Instagram story viewer> @inicecil> Tagged
13.8K
followers
3700
following
Illustrator @takealittlebaliwithyou
๐ŸŒด Ubud, Bali ๐ŸŒด
โŒ I DON'T READ DM โŒ
Inquiry: [email protected]
POSTS STORIES REELS TAGGED
Horeeee!
Na Willa & the House in the Alley:
Kamis dia tiba di @post_santa 
Jumat sore akan bertemu Kate Wakeling dan Ikhda Degoul. 

Posted @withregram โ€ข @post_santa โ€ข

Hal yang sangat sangat bikin kami senang di hari Kamis yang panas ini. Buku kedua seri Na Willa karya Reda Gaudiamo, yang diterjemahkan dan diterbitkan di Inggris oleh The Emma Press sudah tiba juga di Jakarta! Judulnya Na Willa and the House in The Alley, diterjemahkan ke Bahasa Inggris oleh Ikhda Ayuning Maharsi Degoul dan Kate Wakeling.
.
Kami ingat tahun 2019 lalu, kami dipenuhi suka cita saat buku pertama Na Willa terbit juga di Inggris. Cerita yang sangat kami sayangi ini, menemui pembaca-pembaca barunya di sana. Wah! Si kecil Na Willla bertualang makin jauh! Kami gembira mengetahui ia juga mendapat sambutan baik di sana sehingga The Emma Press lanjut menerbitkan kisah terusannya. Terima kasih selalu, Emma Wright, yang juga begitu menyayangi cerita ini. Semakin banyak pembaca, di Indonesia dan Inggris dan beberapa negara lain, yang akan lanjut mengikuti hari-hari Na Willa di rumah dalam gang dan bagaimana sebuah kabar dari Pak akan mengubah hidup Na Willa selamanya. 
.
Di hari Jumat (jam 6 sore waktu Jakarta/ 11 waktu Inggris) akan ada peluncuran online buku ini. Akan ada Reda, juga duo penerjemahnya, Ikhda dan Kate di sana. Teman-teman juga bisa ikut dengan mendaftar melalui link di IG @theemmapress Sampai jumpa di layar di hari Jumat. Dan selamat untuk Reda, Cecil, Ikhda, Kate, dan Emma untuk Na Willa and the House in the Alley!
.
.
#nawilla 
#nawillainenglish #theemmapress #translationwork
23
Kenapa bisa betah bersama Na Willa karena dia seperti kotak kenangan ๐Ÿคฃ waktu pertama kali baca, semua tingkah dia sangat tidak asing dengan memoriku. 

Sembari baca aku sibuk dengan ingatanku sendiri ๐Ÿคฃ perihnya dengkul yang lecet karena jatuh, udara di rumah saat pagi hari, juga suara tetangga dan teriakan anak-anak yang main di sore hari terasa sangat nyata, padahal itu semua gak ada didalam buku willa juga bahkan antara cerita dia dan ceritaku jauh berbeda, tapi entah kenapa buku ini seolah jadi portal kenangan. Sulit dijelaskan.

Ini sedikit oleh-oleh disetiap main bersama Willa

[Gambar 1] Willa di Museum Macan (kemarin)
[Gambar 2] Tentu saja buku Willa
[Gambar 3] Nyanyian yang ada di buku ketiga Willa (silahkan dinyanyikan bersama)
[Gambar 4] Momen pertama yang di abadikan :D
[Gambar 5] Tentu saja Willa yang membawaku ke tengah pasar ini ๐Ÿคฃ di otakku tuh terpikir bahwa rumah Willa ya Post Santa ๐Ÿคฃ
[Gambar 6] Rumah yang (selalu) menjadi muara disetiap ceritaku ๐Ÿ˜ฌ
12
back to up