama Pak @ahfierofi emang rasanya gak ada habisnya. Akhirnya kami selalu gemetar sendiri mengagumi kuasa Penciptanya.

Kami rekomendasiin deh teman-teman buat download aplikasi Solar System Scope. Untuk film juga kami seneng banget sama filmnya @interstellarmovie . Abis ini kami tertarik berkunjung ke @planetariumjkt (kalo udah buka), belajar astronomi lebih banyak lagi. Karena memang... masya Allah, mind blowing banget kerennya!

“Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi serta pergantian malam dan siang terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk, atau dalam keadaan berbaring, dan memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), “Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini sia-sia. Mahasuci Engkau. Lindungilah kami dari azab neraka.”
(Ali Imran ayat 190-191) by @sdianatsh
25
4 years ago
Download
.
Skill unlocked: bawa sepeda roda dua sendiri. Malah udah makin berani bawa sepeda ke jalan yang jauh menyusuri sawah. 🥹 taken in Bandung by @sdianatsh
0
4 months ago
Download
Ied tahun ini kita pakai outfit dari @bydianaa.id
Kita pakai sendiri dulu sebelum berani jualin unuk outfit lebaran orang lain. Hehe. 
Karena aku masih perlu banyak belajar dan explore bahan dengan kualitas terbaik untuk hasil produksi yang terbaik.
Doakan ya teman-teman. 😁🙏
Kiranya teman-teman punya saran bahan terbaik boleh share di kolom komentar dong.
Terima kasiiih. by @sdianatsh
2
7 months ago
Download
Overthinking sebelum tidur... :') 

#islamicpost #quranquotes by @sdianatsh
0
8 months ago
Download
Maka tidakkah sudah sepatutnya kita – calon-calon ratu bidadari ini "diratukan" Rabbnya dengan syari'at hijab? 👑
We're gorgeous, we're precious, we're worth to being protected. by @sdianatsh
0
a year ago
Download
Tahun 2017 - 2019 menjadi tahun-tahun yang menyakitkan bagiku. Rasanya seperti aku memikul seisi bumi di pundakku. Berat dan sesak.
Aku beruntung, tahun-tahun itu adalah tahun-tahun terbaik bagi generasi anak mudanya. Gelombang hijrah seperti sangat kuat. Dan Maha Baiknya Allah... Mengundangku menjadi salah satu dari mereka. Bukan di tempat hiburan lain aku menemukan ketenangan. Melainkan di dalam masjid, di tengah ribuan jemaah yang duduk mengkaji ilmu bersama ustadz-ustadz ternama. Rasanya seperti candu. Allah telah memudahkan jalanku pula untuk menghadiri acara-acara majelis ilmu saat itu. Seminggu bisa sampai 3 atau 4 kali aku kajian di sana. Tahun-tahun itu aku sungguh damai duduk di Masjid Trans Studio Bandung, mendengarkan dakwah yang disampaikan oleh Ustadz Hanan Ataki, Ustadz Adi Hidayat, Ustadz Oemar Mita, Ustadz Salim A. Fillah, Ust Felix Siauw, Aa Gym, dan masih banyak lagi...

Aku tidak menyesali luka hatiku saat itu. Dengannya aku menemukan tempat yang mendamaikan hati. Dengannya aku menemukan diriku yang hari ini.

Betapa Maha Baiknya Allah... Maha Baiknya Allah... 🥹🥹🥹

Big thank you untuk teman teman bertumbuhku di masjid waktu itu: @nd.ism_ @yonnaalvionita @sirosr7 kangen banget kajian bareng kalian 🖤🤍 by @sdianatsh
2
a year ago
Download
Di SMP baruku, ada seorang pria paruh baya. Dia kerap kali berlaku genit pada siswi-siswi yang belum menutup auratnya dengan sempurna waktu itu. Tapi, jika bertemu denganku, dia berlaku sangat sopan.
Suatu hari, aku bertemu dengan dia di luar lingkungan sekolah. Saat itu aku tidak mengenakan jilbabku. Dia tersenyum, lebih lebar. Rasanya aku tidak pernah melihat dia tersenyum seperti itu sebelumnya. Aku mulai merasa tidak nyaman ketika disapanya. Aku merasa risih, dan malu. Entah kenapa, saat itu aku belum mengerti.
Besok paginya, aku bertemu pria paruh baya itu lagi di sekolah. Dia tersenyum dan berlaku genit padaku, seperti genit pada siswi lain sebelumnya.
"Kamu ini, di sekolah sok-sok-an pakai jilbab. Di rumah aja enggak." Katanya.
Jleb.
Dia biasanya berlaku sopan dan seperti segan denganku sebelumnya. Tapi setelah melihatku kemarin di luar sekolah, dia seperti "lebih berani" padaku.

