Instagram story viewer> @omahlibrary> Posts
84.1K
followers
56
following
3 Libraries
@guhatheguild
@guhaboboto
@guhapiyandeling
Riset @rumaharsitekturindonesia
🫶 by @rawarchitecture_best
Visit Info & Reservation ⬇️
POSTS STORIES REELS TAGGED
This is AMAAZIING!!

Bukan sekedar perpustakaan, tempat ini merupakan Mahakarya dari seorang Arsitek.
@omahlibrary didirikan untuk membuka cahaya dunia masyarakat dengan memberikan tempat membaca yang nyaman. Saya sangat takjub dengan design setiap ruangan yang penuh makna dan manfaat.

Pak Rich @rawarchitecture_best mengajarkan saya kemewahan bisa berasal dari hal yang sederhana, karena setiap design Pak Rich yang berasal dari bahan baku sederhana bisa menadi mahakarya yang sangat luar biasa.

#architecture #houseinspiration #library by @omahlibrary
1k
7 months ago
Download
Halo teman-teman semua, Perjalanan Mengenal Indonesia (PMI) kembali berlanjut melalui series #45. Episode kali ini bersama Pak Priyo Pratikno, mengangkat tema:

“Herman Thomas Karsten: Arsitektur Bastar”

Bastar merupakan entitas baru yang terbentuk dari penyatuan dua elemen dalam oposisi biner walau sering kali berkonotasi negatif. Dalam kerangka berpikir Barat, proses pembastaran tersebut  dipandang baik apabila unsur Baratnya lebih menonjol. Arsitektur bastar yang dimaksud adalah percampuran arsitektur Jawa dan arsitektur Eropa.

Arsitektur ala Karsten di Hindia Belanda (Indonesia sebelum merdeka), pada penggal waktu tertentu, hadir dengan konsep “Arsitektur Bastar”. Dia mengimpikan kreativitas pembastaran arsitektur akan menjadi salah satu ikon arsitektur Indonesia (kelak setelah merdeka, yang dia bayangkan dalam  konteks Politik Etis). Karsten mentransformasikan pendapa, salah satu komposisi arsitektur Jawa, menjadi berbagai ruang aktivitas baru. Karakter lentur pendapa baginya sangat berpotensi menjadi tipe ideal yang mewakili wajah setempat. 

Pembahasan ini akan menelusuri sejumlah karya Karsten di tiga kota, yaitu Museum Sono Budoyo di Yogyakarta, Gedung Jiwasraya, Gedung Djakarta Lloyd, Gedung Kesenian Sobokartti, dan Pasar Johar di Semarang, serta Gedung Pracimayasa Mangkunegaran dan Pasar Gede Harjonagoro di Surakarta. Meski demikian, tidak seluruh karyanya menerapkan pendekatan arsitektur bastar. Beberapa karya awalnya masih memperlihatkan gaya Eropa, sementara karya lainnya berkembang dalam pendekatan modernis.

Melalui karya-karya tersebut, kita akan mengenal lebih jauh bagaimana Karsten mengeksplorasi pertemuan arsitektur Jawa dan Eropa serta membayangkan kemungkinan terbentuknya karakter arsitektur Indonesia.

Paparan ini akan dibahas dan didiskusikan bersama dalam kelas PMI #45.

Jumat, 23 Oktober 2026
Pukul 19.00 WIB
Online via Zoom
Pendaftaran: bit.ly/KELASOMAH_2026

Sampai jumpa di kelas PMI #45 by @omahlibrary
0
2 days ago
Download
Ada yang datang sendiri, ada yang datang bersama teman-teman. Namun, sore itu, dua kunjungan yang berbeda akhirnya bertemu dalam satu pengalaman di Guha.

Kak Afni @imtasubinfa datang sendiri dengan kecintaannya pada membaca dan menulis. Sementara itu, Kak Nat @nataliapratamiputri, Kak Jo @johlizaan , Kak Nada @nadaapriliaf, Kak Andre @and.rewgc dan Kak Tovan @tovanbatavia datang dengan rasa ingin tahu yang sama. Dalam perjalanan menyusuri Guha, mereka yang awalnya datang dalam dua kelompok berbeda, perlahan berbaur dan saling berinteraksi.

Pertanyaan tentang material, desain, dan fungsi ruang muncul sepanjang tour. Lalu, ada pertanyaan spontan yang memancing tawa sore itu "bagaimana kambing bisa berada di lantai dua? Apakah konsepnya seperti kambing gunung yang pandai memanjat tebing?" Celetukan itu membuat suasana sore itu semakin cair.

Di basement, beberapa dari mereka mencoba gerakan rol depan. Momen spontan itu menambah warna dalam perjalanan mereka menyusuri ruang. Kemudian mereka juga menyempatkan diri berfoto. Seperti kata Kak Andre, “Foto dulu sebentar, ya. Kan nanti sudah tidak lewat sini lagi.” mereka ingin kenangan bersama sore itu tetap tinggal dalam sebuah foto.

Pertemuan ini, kami kembali diingatkan bahwa ruang tidak hanya menjadi tempat bagi orang untuk beraktivitas, tetapi juga dapat membuka kesempatan bagi orang-orang dengan latar belakang berbeda untuk saling berinteraksi dan membangun kebersamaan. Bahwa pengalaman di sebuah bangunan tidak selalu berhenti pada mengamati desain dan memahami fungsi ruang. Ada pula spontanitas, permainan, dan tawa yang menjadi bagian dari cara seseorang mengalami sebuah tempat.

Johan Huizinga, dalam pemikirannya tentang bermain sebagai bagian dari kebudayaan manusia, melihat bahwa bermain memiliki tempat dalam kehidupan kita, jauh melampaui sekadar hiburan. Momen-momen cair sore itu menjadi salah satu gambaran bagaimana sebuah kunjungan arsitektur juga dapat menghadirkan pengalaman bermain dan membangun kebersamaan.

Terima kasih untuk pertanyaan, cerita, dan tawa yang dibagikan sore itu. Sampai bertemu di perjalanan berikutnya.

#ExperiencingGuha #OMAHLibrary #GuhaTheGuild #LearningThroughSpace

(ty, fm) by @omahlibrary
1
3 days ago
Download
Ada ruang yang menjadi bagian dari perjalanan seseorang, bukan hanya karena apa yang ada di dalamnya, tetapi juga karena apa yang tumbuh di sana.

Beberapa waktu lalu, kami menerima donasi buku dari salah satu sahabat OMAH yang sudah beberapa kali berkunjung ke perpustakaan kami. Pada kunjungannya kali ini, sebelum melanjutkan studi ke Inggris, ia membawa sebagian buku miliknya untuk dipercayakan mengisi rak-rak di Guha, dengan harapan agar dapat terus dibaca dan dimanfaatkan oleh orang lain. Bersama buku-buku tersebut, ada kepercayaan yang dititipkan kepada kami yang harus kami jaga.

Ketika kami menghubunginya untuk menanyakan alasan di balik buku-buku ini, ia bercerita bahwa ruang ini menjadi salah satu ruang yang berkesan dalam perjalanannya. Di sini, ia menemukan tempat untuk bekerja dengan fokus dan mempersiapkan diri sebelum melanjutkan studi ke Inggris. Seluruh proses persiapannya ia jalani secara intensif di OMAH. Mendengar itu, kami bersyukur Jika ruang ini dapat memberi sedikit kesempatan bagi seseorang untuk berpikir, bekerja, atau mempersiapkan langkah berikutnya, bagi kami, itu sudah menjadi hal yang sangat berarti.

Ada sesuatu yang bermakna dari seseorang yang pernah bertumbuh dengan bantuan sebuah ruang, kemudian meninggalkan sebagian dari perjalanan belajarnya agar bisa bermanfaat bagi orang lain.

Dalam gagasan “knowledge commons,” oleh Charlotte Hess dan Elinor Ostrom, pengetahuan menjadi sumber daya bersama ketika dapat dipelajari dan dikembangkan oleh orang lain. Kami melihatnya dalam buku-buku yang kini dipercayakan kepada OMAH, yang pernah menemani proses belajar seseorang dan kini berkesempatan membuka jalan bagi proses belajar orang lain.

Mungkin, dari buku-buku ini, seseorang akan menemukan gagasan baru, pemahaman, atau bekal untuk mengambil langkah berikutnya. Dari sana kami kembali diingatkan bahwa perpustakaan bukanlah hanya ruang untuk bertumbuh, tetapi juga tempat agar pengetahuan dapat diteruskan dan memberi manfaat bagi lebih banyak orang.

Terima kasih, sahabat OMAH, telah mempercayakan buku-buku ini kepada kami. Semoga buku-buku tersebut terus menemukan pembacanya dan menemani perjalanan mereka.

(ty, fm) by @omahlibrary
0
5 days ago
Download
A very lovely hidden library in Jakarta 📚 

Selalu suka dengan suasana hening, tenang dan ditemani banyak bacaan kesukaan.