Seperti gemintang kehilangan kilauannya, atau mentari kehilangan cahayanya, kini mereka tidak lagi silau memandangiku. Mata nakalnya seperti bebas menikmatiku. Saat itu, aku lepas hijabku,  mahkotaku, lalu hilanglah cahaya izzah dalam diriku. Dan aku tidak suka itu.

Rupanya begitu... Allah memerintahkanku berhijab, Dia – Yang Maha Penyayang, sedang meratukan diriku.

Maka setelah itu aku belajar menutup aurat dengan baik kembali. by @sdianatsh
0
a year ago
Download
"Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal itu baik bagimu dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu buruk bagimu. Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui." (Al Baqarah 216) by @sdianatsh
2
a year ago
Download
.
Tau-tau lima tahun aja.

Hari ini lima tahun lalu, kami resmi memulai keluarga kecil ini.

Terasa singkat, meski jika diceritakan dari awal, akan tiada habisnya. Betapa hari-hari selama lima tahun itu amat kami rindukan. Bukan karena kami tak mensyukuri hari-hari ini, tapi karena hari-hari dalam lima tahun itu amat berkesan: hari-hari pertama kali sebagai pengantin baru, lalu hari-hari pertama di perantauan Cileungsi, hari-hari pertama sebagai orang tua muda, hari-hari pertama mengikuti tumbuh kembang Maryam, bahkan sampai hari-hari pertama kami bertengkar dan tau sisi lain masing-masing.

Lima tahun ini, penuh dengan 'hari pertama'. Karena semuanya baru bagi kami. Dan karenanya, semua itu berkesan: Yang manis, juga yang pahitnya. Yang lucu, juga yang menyebalkannya.

Dan ke depannya pun, semoga, jika Allah izinkan, akan selalu ada 'hari-hari pertama' kami yang lainnya, yang tak kalah menyenangkan untuk diingat kembali. by @sdianatsh
3
a year ago
Download
Pagi-pagi yang cerah, anak itu merengek meminta izin untuk bermain.
Pagi-pagi yang cerah, tak kuizinkan. Kecuali dia sudah menyelesaikan bacaannya. 

Tuan putri bersedia belajar membaca firman-Nya. Mengeja, terbata-bata. Sesekali dia menghela napas berat, merasa kesal karena salah mengeja. Dia sungguh telah merayap, merangkak, tertatih, lelah, berjuang. Terkadang dia menempelkan pipinya di meja sambil manyun. Menyerah. Capek katanya. Tapi pada akhirnya, dia selalu bisa menyelesaikan bacaannya. 

Badai kecil bergemuruh dalam kepalaku. Teringatkan tugas rumah lain yang mengantre untuk aku selesaikan. Terkadang adik rewel, juga minta perhatian. Sedang Kakaknya, masih butuh waktu lebih lama lagi untuk menyelesaikan bacaannya.
Ketika itu, emosiku terasa hampir meledak tentu. Tapi jika itu terjadi, mungkin Maryam enggan belajar lagi. Maka aku juga belajar: tentang sabar, tentang tenang, tentang memahami, tentang menjadi teman belajar terbaik baginya. 

Maka, ketika kami serahkan kado mushaf ini pada Maryam, itu menjadi selebrasi kecil kami yang telah sama-sama belajar, sama-sama bertumbuh.

"Bukan Maryam yang hebat." Bibir mungil itu berucap, "Allah-lah yang Maha Baik sudah memudahkan Maryam belajar." 

Ya, Nak. Maka mari pujilah Dia bersama Umi dan Abi.

Allahumma lakal hamdu. by @sdianatsh
0
a year ago
Download

Download All

Save the photos and videos currently loaded on this page.

0Photos
0Videos
Ready to download 0 / 0

Keep this tab open until your download is ready.

back to up