Seharian di sini betaaah banget. Bangunan rumah yang dilengkapi dengan perpustakaan yang dibuka untuk umum ini benar-benar memanjakan mata dengan interiornya yang tiap sudutnya estetik, menakjubkan, dan suasananya yang sangat nyaman.

A very great moment to recharge and back to myself ❤️❤️❤️

PS: dipost selanjutnya akan ada video reels nya ya biar bisa ikut merasakan langsung suasananya yang beneran bikin aku laaafff sangaaad 😍 taken in OMAH by @omahlibrary
2
5 days ago
Download
Spot hit di Jakbar buat kaum Introvert!🤓 

Selain di Jakbar ada juga d cabang lain coba cek gmapsnya!❤️ 

#introvert #jakbar #bacabuku #omah #visitjakarta by @omahlibrary
2
5 days ago
Download
"Kita sering lupa kalau kapasitas energi kita itu terbatas, sedangkan opini orang di luar sana itu nggak ada habisnya. You can't mute the whole world. Daripada sibuk memohon agar dunia berhenti berisik, mending kita yang ganti frekuensinya. Tutup telinga dari hal-hal yang emang nggak ngasih kontribusi apa-apa buat masa depan kita. Lagipula, aneh nggak sih kalau kita masih berekspektasi semua orang bakal paham sama jalan pikiran kita? Even the finest art in the world has its critics. Jadi kalau ada yang salah paham atau nggak suka, let them. Itu di luar kendali kita, and it's definitely not your job to fix their perception. Pada akhirnya, hidup kita nggak bakal berkurang nilainya cuma karena omongan orang yang bahkan nggak ikut berjuang bareng kita. Kita nggak hidup di dalam kepala mereka. So, shift your focus. Jaga karakter kita, kejar growth kita, dan lindungi ketenangan kita. Sisanya? Just let it fade away🤎

#fypシ #fypシ❤️💞❤️ #perpustakaan #aesthetic #aesthetic by @omahlibrary
3
5 days ago
Download
maybe all we need is a quiet corner and a little time for ourselves ✨

#omahlibrary #librarry #healing #perpustakaan #metime taken in OMAH by @omahlibrary
3
6 days ago
Download
When talking about architecture, conversations often begin with buildings and design. Yet, other things also shape architectural practice, the environment, ways of learning, and relationships among the people involved.

Yann Herng Yeow @yeowyh and Phuah @pan0ing, a Malaysian architect couple currently working in Singapore, visited Guha during their holiday in Indonesia. After their visit, they planned to continue exploring bookstores across Jakarta.

Throughout the Experiencing, our conversations explored the architectural ecosystems of Malaysia, Singapore, and Indonesia. They shared their thoughts on the architectural profession in Malaysia and their experiences working at a Singaporean firm. At Guha, they were drawn to the smaller studio practice and its unconventional use of materials. They also noticed the designers’ daily routines, working, sharing meals, and spending time together. For them, this offered a glimpse of a studio culture distinct from corporate environments, where professional and social boundaries tend to be more clearly maintained.

Through their concept of “Communities of Practice,” Jean Lave and Etienne Wenger explain how learning also takes place through shared practices and interactions with others. Our conversation with Yann and Phuah reminded us that studio life is shaped not only by work, but also by the everyday lives of those within it. Sharing knowledge and working together are integral to the learning process.

The conversation then continued with one of the interns at our studio, who shared how their architectural education had prepared them for professional practice. They also reflected on aspects of the profession that only become clearer through direct experience.

Thank you, Yann and Phuah, for the conversations and exchange of experiences that afternoon. May there always be something new to discover, among buildings and between the pages of books.

#ExperiencingGuha #OMAHLibrary #LearningThroughSpace #GuhaTheGuild

(ty, fm) by @omahlibrary
6
6 days ago
Download
Kemarin berkunjung ke perpustakaan yg setiap sudutnya itu estetik bangett.. by @omahlibrary
1
9 days ago
Download
Def will come back to try the 2nd piano underground 🤣

🎹: From The Start — Laufey
Spontaneous Random Cover 🙏🏻🙈

#publicpiano by @omahlibrary
0
9 days ago
Download
In my element✨🫶🏼 by @omahlibrary
2
9 days ago
Download

Download All

Save the photos and videos currently loaded on this page.

0Photos
0Videos
Ready to download 0 / 0

Keep this tab open until your download is ready.

back to up